Minggu, 08 Oktober 2017

Nostalgia 90 an di Duduk Duduk Aja

Malam minggu menjadi quality time tersendiri bagi saya dan suami.
Menikmati waktu berdua saja.
Biasanya kami sekedar ngobrol sambil menikmati kopi.
Kali ini kami memilih Duduk Duduk Aja sebagai tempat menghabiskan malam panjang.






Ketika memasuki cafe ini, saya serasa di bawa kembalin ke masa lalu.
Menikmati kembali suasana 90 an.
Alunan musik yang diputar dari band-band yang berjaya di era 90an.
Misalnya Basejam, DOT, Caffein dan Dewa 19.
Di salah satu dindingnya terdapat hiasan susunan kaset.
Ya kaset menjadi ciri khas generasi 90an.











Suasana 90an juga hadir melalui snack yang disajikan.
Di Duduk Duduk Aja kita bisa kembali mencicipi permen jahe, gulali rambut nenek, arum manis hingga gulali lolipop.
Pengunjung juga bisa membaca aneka majalah era 90an.

Bagaimana dengan menu yang disajikan?
Duduk Duduk Aja menyediakan berbagai camilan dan minuman yang cukup ramah di kantong.
Minuman yang disajikan beragam mulai dari kopi, teh, jus, susu dan herbal drink.
Nah herbal drink ini yang menjadi ciri khas utama cafe ini.

Di Duduk Duduk Aja kita bisa menikmati herbal drink yang disebut kombucha.
Kombucha  merupakan hasil fermentasi larutan teh dan gula dengan simbiosis murni dari bakteri dan ragi yang disebut SCOBY.
Banyak manfaat yang dari kombucha ini.
Manfaat utamanya imadalah sebagai pendetox, yaitu mengeluarkan racun2 dari dalam tubuh.

Selain itu Teh Kombucha ini dapat meningkatkan antibodi, melancarkan pencernaan dan menyembuhkan banyak sakit-penyakit, mulai dari yang ringan-ringan seperti: Jerawat, Eksim, mengurangi sakit saat Haid, menyembuhkan keputihan, maag, insomnia, asma sampai ke Diabetes dan Kanker bahkan dipakai sebagai terapi untuk menyembuhkan AIDS.










Kombucha sudah lama dikenal di Indonesia, mulai dari tahun 1930.
Duduk Duduk Aja menjadi tempat pertama yang menyajikan minuman sehat ini lho.
Disini ada empat varian kombucha yang disajikan, yaitu kombucha apple cinamon, kombucha pinapple cinamon, kombucha rosemery  lime dan kombucha herbal Indonesia.
Kebetulan suami memilih kombucha pinapple.
Harga kombucha dibandrol mulai dari 25 ribu hingga 29 ribu rupiah.

Bagaimana dengan camilannya?
Jangan khawatir, disini camilannya juga banyak dan murmer alias murah meriah.
Camilan yang ada antara lain mi instan, kentang goreng chapati, roti jala, ceker dan lain sebagainya.
Camilannya mulai dari 6 ribu hingga 20 ribu rupiah.













Cafe yang baru dibuka akhir agustus lalu ini tidak hanya sebagai tempat nongkrong saja.
Tetapi juga sebagai tempat workshop.
Beberapa workshop sudah pernah digelar disini.
Cafe ini terletak di daerah Karah Agung Surabaya.
Letaknya strategis, di pinggir jalan raya.

So buat yang mau mengenang suasana 90 an atau menikmati kombucha boleh lah merapat disini.

3 komentar:

  1. Was..pasti Klo aku kesana betah mba... sambil dengerin lagu2 jaman muda. Serasa muda lagi. Soalnya Klo yang ke cafe2 kekinian itu mlh jadinya berasa tua

    BalasHapus
  2. Saya malah baru tahu minuman bernama Kombucha mbak?
    Kalau dari namanya apa peninggalan Jepang ya, ocha yg artinya teh? :D
    Nama tempatnya unik ya, Duduk Duduk Aja :D

    BalasHapus
  3. @ sulis : iya mbak, monggo.. Tempatnya cozy kok

    @ april : iya air fermentasinya jadi teh

    BalasHapus

Semangat Kartini dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur

Bulan April, identik sebagai bulan Kartini. Bulan dimana kedudukan dan peran perempuan menjadi sorotan. Setiap tanggal 21 April, dip...