Kamis, 30 November 2017

PUSPA : Pentingnya Sinergi dalam Mengatasi Persoalan Perempuan dan Anak



Pada tanggal 30 november 2017 , AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) cabang Jawa Timur menghadiri acara pembentukan forum partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak (PUSPA).


PUSPA mempunyai tujuan untuk memperkenalkan Program Unggulan Three Ends: Mengalang dukungan lembaga masyarakat, Membangun sinergi antara Kementerian PPPA, lembaga masyarakat, dunia usaha dan media pada level daerah untuk percepatan dan efektifitas mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak Indonesia, berbagi pengalaman dan gagasan inovatif berkenaan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia.


Menyediakan wahana interaksi antar pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan peserta pertemuan untuk menjajagi peluang-peluang kerjasama program di masa yang akan datang.


Acara ini diadakan di Hotel Swiss Bellin, Jalan Manyar Kertoarjo Surabaya.
Selain AIMI Jatim, acara ini juga diikuti oleh 49 lembaga lainnya yang bergerak di bidang perempuan dan anak.


Acara ini merupakan pertemuan kedua, setelah pertemuan sebelumnya di bulan agustus 2017.
Acara ini berjuan untuk membangun sinergi antar semua stakeholder terkait masalah pemberdayaan perempuan dan anak.










Dalam forum sebelumnya, sudah disepakati bahwa forum ini mengambil satu buah kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
Yaitu kasus KTPA (Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak).
Jadi dalam kegiatan selanjutnya, forum ini bertujuan membantu penanganan KTPA tersebut.


Hari ini disepakati bahwa yang menjadi lokasi program adalah di Desa Bungurasih Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.
Bungurasih sengaja dipilih, karena daerah tersebut disinyalir banyak memiliki angka kasus KTPA.


Di acara ini, peserta yang hadir dikelompokkan menjadi tiga, bedasarkan sasaran dari lembaganya masing-masing.
Yaitu kelompok anak, perempuan dan masyarakat.
AIMI Jatim, masuk dalam kelompok perempuan, sebab sasaran utama adalah ibu hamil dan ibu menyusui.


Setiap kelompok diharuskan membuat rencana program yang akan dilakukan.
Programnya adalah program yang memang sudah menjadi program lembaga masing-masing.
Begitu juga AIMI Jatim, program yang akan dilakukan adalah melakukan sosialisasi yang berkaitan dengan menyusui, mpasi dan pemilihan alat kontrasepsi.


Di akhir acara dilakukan pembentukan pengurus PUSPA.
Dimana memang tujuannya melakukan penanganan KTPA secara bersama-sama.
Bersinergi dengan menggunakan 5  prinsip : mau berbagi, semua penting, tidak saling menyalahkan, transparan dan ikhlas.

Berpetualang Bersama Nana the Bee




Biasanya menjelang tidur saya selalu membacakan buku untuk Chacha.
Namun hari ini, saya mencoba membuat dongeng untuknya.
Dongeng terinspirasi dari gambar yang di share oleh Ibu Septi di kelas Bunda Sayang.
Saya sengaja memperlihatkan gambarnya kepada Chacha.
Saya ingin membuat dongeng yang interaktif.



Saya :halooo,,assalamualaikum..kenalkan namaku Nana the bee, namamu siapa?.
(Ucap saya seraya mengukurkan tangan pada chacha)

Chacha :  namaku Chacha

Saya : aku tinggal di hutan, sarangku ada diatas pohon yang tinggi. Kamu mau tidak main ke rumahku? Berpetualang di hutan.

Chacha : ihhh hutan,, takuuttt ada harimau.

Saya : jangan takut,, di hutan tempat aku tinggal, nggak ada harimaunya.
Nah,, kamu tahu tidak , aku ini binatang apa?

Chacha : binatang udara

Saya : apa ya yang membuat aku bisa terbang?

Chacha : sayap











Saya : nah, selain aku, hewan apa lagi ya yang bisa terbang selain aku?

Chacha : kupu-kupu, burung, capung.

Saya : iya kamu benar. Hmm selain aku dan teman-temanku yang bisa terbang, ada hewan apalagi ya?

Chacha : hewan laut.

Saya : apa saja ya hewan laut itu?

Chacha : hiu, ikan badut, cumi-cumi, gurita dan kura-kura

Saya : tahu tidak, aku termasuk hewan yang istimewa lho. Kisahku di muat dalam Al Qur an, surat An Nahl.
Kira-kira apa yang membuatku istimewa ya? Apa ya yang aku punya?

Chacha : madu...

Saya : waah hebat,, iya aku bisa menghasilkan madu. Madu itu sangat berguna bagi kesehatan. Sebagaimana yang tercamtum dalam surat An Nahl ayat 68-69 :

" Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang dibukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibikin manusia, kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minumam (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan."

Khasiat madu bagi kesehatan pertama kali di bahas oleh Ibnu Sina, ilmuwan bidang kedokteran pada abad ke 10 M.

Nah ini kisahku, terimakasih ya sudah mau bermain bersama aku. Sekarang aku tidur dulu ya, assalamualaikum.

Chacha : waalaikumsalam



Alhamdulillah, dongeng pertama berjalan lancar.
Chacha antusias mendengarkan dan aktif berinteraksi selama kegiatan mendongen berhasil.



#Day1
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination


Antara Aku, Hujan dan Ojek Online



Alhamdulillah sudah hampir dua pekan ini Surabaya selalu diguyur hujan setiap harinya.
Hujan itu rahmat, kehadirannya wajib disyukuri.


Hujan harusnya tidak membuat kita malas-malasan melaksanakan kewajiban.
Termasuk saya, kendati hujan selalu turun di sore hari saat saya harus berangkat mengajar.
Saya harus tetap berangkat mengajar.
Menunaikan kewajiban, memenuhi hak anak didik saya.


Hanya saja, dalam pelaksanaannya saya harus bergantung pada transportasi online.
Maklum, saya tidak punya keterampilan membawa kendaraan sendiri.


Disini peran transportasi online sangat besar.
Berangkat atau tidaknya saya tergantung dari ada tidaknya transportasi online yang mau ambil orderan saya.


Ada tiga kisah yang sangat berkesan bagi saya, saat naik transportasi online di kala hujan.


Pertama, saat saya diantar oleh sopir yang sudah paruh baya.
Awal berangkat hanya gerimis, namun ditengah perjalanan kami di guyur hujan deras dan angin kencang.
Ketika itu saya naik ojek motor.
Otomatis saya basah kuyup, karena sopir hanya punya satu jas hujan.
Awalnya beliau menawarkan saya untuk memakai jas hujannya.
Saya tolak, mana tega saya melihat beliau yang sudah paruh baya itu menyetir sambil kehujanan.
Di sepanjang perjalanan, bapak ojek ini tetap tenang, menyetir dengan hati-hati.
Dan alhamdulillah saya sampai lokasi dengan selamat.


Kisah kedua, masih dengan ojek motor.
Kali ini saya akan menjemput anak pulang sekolah.
Seperti kisah pertama, awalnya hanya gerimis.
Lalu hujan deras dan banjir di sepanjang jalan menuju sekolah anak saya.
Sopir ojek motor kali ini masih muda.
Orangnya juga sangat hati-hati saat berkendara.
Tidak mengeluh ketika harus melewati genangan air yang cukup tinggi.
Jarak sekolah antara rumah dan sekolah anak saya hanya 3,5 km.
Namun banjir membuat perjalanan menjadi sangat lama.
Secara tagihan saya hanya bayar 4 ribu rupiah.
Tapi saya sangat merasa bersalah dan salut dengan sopir ini.
Tetap mau antar saya walau hujan dan banjir.
Maka saya beri tips 10 ribu, dia menolak.
Setelah negosiasi lima menit, tolak menolak sampai tiga kali, akhirnya beliau mau menerima.


Kisah terakhir, kondisi gerimis.
Lalu di sepanjang  jalan, kami banyak bertukar cerita.
Emm lebih tepatnya, banyak yang diceritakan oleh sopir ojek online ini.
Sopir ini masih muda, belum lulus sekolah.
Sedang menjalani magang, maklum dia bersekolah di salah satu smk yang memiliki program belajar selama 4 tahun.
Dia bercerita, jika hujan memang banyak ojek online yang tidak mau beroperasi.
Tapi tidak baginya, hujan bukan jadi alasan untuk berhenti mencari rejeki.
Dia ngojek untuk beli uang bensin ketika harus berangkat magang.
Maklum magang tanpa di bayar.
Dia juga bercerita kalau sudah tidak minta saku pada orangtua sejak kelas 1 SMK.
Karena sejak itu dia sudah kerja di ekspedisi pengiriman.
Walau bekerja, dia tidak mengabaikan sekolah.
Nilai-nilainya masih lumayan bagus katanya.
Saya jadi kagum, anak muda tapi sudah mandiri dan bekerja keras.











Apa yang bisa saya ambil dari kisah saya ini?
Pertama, saya harus mensyukuri hujan yang turun.
Memanfaatkan turunnya hujan dengan berdoa, ingat salah satu waktu mustajab untuk berdoa adalah saat hujan turun.


Kedua, saya tetap harus menajalankan kewajiban saya, walau harus  berangkat menembus hujan.
Komitmen dengan tanggung jawab.
Bekerja itu juga ibadah dan kewajiban yang harus ditunaikan.


Ketiga, banyak bersyukur dengan apa yang saya miliki.
Mensyukuri pekerjaan saya, walau banyak diremehkan orang.
Karena banyak orang yang harus bekerja dengan kondisi lebih berar dari saya.
Seperti pekerjaan tukang ojek online ini.


Keempat, yakinlah akan pertolongan Allah.
Saya percaya, bila niat baik pasti akan ada jalan.
Saya niat memberikan ilmu pada anak didik saya.
Maka Allah beri jalan, walau susah mencari, ada saja ojek online yang mengantar saya.


Ini cerita saya, pengalaman menggunakan ojek online.
Bagaimana dengan kamu?
Adakah cerita menarik saat menggunakan ojek online?
Share yuk..






*Tulisan ini diikutkan dalam post tematik Blogger Muslimah bulan November

Selasa, 21 November 2017

Bunda, Lakukan 7 Aktivitas Seru Ini! Niscaya Anak Akan Jatuh Cinta Pada Matematika

Bunda, tahukah bunda bahwa keterampilan berhitung merupakan salah satu keterampilan dasar yang perlu dikuasai oleh anak-anak kita?. Sebagaimana kemampuan membaca, keterampilan berhitung juga memberikan banyak manfaat di kehidupan anak-anak kita kelak. Berikut beberpa manfaat matematika dalam kehidupan :


v  Membentuk pola pikir yang sistematis
v  Memahami gejala alam semesta dan hukum-hukumnya
v  Menjadi pribadi yang sabar dan teliti
v  Mampu melakukan perencanaan dan evaluasi
v  Mampu berbelanja dengan cermat
v  Mampu berpikir secara deduktif


Dengan banyaknya manfaat yang di dapat dari matematika, maka sudah selayaknya matematika menjadi salah satu kemampuan yang wajib dimiliki. Namun, sayangnya sebagian besar orang menganggap matematika itu menakutkan. Berhubungan dengan matematika itu berarti akan membuat kita bergelut dengan hitungan yang rumit dan susah di pecahkan. Benar begitukah Bun?.


Kesalah kaprahan tentang matematika dimulai dari bagaimana matematika diajarkan. Selama ini pengajaran matematika hanya berfokus pada hafalan terhadap rumus-rumus. Berfokus pada sederet operasi hitungan. Padahal sejatinya matematika itu lebih luas dari sekadar hitungan. Ada banyak cara-cara yang menyenangkan untuk membuat anak memahami matematika. Mau tau caranya , Bun? Ini dia Bun, 9 aktivitas seru yang akan membuat anak mencintai matematika.


1.      Berbelanja di Swalayan
Hitungan bukanlah indikator utama dalam mengasah kecerdasan matematika anak. Ada hal yang lebih krusial dikenalkan dalam mengasah kecerdasan matematika anak. Apa itu?
Menanamkan konsep matematis logis sejak dini, bukan buru-buru mengajarkan kemampuan berhitung ke anak.




Banyak cara menstimulasi matematika logis pada anak. Salah satunya adalah dengan mengajak anak berbelanja. Ketika bunda mengajak anak berbelanja, libatkan ia dalam transaksi sehingga semakin melatih keterampilan pengoperasian seperti penjumlahan dan pengurangan.
Anak mungkin belum mencapai tahap menjumlah dan mengurangi. Saat belanja, anak mungkin  hanya belajar menghitung berapa item barang belanjaan. Melihat dan mengetahui transaksi yang kami lakukan. Namun melalui kegiatan ini anak menjadi antusias mengenal matematika.

2.      Mengenal Uang
Ketika anak menginjak umur 4 tahun, perkembangan pincer graps (kemampuan menggenggam alat tulis) sudah cukup baik. Bunda bisa mengajak anak bermain mengambil koin, selain untuk memperkuat pincer graps nya juga untuk mengenalkannya pada uang koin. Mengenal uang adalah salah satu unsur kemampuan matematika lho.



Bahan yang dibutuhkan sangat mudah di dapat, yaitu :
* dough
* beragam pecahan uang koin
* penjepit


Caranya :
* uang disusun diatas dough
* ambil uang yang sudah disusun menggunakan pinset

Bunda bisa menyediakan tiga jenis : 100, 200 dan 500. Permainan ini juga melatih ketelitian, fokus dan konsentrasi si kecil lho.

3.      Bermain Skuter Sambil Berhitung
Bagi anak kinestetik, mereka mempelajari dengan bergerak. Bunda bisa mengajak anak mempelajari matematika sambil bermain skuter. 



Bunda bisa meminta anak menghitung jumlah rumah yang dia lihat ketika bermain skuter. Melalui kegiatan ini anak akan berlatih berhitung dengan cara yang menyenangkan. Matematika dapat dipelajari dengan cara apapun dan dimana saja ya Bun.



4.      Bermain Geometri
Geometri merupakan bagian dari matematika. Ada berbagai bentuk geometri seperti segitiga, segiempat, lingkaran, persegi panjang dan lain-lain. Pengenalan bentuk geometri yang baik, akan membuat anak lebih memahami lingkungannya dengan baik.





Bunda bisa mengajak anak mempelajari geometri dengan media stik es krim. Ajak anak membuat bangun ruang dari stik es krim.
Belajar sambil bermain adalah hal yang menyenangkan bagi anak.


5.      Membuat Gedung Dari Balok
Bunda bisa mengajak anak bermain menyusun balok-balok dengan ukuran-ukuran yang berbeda. Dengan bermain balok seperti ini akan memberikan stimulus bagi kecerdasan matematika logis anak.
Kenapa? Menyusun balok adalah cara agar anak berlatih menghadapi masalah, tetapi bukan masalah sebenarnya, melainkan sebuah permainan yang harus dikerjakan anak.





Masalah yang mengasyikkan yang membuat anak tanpa sadar dilatih untuk memecahkan sebuah masalah. Hal ini akan memperkuat kemampuan anak keluar dari masalah.
Dengan memberikan stimulus-stimulus tersebut diharapkan anak akan menyukai pelajaran matematika karena matematika ternyata ada disekitar mereka dan mereka mengetahui tujuan belajar matematika.
Melalui permainan, matematika akan menjadi lebih mudah dipahami.


6.      Berhitung Bersama Pom-pom
Bunda bisa menstimulus matematika logis pada anak dengan bermain bersama pom-pom. Ajak anak bermain peran, anak sebagai penjual dan emak sebagai pembeli. Anak menjual kue, dari pom-pom.




Dengan permainan ini anak belajar menjumlah kue (pom-pom) dan transaksi jual beli. Melalui bermain,  matematika menjadi lebih mudah dipahami.



7.      Memasang Tali  Sepatu
Memasang tali sepatu adalah masalah, tetapi bukan masalah sebenarnya, melainkan sebuah permainan yang harus dikerjakan anak. Masalah yang mengasyikkan yang membuat anak tanpa sadar dilatih untuk memecahkan sebuah masalah. Hal ini akan memperkuat kemampuan anak keluar dari masalah. Bukankah memecahkan masalah juga merupakan bagian dari matematika?




Permainan tali sepatu ini juga akan membuat anak menyukai pelajaran matematika karena diajarkan sambil bermain. Selain itu anak menyadari bahwa  matematika ternyata ada disekitar mereka dan mereka mengetahui tujuan belajar matematika.


Nah, bagaimana bun? Tertarik melakukan 7 aktivitas seru ini? Pastinya iya dong. Matematika itu bisa menjadi menyenangkan dan mudah dipahami bila diajarkan dengan cara yang tepat. Bagi anak usia dini, pemebelajaran yang efektif adalah melalui bermain bersama. Ayo Bun, lakukan 7 aktivitas seru ini ya. 

Sains itu Membosankan? Coba Lakukan 10 Percobaan Sains Sederhana ini! Pasti Sains Jadi Menyenangkan dan Anak Akan Jatuh Cinta Pada Sains


Sains adalah berasal dari bahasa latin yaitu “scientia” yang artinya pengetahuan. Taukah mama bahwa sains lebih dari sekadar fakta, tetapi lebih memekankan bagaimana fakta-fakta tersebut memberikan informasi yang lebih bermakna. Lalu bagaimana ya Ma, cara mengenalkan anak pada sains? khususnya anak usia dini. Pengenalan sains pada anak difokuskan pada pembelajaran mengenai diri sendiri, alam sekitar dan gejala alam. Mengenalkan anak pada sains bisa dilakukan dengan cara bermain bersama. Bukankah bermain adalah hal yang paling disukai anak-anak kan Ma?

Nah saya sering mengajak Chacha untuk bermain bersama. Kami melakukan berbagai percobaan sains sederhana. Mama mau tahu juga? Ini ma 10 percobaan sains sederhana yang biasa saya lakukan bersama Chacha.


1Telur Mengapung
Percobaan ini menunjukkan pengaruh berat jenis air terhadap benda yang masuk ke dalam air. Dengan percobaan ini kita bisa menjelaskan misalnya kenapa kapal laut bisa mengambang di atas air, padahal beratnya bisa mencapai ribuan ton.

Untuk percobaan ini, hal yang perlu disiapkan adalah:
·         Telur
·         Gelas
·         Air
·         Garam dapur






Caranya sebagai berikut:
·         Tuangkan air ke dalam gelas, lalu masukkan telur ke dalam gelas tersebut. Maka akan terlihat bahwa telur akan tenggelam sepenuhnya.
·         Keluarkan telur dari gelas, kemudian masukkan beberapa sendok garam lalu diaduk. Masukkan kembali telur dan perhatikan bahwa telur sekarang akan mengambang.
·         Masukkan lebih banyak garam ke dalam gelas, maka akan tampak bahwa telur akan lebih mengambang lagi ke atas

Walaupun Chacha mungkin belum terlalu paham dengan pengaruh berat jenis, yang penting dia senang dan bersemangat.
Chacha selalu antusias jika saya ajak melakukan percobaan sains sederhana.

2Balon Udara

Mama bisa mengajak si kecil membuat balon udara lho. Bahan dan alat yang digunakan mudah di dapat. Caranya juga mudah kok ma.
percobaan balon udara.

Bahan dan Alat :
·         Balon
·         Cuka masak
·         Soda kue
·         Botol
·         Corong (namun karena nggak punya,,maka kami tidak pakai corong. Memasukkannya dengan hati-hati).




Cara :
·         Masukkan cuka
·         Kemudian masukkan soda kue
·         Taruh balon di mulut botol

Taukah mama, saat saya melakukan percobaan ini annak-anak terkejut.  Mereka heran kenapa balonnya bisa mengembang tanpa di tiup.
Kegiatan ini adalah eksperimen sains sederhana. Yang bertujuan menunjukkan reaksi kimia yang terjadi. Namun bukan itu fokus utamanya. Fokusnya adalah memberikan ruang bagi kreatifitas anak dan menumbuhkan semangat belajarnya.

3Pensil Bengkok

Percobaan ini akan mengajarkan anak tentang pembiasan cahaya pada medium yang berbeda
Bahan yang dibutuhkan:
·         Gelas bening yang diisi air putih
·         pensil


Cara :
·         Percobaannya sangat sederhana, masukkan pensil ke dalam gelas bening yang berisi air. Lalu amati dari arah samping.
·         Akan terlihat pensil menjadi bengkok.

Mungkin dia akan lupa atau belum paham dengan penjelasan saya tentang pembiasan cahaya. Nggak masalah,,karena tujuan utama nya bukan itu. Tujuan utamanya adalah memupuk semangatnya untuk senang belajar.

4Tenggelam dan Terapung

Percobaan ini mengenalkan konsep benda yang bisa tenggelam dan terapung.
Bahan/Alat yang disiapkan :
·         Baskom yang sudah diisi air
·         Mainan plastik
·         Sapu tangan
·         Pensil
·         Uang koin
·         Kunci
·         Botol plastik
·         Gelas plastik
·         Sisir
·         Batu
·         Spon
Cara :
·         Ajak anak memasukkan satu persatu benda tersebut ke dalam baskom yang berisi air
·         Tanyakan pada anak apakah benda-benda tersebut terapung atau tenggelam

5Melihat Tumbuhan Berkeringat

Mama,tau tidak kalau ternyata tumbuhan juga mengeluarkan keringat seperti kita lho..
Anak-anak pasti juga ingin tahu bagaimana tumbuhan berkeringat.
Mau tau?
Yuk kita mengujinya dengan percobaan sederhana ini..





·         Tutupi tumbuhan dengan kantong plastik
·         Ikat ujung kantong plastik yang terbuka dengan tali
·         Beberapa lama kemudian kantong plastik bening menjadi buram, karena adanya embun..

Itulah yang disebut keringat atau transpirasi tumbuhan.

6Menghitung Usia Pohon
Bagaimana mengetahui usia pohon? Ada cara sederhana lho Ma, menghitung usia pohon tanpa harus menghitung lingkar cincin batang. Asal, mama tahu bahwa rata-rata tumbuhan menambah ketebalan 2,5 cm setiap tahunnya. Nah kemudian kita tinggal menghitung berapa keliling pohon itu.
Alat/bahan yang digunakan:
·         Penggaris 1 buah
·         Tali 1 gulung
·         Kertas 1 lembar
·         Pulpen 1 buah





Cara ;
·         Cari pohon yang cukup besar
·         Lingkarkan tali pada batang pohon tersebut
·         Tandai akhir lingkaran tali dengan dipegangi tangan
·         Ukur panjang tali hasil lingkaran tersebut dengan penggaris
·         Jika sudah mengetahui ukuran keliling batang pohon tersebut, mama tinggal membaginya dengan 2,5
·         Jika keliling batang pohon tersebut 250 cm, usia pohon itu 250 : 2,5 = 100 tahun

7Menguji Syaraf
Mama bisa juga mengajak si kecil bermain sambil belajar misalnya dengan mencari tahu bagaimana cara saraf bekerja. Bahan yg dibutuhkan gampang di cari dancara permainannya pun mudah kok Ma.
Alat/Bahan :
·         Kardus 1 buah
·         Kain 10x60 cm
·         Benda yg berbeda 4 macam

Cara :
·         Masukkab benda-benda ke dalam kardus
·         Tutup mata dgn kain
·         sebutkan benda-benda tsb hanya dengan merabanya

Seru kan Ma,,sst.. jangan ngintip yaa.

8Mengenal Gerakan Rotasi
Memperkenalkan sains pada anak usia dini bisa dilakukan dengan cara sederhana lho Ma.
Misalnya, memperkenalkan gerakan rotasi melalui permainan sederhana seperti ini.
Bahan dan alat yang dibutuhkan juga sangat mudah disiapkan. Cukup menyiapkan air dalam wadah dan beberapa mainan plastik.
Lalu ajak anak memutarkan tangannya dalam baskom air yang berisi mainan plastic tersebut.



9Menanam Biji
Mama bisa mengajak si kecil meneliti perkembangan biji melalui percobaan ini.
Alat / bahan :
·         Kpas 2 lembar
·         10 butir  kacang hijau
·         Toples 1 buah
·         Air ½ gelas





Cara :
·         Basahi kapas, lalu masukkan ke dalam toples
·         Tabor kacang hijau di atas kapas
·         Setiap hari kapas harus di basahi air
·         Tunggu beberapa hari dan biji akan tumbuh

1Mencampur Warna
Kegiatan mencampur warna juga merupakan salah satu percobaan sains yang bisa mama lakukan bersama si kecil.
Alat dan bahan:
·         Gelas aqua                                                  
·         Air
·         Pewarna makanan merah, kuning, biru






Cara kerja:
·         Isi 3 gelas aqua dengan air bening (tidak berwarna)
·         Teteskan pewarna merah ke dalam gelas pertama, kuning ke dalam gelas kedua dan biru ke dalam gelas ketiga.  Apa yang terjadi?
·         Bagilah  cairan berwarna merah, kuning dan biru tadi masing-masing menjadi tiga.
·         Campukan cairan merah dengan kuning, apa yang terjadi?
·         Campurkan cairan merah dengan biru, apa yang terjadi?
·         Campurkan cairan kuning dengan biru, apa yang terjadi

Dari percobaan ini anak belajar tentang warna primer dan warna sekunder. Warna primer adalah warna merah, kuning dan biru. Sedangkan warna sekunder adalah perpaduan dari warna primer. Misalnya warna merah dicampur warna kuning akan menghasilkan warna oranye. Atau bila warna merah dicampur warna biru akan menghasilkan warna ungu.
Nah bagaimana seru kan Ma.

Sepuluh aktivitas percobaan sains sederhana ini dijamin akan menumbuhkan kecintaan anak pada sains lho Ma. Sains diperkenalkan dengan sederhana dan melalui aktivitas bermain. Bagaimana Ma? Mau mencobanya di rumah?

Kerudung

Tadi pagi, sebelum berangkat outing pagi, Aluna menghampiri saya. "Kudung kudung", ucapnya sambil memegang kepala. Rupanya di...