Selasa, 21 November 2017

Sains itu Membosankan? Coba Lakukan 10 Percobaan Sains Sederhana ini! Pasti Sains Jadi Menyenangkan dan Anak Akan Jatuh Cinta Pada Sains


Sains adalah berasal dari bahasa latin yaitu “scientia” yang artinya pengetahuan. Taukah mama bahwa sains lebih dari sekadar fakta, tetapi lebih memekankan bagaimana fakta-fakta tersebut memberikan informasi yang lebih bermakna. Lalu bagaimana ya Ma, cara mengenalkan anak pada sains? khususnya anak usia dini. Pengenalan sains pada anak difokuskan pada pembelajaran mengenai diri sendiri, alam sekitar dan gejala alam. Mengenalkan anak pada sains bisa dilakukan dengan cara bermain bersama. Bukankah bermain adalah hal yang paling disukai anak-anak kan Ma?

Nah saya sering mengajak Chacha untuk bermain bersama. Kami melakukan berbagai percobaan sains sederhana. Mama mau tahu juga? Ini ma 10 percobaan sains sederhana yang biasa saya lakukan bersama Chacha.


1Telur Mengapung
Percobaan ini menunjukkan pengaruh berat jenis air terhadap benda yang masuk ke dalam air. Dengan percobaan ini kita bisa menjelaskan misalnya kenapa kapal laut bisa mengambang di atas air, padahal beratnya bisa mencapai ribuan ton.

Untuk percobaan ini, hal yang perlu disiapkan adalah:
·         Telur
·         Gelas
·         Air
·         Garam dapur






Caranya sebagai berikut:
·         Tuangkan air ke dalam gelas, lalu masukkan telur ke dalam gelas tersebut. Maka akan terlihat bahwa telur akan tenggelam sepenuhnya.
·         Keluarkan telur dari gelas, kemudian masukkan beberapa sendok garam lalu diaduk. Masukkan kembali telur dan perhatikan bahwa telur sekarang akan mengambang.
·         Masukkan lebih banyak garam ke dalam gelas, maka akan tampak bahwa telur akan lebih mengambang lagi ke atas

Walaupun Chacha mungkin belum terlalu paham dengan pengaruh berat jenis, yang penting dia senang dan bersemangat.
Chacha selalu antusias jika saya ajak melakukan percobaan sains sederhana.

2Balon Udara

Mama bisa mengajak si kecil membuat balon udara lho. Bahan dan alat yang digunakan mudah di dapat. Caranya juga mudah kok ma.
percobaan balon udara.

Bahan dan Alat :
·         Balon
·         Cuka masak
·         Soda kue
·         Botol
·         Corong (namun karena nggak punya,,maka kami tidak pakai corong. Memasukkannya dengan hati-hati).




Cara :
·         Masukkan cuka
·         Kemudian masukkan soda kue
·         Taruh balon di mulut botol

Taukah mama, saat saya melakukan percobaan ini annak-anak terkejut.  Mereka heran kenapa balonnya bisa mengembang tanpa di tiup.
Kegiatan ini adalah eksperimen sains sederhana. Yang bertujuan menunjukkan reaksi kimia yang terjadi. Namun bukan itu fokus utamanya. Fokusnya adalah memberikan ruang bagi kreatifitas anak dan menumbuhkan semangat belajarnya.

3Pensil Bengkok

Percobaan ini akan mengajarkan anak tentang pembiasan cahaya pada medium yang berbeda
Bahan yang dibutuhkan:
·         Gelas bening yang diisi air putih
·         pensil


Cara :
·         Percobaannya sangat sederhana, masukkan pensil ke dalam gelas bening yang berisi air. Lalu amati dari arah samping.
·         Akan terlihat pensil menjadi bengkok.

Mungkin dia akan lupa atau belum paham dengan penjelasan saya tentang pembiasan cahaya. Nggak masalah,,karena tujuan utama nya bukan itu. Tujuan utamanya adalah memupuk semangatnya untuk senang belajar.

4Tenggelam dan Terapung

Percobaan ini mengenalkan konsep benda yang bisa tenggelam dan terapung.
Bahan/Alat yang disiapkan :
·         Baskom yang sudah diisi air
·         Mainan plastik
·         Sapu tangan
·         Pensil
·         Uang koin
·         Kunci
·         Botol plastik
·         Gelas plastik
·         Sisir
·         Batu
·         Spon
Cara :
·         Ajak anak memasukkan satu persatu benda tersebut ke dalam baskom yang berisi air
·         Tanyakan pada anak apakah benda-benda tersebut terapung atau tenggelam

5Melihat Tumbuhan Berkeringat

Mama,tau tidak kalau ternyata tumbuhan juga mengeluarkan keringat seperti kita lho..
Anak-anak pasti juga ingin tahu bagaimana tumbuhan berkeringat.
Mau tau?
Yuk kita mengujinya dengan percobaan sederhana ini..





·         Tutupi tumbuhan dengan kantong plastik
·         Ikat ujung kantong plastik yang terbuka dengan tali
·         Beberapa lama kemudian kantong plastik bening menjadi buram, karena adanya embun..

Itulah yang disebut keringat atau transpirasi tumbuhan.

6Menghitung Usia Pohon
Bagaimana mengetahui usia pohon? Ada cara sederhana lho Ma, menghitung usia pohon tanpa harus menghitung lingkar cincin batang. Asal, mama tahu bahwa rata-rata tumbuhan menambah ketebalan 2,5 cm setiap tahunnya. Nah kemudian kita tinggal menghitung berapa keliling pohon itu.
Alat/bahan yang digunakan:
·         Penggaris 1 buah
·         Tali 1 gulung
·         Kertas 1 lembar
·         Pulpen 1 buah





Cara ;
·         Cari pohon yang cukup besar
·         Lingkarkan tali pada batang pohon tersebut
·         Tandai akhir lingkaran tali dengan dipegangi tangan
·         Ukur panjang tali hasil lingkaran tersebut dengan penggaris
·         Jika sudah mengetahui ukuran keliling batang pohon tersebut, mama tinggal membaginya dengan 2,5
·         Jika keliling batang pohon tersebut 250 cm, usia pohon itu 250 : 2,5 = 100 tahun

7Menguji Syaraf
Mama bisa juga mengajak si kecil bermain sambil belajar misalnya dengan mencari tahu bagaimana cara saraf bekerja. Bahan yg dibutuhkan gampang di cari dancara permainannya pun mudah kok Ma.
Alat/Bahan :
·         Kardus 1 buah
·         Kain 10x60 cm
·         Benda yg berbeda 4 macam

Cara :
·         Masukkab benda-benda ke dalam kardus
·         Tutup mata dgn kain
·         sebutkan benda-benda tsb hanya dengan merabanya

Seru kan Ma,,sst.. jangan ngintip yaa.

8Mengenal Gerakan Rotasi
Memperkenalkan sains pada anak usia dini bisa dilakukan dengan cara sederhana lho Ma.
Misalnya, memperkenalkan gerakan rotasi melalui permainan sederhana seperti ini.
Bahan dan alat yang dibutuhkan juga sangat mudah disiapkan. Cukup menyiapkan air dalam wadah dan beberapa mainan plastik.
Lalu ajak anak memutarkan tangannya dalam baskom air yang berisi mainan plastic tersebut.



9Menanam Biji
Mama bisa mengajak si kecil meneliti perkembangan biji melalui percobaan ini.
Alat / bahan :
·         Kpas 2 lembar
·         10 butir  kacang hijau
·         Toples 1 buah
·         Air ½ gelas





Cara :
·         Basahi kapas, lalu masukkan ke dalam toples
·         Tabor kacang hijau di atas kapas
·         Setiap hari kapas harus di basahi air
·         Tunggu beberapa hari dan biji akan tumbuh

1Mencampur Warna
Kegiatan mencampur warna juga merupakan salah satu percobaan sains yang bisa mama lakukan bersama si kecil.
Alat dan bahan:
·         Gelas aqua                                                  
·         Air
·         Pewarna makanan merah, kuning, biru






Cara kerja:
·         Isi 3 gelas aqua dengan air bening (tidak berwarna)
·         Teteskan pewarna merah ke dalam gelas pertama, kuning ke dalam gelas kedua dan biru ke dalam gelas ketiga.  Apa yang terjadi?
·         Bagilah  cairan berwarna merah, kuning dan biru tadi masing-masing menjadi tiga.
·         Campukan cairan merah dengan kuning, apa yang terjadi?
·         Campurkan cairan merah dengan biru, apa yang terjadi?
·         Campurkan cairan kuning dengan biru, apa yang terjadi

Dari percobaan ini anak belajar tentang warna primer dan warna sekunder. Warna primer adalah warna merah, kuning dan biru. Sedangkan warna sekunder adalah perpaduan dari warna primer. Misalnya warna merah dicampur warna kuning akan menghasilkan warna oranye. Atau bila warna merah dicampur warna biru akan menghasilkan warna ungu.
Nah bagaimana seru kan Ma.

Sepuluh aktivitas percobaan sains sederhana ini dijamin akan menumbuhkan kecintaan anak pada sains lho Ma. Sains diperkenalkan dengan sederhana dan melalui aktivitas bermain. Bagaimana Ma? Mau mencobanya di rumah?

2 komentar:

  1. Izin ngesave ya mbk. Duh matur nuwun udh ngeshare ide sains sm bocah kece begini dan banyak. Pgn praktek sm bocah.

    BalasHapus
  2. Monggo mbak...

    Alhamdulillah klo bermanfaat,,,
    Ayuk segera di coba di rumah :)

    BalasHapus

Melatih Anak Berani Tidur Sendiri

Dissa Zahra Firdausi, atau yang biasa kami panggil Chacha, dua bulan lagi berusia lima tahun. Alhamdulillah kian hari perkembangannya kia...