Jumat, 18 Mei 2018

Tips Bukber Tanpa Ribet




Bulan ramadan identik dengan banyaknya acara bukber alias buka bareng. Acara bukber ini biasanya mulai berdatangan menjelang sepuluh hari kedua ramadan. Maklum jika di sepuluh hari pertama, kebanyakan orang masih ingin khusyu menikmati berbuka dengan keluarga. Sedangkan di sepuluh hari terakhir, biasanya sudah mulai fokus untuk mempersiapkan mudik lebaran.

Bukber dijadikan juga sebagai ajang silaturahmi. Makanya bukber ini sangat bervariasi. Mulai dari bukber teman SD, SMP, SMA sampai teman kampus. Belum lagi bukber teman kantor ataupun kelompok pengajian.

Tapi ada beberapa permasalahan yang biasa terjadi saat bukber. Mulai dari bingung cari tempat makan, ketinggalan shalat magrib atau bahkan sampai ngelewatin teraweh. Duh itu pengalaman saya dulu jaman abg,, malu...

Nah mungkin beberapa tips berikut bisa bikin bukber nggak ribet.

1. Cari Tempat yang Strategis

Pilih tempat yang strategis, mudah dijangkau oleh semua peserta bukber. Jadi aksesnya mudah dijangkau oleh semuanya. Kalau bisa tidak di dalam mall. Selain ribet cari tempat makan, bakal ribet juga cari tempat parkir. Ya kan?

2. Reservasi

Pastikan reservasi tempat terlebih dahulu ya. Biar nggak bingung pas hari H. Selain itu biar kita tidak terlunta-lunta. Pengalaman dulu, baru satu jam bisa makan setelah magrib karena sulitnya dapat tempat bukber tanpa reservasi.






3. Bawa Takjil

Baiknya bawa takjil sebelum acara bukber. Jadi pas adzan magrib berkumandang, makan takjil dulu. Terus shalat magrib bersama. Habis shalat baru makan. Biar shalat magribnya bisa tepat waktu dan nggak akan kelewatan.

4. Bawa Perlengkapan Shalat

Acara bukber tidak hanya meramaikan tempat makan saja, tapi juga meramaikam masjid. Biar nggak perlu ribet nunggu mukena, ada baiknya bawa mukena sendiri. Nggak perlu ngantri, shalat juga tenang.

5. Cari Tempat Bukber yang Dekat Masjid

Last but not least ni, tempat bukber yang ideal itu yang dekat dengan masjid. Atau paling tidak yang mudah terakses dengan masjid. Ini penting, biar setelah buka bisa langsung shalat taraweh bareng.

Nah dengan lima tips itu dijamin bukber berjalan tanpa ribet. Bukber bisa menambah pahala karena menjalin silaturahmi. Bukber tak membuat kita meninggalkan amalan ramadan yang lain.

Kamis, 17 Mei 2018

Mengenal Sirup Legendaris dari Kota Pahlawan



Surabaya, selain terkenal dengan bangunan-bangunan tempo dulunya juga masih menyisakan kuliner jadulnya.
Salah satunya adalah Siropen Telasih Surabaya.
Ini adalah sirup pertama yang dikenal oleh orang Indonesia.

Sirup ini mulai diproduksi sejak tahun 1923.
Sirup ini didirikan oleh seorang Belanda bernama JC Van Drogele.
Pabriknya ada di Jalan Mliwis no 5 Surabaya.
Pabrik dengan arsitektur kuno khas Belanda ini, hingga kini masih kokoh berdiri.

Dulunya sirup ini hanya bisa dinikmati oleh kalangan terbatas.
Sirup ini hanya boleh diminum oleh orang Belanda dan kalangan bangsawan saja.
Rakyat biasa hanya bisa menelan ludah tanpa bisa menikmati kesegaran sirup ini.

Siropen Telasih Surabaya ini ada dua jenis.
Pertama, Siropen Telasih yang terdiri dari 8 varian rasa.
Yaitu Jeruk Keprok, Mawar, Lychee, Frambosen, Melon, Vanili, Cocopandan dan Arbei.
Harganya dibandrol sekitar 23-24 ribu/botol.
Sirup ini bisa didapat di modern market lokal, seperti Bilka.


Siropen Telasih Surabaya (Sumber Gambar : Kabar Surabaya)



Kedua, Siropen Gourmet.
Sirup ini untuk campuran kopi.
Juga terdapat 8 varian rasa.
Antara lain hazelnut, caramel, vanila, mocha, rum, iris cream, mojinto mint dan chocolate.
Siroupen Gourmet ini bisa di dapat di Papaya dan Ranch Matket.
Harganya sekitar 85-100 ribu/botol.

Sirup ini mampu bertahan selama 95 tahun karena selalu menjaga kualitasnya.
Selalu menggunakan gula asli dan tanpa bahan pengawet.
Saat ini hanya memproduksi untuk pasaran lokal Jawa Timur saja.
Sedangkan untuk daerah lain dibuat berdasarkan pesanan.
Setiap bulannya pabrik ini memproduksi 10-15 ribu botol sirup per bulannya.

Jadi bagaimana? Tertarik mencicipi sirup legendaris ini?

Selasa, 15 Mei 2018

Alumni Rohis = Teroris?


Surabaya yang selama ini dikenal sebagai kota yang aman dan tentram, diusik dengan kejadian hari minggu lalu.
Ledakan bom di 3 gereja pada tanggal 13 mei 2018.
Nampaknya ada yang ingin merusak Surabaya yang hidup dalam keberagaman namun tetap toleran.

Lalu berita tentang pelaku teror mulai bermunculan.
Pelakunya lulusan SMA negeri terfavorit se Surabaya.
Pelaku dikenal aktifis rohis sejak SMA.
Lalu akhirnya sekarang aktifitas rohis disekolah mulai dicurigai.

Ingatan saya kembali ke belasan tahun silam.
Saat itu saya sempat ikut menjadi aktifis rohis.
Saat itu saya masih duduk di bangku kelas 1 SMA.
Dimana SMA saya itu satu kompleks dengan SMA pelaku bom bunuh diri itu.

Saat itu saya belum berhijab.
Semangat memggebu ikut rohis diawali dengan terpikat kakak rohis yang ganteng pake banget,hahaha.
Bersama 3 orang teman dekat, kami rutin ikut kajian.
Kami bertiga tidak berhijab.
Pembina kami alumni, orangnya cantik dan lembut saat mengajarkan ilmu agama.

Sekali ikut kajian, temanya tentang zina.
Dan bagai tersihir, setelah kajian itu saya dan kedua teman saya langsung telepon pacar masing-masing.
Minta putus!.
Pacar pun bingung, nggak ada angin nggak ada hujan kok di putus.

Dan sejak saat itu mengikrarkan diri jadi ijolumut, ikatan jomblo lucu dan imut.
Disingkat iler's, gank SMA yang terdiri dari 5 cewek jomblo, duh alay banget ya kayaknya.

Setahun rutin ikut kajian, jadi aktifis SKI (Sie Kerohanian Islam).
Lalu kemudian, mbak yang biasa membina kami menikah, dan tak bisa membimbing lagi.
Penggantinya bercadar, jujur ini lebih keras dakwahnya.
Kami yang belum berhijab langsung banyak dikasih ayat-ayat tentang pedihnya siksa neraka bila tak menutup aurat.
Akhirnya, kami mulai malas ikut kajian.

Bukan karena itu juga, tapi karena pengurus SKI nya juga terlalu ikut campur privasi kami.
Katanya kami ini berisik banget klo ngumpul.
Ganjen, sukai godain kakak kelas.
Duh padahal ternyata banyak yang anggota SKI itu diam-diam saling nalsir.
Bahkan diam-diam pacaran.
Ih nyebelin banget kan, koar-koar pacaran dilarang, lha kok situ ngelakuin juga.

Jiwa pemberontak kami muncul.
Kami mogok ikut SKI bahkan bikin kerusuhan.
Taruhan menggoda pengurus SKI.
Dari 4 target, 3 tergoda.
Menggoda dengan mengirim surat dan cokelat di hari valentine.
Langsung bikin heboh SKI.
Kamipun di blacklist,hahaha.

Lalu apa poin dari cerita saya ini? Apa hubungannya dengan teroris?

Poinnya, tidak semua aktifis rohis itu radikal.
Contohnya saya dan kedua teman saya, kami bahkan jadi liberal,hahaha.

Poinnya, SMA memang rawan didoktrinisasi.
Hanya apakah doktrin itu akan masuk apa tidak, itu tergantung pribadi masing-masing.
Anak muda akan lebih mudah memerima bila dakwah dilakukan secara persuasif.
Tidak menghakimi.

Jikapun ada yang juga ikut tercuci otaknya sekalipun dengan dakwah yang kuat, mungkin dia terlalu penurut.
Ini yang harus diwaspadai.

Tidak semua dakwah di sekolah menanamkan kebencian, radikalisme.
Tidak semua aktifis rohis itu akan jadi teroris.

Kejadian ini jangan sampai membuat sekolah paranoid.
Menutup kesempatan bagi muridnya untuk belajar agama.
Langkah yang harus dilakukukan adalah melakukan seleksi terhadap pembina rohis dan isi kajiannya.

Bagaimana? Setuju?


Jumat, 11 Mei 2018

Memetik Hikmah dari Film 212 The Power of Love



Menonton film menjadi salah satu cara saya dan pasangan untuk menghabiskan waktu bersama. Tak hanya me time yang dibutuhkan, our time juga perlu. Maka pergi ke bioskop menjadi cara kami untuk tetap menghangatkan hubungan, hehe.

Tanggal 9 kemarin, film 212 The Power of Love menjadi pilihan kami. Ini film Indonesia pertama yang dengan ikhlas ditonton suami. Maklum entah kenapa dia selalu menolak saat diajak nonton film Indonesia. Tapi tidak untuk yang satu ini, dia ikut dengan senang hati tanpa dipaksa.

Awalnya saya tahu tentang film ini dari share yang ada di grup whatts app salah satu Ustadz panutan kami. Konon katanya film ini dari awal seperti dipersulit. Ijin dipersulit bahkan penayangannya dibatasi. Tidak semua bioskop mau menayangkannya. Disini saya mulai tergugah, mengapa harus dipersulit? Mengapa harus dibatasi?

Film ini mengangkat kisah nyata dari perjuangan umat Islam di Ciamis yang rela berjalan kaki demi mengikuti aksi bela islam pada 2 desember 2016. Namun konflik yang disajikan disini adalah buksn pada aksi tersebut. Tapi pada kisah Rahmat (Fauzi Baadillah) yang merupakan jurnalis dengan pemikiran liberal. Dia sangat berbeda dari ayahnya, Ki Zainal (Humaidi Abas) yang merupakan Kyai yang sangat disegani di Ciamis.




Perbedaan pemikiran ayah dan anak itulah yang membuat mereka sering berselisih paham. Termasuk dalam menyikapi aksi 212 ini. Rahmat menentang ayahnya ikut aksi. Dia khawatir aksi tersebut akan kisruh seperti saat 1998. Menurutnya aksi tersebut akan berujung pada tindakan makar, ditunggangi oleh kepentingan politik. Sebaliknya, menirut Ki Zainal ini adalah aksi yang digerakkan oleh cinta. Membela sesuatu yang diyakini dengan benar.

Lalu apa hikmah yang bisa saya ambil dari film 212 The Power of Love ini?

1. Mencintai Allah
Film ini membuat saya ingat untuk mencintai Allah. Bahwa cinta Nya pada kita itu sangatlah nyata, setiap nafas yang kita ambil itu hanya bisa terjadi atas izinnya. Maka sudah sepatutnya kita sebagai makluk mencintaiNya. Dengan cinta pada Allah, kita akan mampu berbuat apa saja. Seperti umat islam Ciamis yang rela berjalan ratusan kilo untuk menuju Jakarta.

2. Membela Agama
Kalau banyak orang berkata, agama tak perlu dibela itu saya tidak setuju. Agama itu keyakinan yang harus dijaga. Bila keyakinan kita diinjak, apakah kita hanya berdiam diri? Saya yakin, tak hanya Islam saja. Agama manapun juga tidak pantas untuk dilecehkan.







3. Kasih Sayang Ayah
Di film ini, air mata saya menetes. Melihat besarnya cinta Ki Zainal pada Rahmat. Membuat saya teringat akan almarhum papa. Seorang ayah mencintai anaknya dengan caranya. Berbeda dengan ibu yang welas asih, ketegasan ayah juga menjadi wujud cintanya. Setiap peluh yang diteteskan saat mencari nafkah bagi keluarganya, adalah wujud kasih sayangnya. Cinta ayah memang tak selalu terucap, tapi besarnya tak perlu diragukan.

4. Indahnya Ukhuwah Islamiyah
Film ini sukses menggambarkan bahwa indahnya persaudaraan umat islam. Bagaimana setiap orang membantu perjuangan umat Islam Ciamis saat harus berjalan kaki. Banyak yang memberi makanan dan minuman disepanjang jalan, bagimana para pesantren memberikan tempat untuk beristirahat.

5. Islam itu Rahmatan Lil 'Alamin
Islam itu agama yang damai. Agama yang menjadi rahmat bagi semesta. Film yang diangkat dari kisah nyata aksi 7 jut umat Islam inji, menunjukkan bahwa Islam itu cinta damai. Aksi jutaan orang berlangsung dengan damai. Tak ada korban jiwa satupun, bahwa rumputpun tak diinjak. Aksi ini bukan semata-mata menunjukkan kebencian terhadap non muslim. Sebab dalam Islam, selama non muslim tidak mengganggu, mereka tidak akan diganggu. Contoh nyatanya adalah saat monas tumpah ruah , peserta aksi tetap memberikan jalan pada pasangan yang akan menikah di gereja. Jurnalis asing yang meliput juga tidak diganggu. Di film ini juga digambarkan bagaimana Ki Zainal juga bergaul baik dengan tetangganya yang non muslim, Aheng. Ki Zainal tak sungkan makan bakso di warung Aheng. Bila selama ini banyak orang islam yang berbuat hal yang tak pantas dan melakukan kekerasan, itu bukan karena agamanya. Itu karena mereka sendiri. Mereka yang tak mampu mendalami nilai-nilai Islam dengan benar.

Jadi bagaimana? Apa kamu sudah nonton film ini? Ayo nonton, putihkan bioskop! :)

Kamis, 10 Mei 2018

Tiga Kemudahan Belanja Buku di Toko Buku Online Mizanstore



Membaca buku menjadi salah satu rutinitas bagi saya. Buku menjadi pengisi me time. Apalagi saat menjadi seorang ibu, buku menjadi sahabat terbaik dalam menjalani peran keibuan saya. Maka tak ayal, sejak jadi ibu, koleksi buku-buku saya adalah buku-buku parenting.

Tapi kali ini saya kangen membaca buku-buku bertema sosial politik. Buku-buku yang dulunya menjadi santapan sehari-hari saat kuliah. Maklum saya lulusan fakultas ilmu sosial dan ilmu politik.

Saya pun mengunjungi laman mizanstore. Ya, belanja online menjadi pilihan yang rasional saat ini. Ditengah keterbatasan waktu dan tenaga, maka belanja online adalah pilihan terbaik.

Berbelanja buku di mizanstore ini memiliki tiga kemudahan lho.

1. Mudah Memilih Buku

Di mizanstore ini buku-buku dikelompokkan berdasarkan jenisnya. Mulai dari buku anak, agama, kesehatan, sosial politik , kecantikan, dan lain sebagainya.






Maka saya pun memilih kategori "sosial politik". Banyak sekali pilihan buku kategori ini. Saya sampai bingung memilih, hehehe.




Setelah memilah dan memilih, piliham saya jatuh pada buku "Dibalik Investigasi Tempo 02". Buku ini berisi investigasi dari wartawan Mohammad Taufiq Rohman. Menceritakan bagaimana seorang jurnalis melakukan penelusuran terhadap sebuah kasus. Dalam buku ini ada 5 investigasi yang di bahas. Salah satunya adalah investigasi bertajuk "Pondok Bambu Rasa Istana", ini adalah kisah tentang mewahnya penjara terpidana korupsi Artalita Suryani.




Di Mizanstore ini kita bisa tahu isi buku. Sebab disetiap buku akan ada review tentang isi buku. Jadi tak akan salah pilih. Mengapa saya tertarik memilih buku ini, ya karena di reviewnya ada 5 kasus yang sangat menarik untuk diiikuti.

Informasi buku di Mizanstore tak hanya tentang isinya. Tapi juga tentang spesifikasi buku. Berapa berat buku, jumlah halaman, ukuran buku dan jenis cover buku.





2. Mudah Melakukan Pembayaran

Belanja buku di Mizanstore ini harganya lebih murah daripada di toko buku konvensional. Setiap buku akan didiskon 15%. Selain itu juga akan ada bebarapa diskon menarik lainnya. Mulai dari potongan pre order, diskon dari penerbit dan diskon dari Mizanstore sendiri.




Selain murah, di Mizanstore ini terdapat banyak pilihan pembayaran. Mulai dari kartu kredit, internet banking, e-money (Mandiri e-cash, CIMB cliks, BCA klik Pay), transfer melalui ATM BCA dan Mandiri atau bahkan bisa membayar di waralaba Indomaret dan Alfamart. Pilihan pembayaran saya adalah dengan transfer melalui ATM BCA. Ada waktu dua hari untuk melakukan pembayaran setelah pemesanan buku.

3. Mudah Melakukan Pemesanan




Terus terang ini adalah kali pertama saya belanja di Mizanstore. Tapi saya tak merasa kesulitan untuk melakukan pemesanan di Mizanstore ini. Mengapa? Karena di Mizanstore terdapat petunjuk alur pemesanan buku. Dengan tutorial ini, akan mudah memesan buku. Seperti yang saya lakukan, cukup 15 menit saja untuk bisa mendapatkan buku yang saya inginkan.




Buku sudah dibayar, sekarang tinggal menunggu dirumah. Terimakasih Mizanstore, belanja buku jadi budah dan murah


Rabu, 02 Mei 2018

Tujuh Pelajaran Berharga yang Didapat dari Film Infinity War



Gambar Diambil Dari : Forbes.com



Awalnya saya tidak tertarik nonton film Infinity War. Entahlah, saya sih lebih senang superheronya DC dibanding Marvel. Selain itu film Marvel yang saya ikutin ya Spider Man. Itu pun saat yang memerankan adalah Toby Maguire.

Tapi suami kemarin mengajak nonton. Kendati sudah banyak spoiler dimana-mana, dia malah penasaran. Makin ingin nonton. Rugi juga bila melewatkan film yang sudah mencatat sejarah dengan pendapatan box office global sebesar $630 juta (Rp8.75 triliun) pada pekan perdana penayangannya, menurut perkiraan perusahaan pemantau industri film Exhibitor Relations.

Sepanjang film, suami banyak memberi info tentang tokoh-tokoh dalam film. Maklum saya tahunya hanya Captain America, Thor, Hulk, Airon Man dan Spiderman. Saya manggut-manggut aja sambil menikmati film.

Bagi saya yang hanya ingin nonton saja tanpa tahu cerita-cerita para superhero itu sebelumnya, ya Infinity War itu macam film superhero pada umumnya. Berbeda dengan suami yang rajin mengikuti film-film Marvel, ia memiliki ekspetasi lebih pada film ini. Makanya ketika film bubar, dan endingnya agak nggak biasa, suami cuma melongo. Sepertinya dia shock dapat ending seperti itu, hahaha.

Saya? Nothing to loose lah, ending apa saja ya saya bodo amat, haha.
Tapi saya lebih mencermati nilai-nilai berharga dari film tersebut. Setidaknya ada tujuh pelajaran berharga yang bisa saya ambil dari film Infinity War.



1. Perlunya kerjasama team
Pelajaran pertama yang bisa diambil dari film ini adalah perlunya kerjasama team. Film ini membuat banyak superhero harus bersatu untuk melawan Thanos yang kuat. Thanos kuat karena sudah memiliki tiga batu dari enam batu infinity. Dia harus mencari tiga batu lainnya agar kekuatannya menjadi paripurna. Dan semua superhero bersatu untuk mencegah hal ini terjadi. Setiap superhero melawan denga kekuatannya masing-masing, mereka bersatu dan akhirnya bisa mengalahkan semua anak buah Thanos.

2. Pengorbanan itu diperlukan untuk mencapai tujuan
Bila ingin mendapatkan sesuatu harus ada yang harus dikorbankan. Begitu juga dengan film ini. Banyak hal yang harus dikorbankan oleh para superhero untuk bisa mengalahkan Thanos. Pun begitu juga dengan Thanos, dia pun harus banyak mengorbankan nyawa banyak orang, mengahancurkan setiap planet untuk mendapatkan infinity stones. Hingga akhirnya dia harus mengorbankan, putri angkatnya sendiri. Dia pun harus mengorbankan Gamora.






3. Mendahulukan kepentingan umat
Menjadi superhero sungguh tidak mudah. Mereka harus meninggalkan urusan pribadi, untuk mencegah Thanos menghancurkan planet. Misalnya Tony Stark  ( Iron Man) harus meninggalkan makan malam bersama calon istri, karena masuk ke kapal milik anak buah Thanos. Atau Peter (Spiderman) yang batal ikut karya wisarta karena ikut membantu Tony Stark.

4. Tidak semua yang diinginkan bisa dicapai
Film ini juga mengajarkan bahwa tidak semua hal yang kita inginkan bisa kita dapatkan. Misalnya, para superhero ini ingin memyelamatkan alam semesta dari serangan Thanos tanpa harus ada yang berkorban. Tapi ternyata perlawanan ini tidak mudah. Banyak yang harus di korbankan, termasuk nyawa superhero itu sendiri.

5. Niat baik juga harus dilakukan dengan cara yang baik
Keinginan Thanos untuk memiliki keenam infinity stones adalah agar dia punya kekuatan paripurna untuk bisa mengatur alam semesta menurut pemikirannya. Pengurangan populasi yang dilakukannya bertujuan agar masyarakat hidup lebih makmur dan sejahtera. Sumber daya yang terbatas, maka harus dimiliki orang yang terbatas juga. Niatnya sih baik, tapi caranya itu lhoo. Genosida yang dilakukan Thanos itu bukan hal yang bisa dibenarkan.

6. Cinta milik semua orang
Cinta, perasaan agung ini tak hanya monopoli satu golongan saja. Cinta tidak hanya milik orang-orang baik saja. Penjahat seperti Thanos juga memiliki cinta. Thanos yang kejam itu ternyata juga punya perasaan cinta. Thanos sangat mencintai Gamora. Makanya dia sangat sedih dan kehilangan ketika harus mengorbankan Gamora.

7. Kekuasaan bisa berbahaya bila tidak ada di tangan orang yang tepat
Pelajaran berharga yang saya ambil dari film ini adalah kekuasaan itu harus berada di tangan orang yang tepat. Kekuasaan yang dimiliki oleh Thanos menjadi sangat berbahaya. Ini juga bisa jadi rujukan kita dalam memilih pemimpin lho. Pilih pemimpin yang amanah dan berpihak pada rakyat. Sebab pemimpin itu punya kekuasaan, bahaya klo kekuasaan dimiliki pemimpin yang culas.


Nah ini pelajaran yang bisa saya ambil dari film Infinity War ini. Dilarang protes ya,, ini kan review saya, suka suka saya donk,,haha. Kalau kalian apa yang bisa kalian ambil dari film ini? Oh ya review ini bukan bermaksud jadi spoiler ya :)




Enam Pelajaran Berharga yang Didapat Oleh Anak Saat Datang Ke Acara Car Free Day




Minggu kemarin, kami sekeluarga menikmati CFD (Car Free Day) di kawasan Jalan Darmo Surabaya. CFD adalah hari bebas kendaraan bermotor yang sudah digagas pemerintah Surabaya sejak tahun 2008. Tujuan utama dari program ini adalah untuk menjaga kualitas udara di kota. Maklum sebagai kota terbesar ke dua se Indonesia, wajar bila jumlah kendaraan bermotor di Surabaya sangat banyak. Menurut data dari BLH (Badan Lingkungan Hidup) Surabaya, CFD ini mampu menurunkan kadar udara kotor setiap tahunnya. Ada tiga kawasan di Surabaya yang menjadi pusat CFD, yaitu Jalan Raya Darmo, Jalan Tunjungan dan Jalan Kertajaya.  Kami sekeluarga mendatangi CFD yang berada di Jalan Raya Darmo, tepatnya di Taman Bungkul Surabaya.
Anak-anak sangat antusias ketika diajak ke CFD. Ini pengalaman pertama mereka bisa berjalan-jalan di tengah jalan raya. Tak perlu khawatir karena taka da satu pun kendaraan bermotor yang lewat. Lalu apa saja yang bisa didapat dari acara CFD ini? Banyak, anak-anak banyak belajar pengalaman baru dari kegiatan CFD ini.
1.      Belajar Mencintai Lingkungan
Hal pertama yang di dapat saat mengajak anak-anak ke CFD adalah mereka belajar mencintai lingkungan. Dengan tidak adanya kendaraan bermotor, maka jumlah udara kotor akan berkurang. Udara yang ada menjadi layak dan sehat untuk dihirup.
Selain itu, di Taman Bungkul yang merupakan salah satu spot CFD terdapat berbagai jenis tempat sampah. Anak-anak belajar membedakan mana sampah kering, mana sampah basah. Selain itu mereka juga belajar memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, mulai dari sampah plastik, sampah kertas hingga sampah organik. Memisahkan sampah berdasarkan jenisnya akan mempermudah pengolahan sampah.
2.      Membaca Buku di Perpustakaan Keliling



Di acara CFD ini juga terdapat perpustakaan keliling. Ada dua mobil yang difungsikan sebagai perpustakaan keliling. Perpustakaan keliling ini dikelola oleh Perpustakaan Kota Surabaya. Chacha bisa memilih buku untuk di baca saat CFD

3.      Mencicipi Kuliner Jadul
Saat CFD banyak orang yang berjualan. Mulai dari berjualan pakaian, alat-alat rumah tangga hingga aneka kuliner. Momen CFD kemarin juga menjadi momen mengenalkan anak-anak pada kuliner jadul. Ada dua kuliner jadul yang mereka cicipi.



Pertama, kue rangin. Kue ini adalah jajanan jadul yang masih bisa eksis hingga saat ini. Kue yang terbuat dari adonan tepung beras dicampur santan kelapa ditambah garam secukupnya. Diatasnya diberi taburan gula. Rasanya gurih dan enak. Fyi, kue rangin ini memiliki nama-nama yang beragam lho. Bahasa Indonesianya adalah Kue Gandos, hanya penyebutannya di tiap kota bisa berbeda. Orang Surabaya menamakannya rangin, orang Jakarta mengistilahkan kue pancong, orang Bandung menyebutnya bandros, orang Bojonegoro mengatakan tratak jaran, dan orang Bali memberi nama daluman.



Kedua, menikmati popcorn kuno atau yang biasa disebut emping. Ini adalah jajanan favorit saya saat masih kecil. Emping ini berbeda dengan emping belinjo ataupun emping jagung pada umumnya. Emping ini terbuat dari jagung, seperti popcorn pada umumnya. Emping ini disajikan dengan parutan kelapa segar dan taburan gula garam. Rasanya sangat gurih. Dan anak-anak pun lahap menyantapnya.
4.      Bermain di Play Ground



CFD di Taman Bungkul membuat anak-anak juga bisa bermain bebas di playground yang telah disedikan. Berbagai jenis permainan ada disini. Mulai dari ayunan, prosotan hingga jungkat-jungkit.
5.      Melihat Wayang Modifikasi




Anak-anak juga bisa melihat atraksi wayang modifikasi. Mengapa disebut modifikasi? Karena wayang yang disajikan bentuknya modern, bukan tokoh pewayangan pada umumnya. Selain itu wayangnya juga diselingi lagu-lagu modern yang kekinian. Sayangnya, tak ada lagu anak-anak.
6.      Melatih Fisik
Menikmati CFD ini pada akhirnya melatih fisik anak-anak. Mereka bisa melatih fisik di beberapa arena ketangkasan yang ada di taman. Selain itu, mereka bebas berlarian di jalan raya yang besar.

Wah siapa sangka, CFD bisa menjadi hiburan bagi anak-anak. Hiburan yang sangat sederhana namun kaya makna. Mereka senang dan antusias. Bahkan mereka ingin datang ke CFD lagi.



Hari Buruh , Momentum Mewujudkan Lingkungan Kerja Ramah Laktasi Bagi Buruh Perempuan




Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional. Di hari ini para buruh biasa mengemukakan tuntutannya. Mereka berhak libur dan melakukan aksi turun ke jalan. Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) Said Iqbal, tahun ini ada tiga tuntutan yang dikemukakan oleh para buruh. Pertama, pertama adalah turunkan harga beras, listrik, dan BBM, bangun kedaulatan pangan dan energi. Kedua , menolak upah murah serta meminta pemerintah mencabut PP No 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Ketiga, menolak tenaga kerja buruh kasar asal China dan mencabut Pepres No. 20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing.
Kendati dari ketiga tuntutan tersebut tidak menyinggung secara spesifik tentang buruh perempuan, isu buruh perempuan juga layak diperhatikan. Sebab setiap tahunnya, angka partisipasi kerja perempuan di Indonesia terus mengalami peningkatan. Menurut data dari BPS (Badan Pusat Statistik), jumlah partisipasi kerja perempuan pada tahun 2017 adalah sebesar 55,04 persen. Angka ini menunjukkan peningkatam dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar 52,71 persen.
Meningkatnya jumlah buruh perempuan membawa konsekuensi tersendiri. Salah satunya adalah terhambatnya para buruh perempuan untuk bisa menyusui bayinya. Masih banyak perusahaan yang tidak menyediakan ruang laktasi. Tidak adanya ruang laktasi di kantor, membuat para buruhb perempuan terpaksa memerah ASI mereka di tempat yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan. Para buruh perempuan memerah ASI di toilet, gudang, ruang arsip, mushola bahkan sampai di kolong meja. Bukan hanya karena tidak adanya ruang laktasi, tapi juga tidak adanya waktu dan kesempatan untuk memerah ASI. Oleh karena itu angka pemberian ASI Eksklusif di kalangan buruh perempuan menjadi lebih rendah.
Lingkungan Kerja Ramah Laktasi
Lalu bagaimana menciptakan lingkungan kerja ramah laktasi? Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk bisa mengimplementasikan kebijakan lingkungan kerja ramah laktasi.
  1. Komitmen perusahaan dalam mengembangkan dan mendukung kebijakan.
Langkah pertama yang harus dilakukan bagi perusahaan yang ingin mengimplementasikan kebijakan Lingkungan kerja ramah laktasi adalah adanya komitmen perusahaan dalam mengembangkan dan mendukung kebijakan tersebut.
  1. Pengadaan Ruang Laktasi
Ruang laktasi di perusahaan adalah kompenen utama yang harus dimiliki perushaan dalam mengimplementasikan kebijakan lingkungan kerja ramah laktasi. Pengadaan ruang laktasi harus sesuai dengan standar yang ditetepkan oleh Undang-Undang. Sebagaimana yang terdapat dalam Surat yang Diterbitkan oleh Menteri Kesehatan No. 872/menkes/XI/2006 tentang Kriteria dan Fasilitas dari Ruang Menyusui.
  1. Memiliki berbagai kebijakan tertulis yang mendukung implementasi kebijakan lingkungan kerja ramah laktasi. Misalnya, kebijakan cuti melahirkan, jenis-jenis cuti lainnya, tipe-tipe akomodasi yang dapat ditawarkan oleh perusahaan pada karyawan mereka yang sedang menyusui, waktu rehat untuk memerah ASI atau memberikan ASI, kelas-kelas edukasi dan dukungan konseling.
Manfaat Kebijakan Lingkungan Kerja Ramah Laktasi
Menerapkan kebijakan Tempat Kerja Ramah Laktasi tidak hanya bermanfaat bagi para buruh saja. Perusahaan yang menerapkan kebijakan lingkungan kerja ramah laktasi juga akan memperoleh manfaat, diantaranya :
1.      Kebijakan lingkungan kerja ramah laktasi membantu menekan biaya-biaya yang berkaitan dengan perawatan kesehatan, menekan tingkat absensi, dan produktivitas yang rendah.
2.      Tingkat Absensi yang Lebih Rendah
Ibu-ibu yang memberikan susu formula pada bayinya absen dari tempat kerja satu hari lebih banyak dibandingkan ibu-ibu yang memberikan ASI pada bayinya.
3.      Mempertahankan Pekerja yang Berprestasi
Memberlakukan program-program yang berpusat pada keluarga untuk menjaga keseimbangan antara komitmen pada keluarga dan dunia kerja berdampak positif pada tingkat retensi, yang pada gilirannya dapat menghemat biaya dalam jumlah besar bagi perusahaan. Studi pada berbagai perusahaan yang memiliki program pendukung pemberian ASI mengungkapkan rata-rata tingkat retensi sebesar 94%.
4.      Pencitraan Positif dalam Hubungan dengan Masyarakat
Dengan kebijakan lingkungan kerja ramah laktasi, perusahaan dapat menarik manfaat dengan terciptanya citra positif di tengah masyarakat.
5.      Terciptanya Hubungan Industrial yang Harmonis
Perusahaan yang menerapkan kebijakan lingkungan kerja ramah laktasi akan mampu menciptakan hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan pekerja.
6.      Penerimaan Penghargaan
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akan memberikan penghargaan Mitra Bakti Husada bagi perusahaan yang menerapkan kebijakan lingkungan kerja ramah laktasi. Di tingkat provinsi, Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur memiliki Nakerwan Award bagi perusahaan yang ramah perempuan, dimana salah satu indikatornya adalah penyediaan ruang menyusui di tempat kerja. Pemerintah Kota Surabaya juga memberikan penghargaan bagi perusahaan yang menyediakan ruang laktasi di lingkungannya.

Dengan demikian adanya lingkungan kerja ramah laktasi pada akhirnya akan buruh perempuan bisa bekerja dengan baik tanpa harus meninggalkan kewajibannya dalam menyusui bayinya. Menyusui tidak menjadi faktor penghambat bagi buruh perempuan untuk terus berprestasi dalam lingkungan kerja. Dukung terciptanya lingkungan kerja ramah laktasi.



Meet Up Sambil Mencicipi Oleh-Oleh Khas Surabaya di D'Neven Surabaya Bersama Blitz Community

Bulan syawal identik dengan maraknya acara halal bi halal. Berbagai postingan halal bi halal bersliweran di media sosial. Banyak yang po...