Rabu, 06 Juni 2018

Tips Mudik Asik dan Aman Naik Motor Bersama si Kecil





Tak terasa sepuluh hari lagi lebaran sudah datang. Bagaima persiapan menjelang lebaran? Sudahkan mulai mempersiapkan keperluan untuk mudik?. Ya, lebaran identik dengan mudik. Banyak orang yang sudah mempersiapkan acara mudik mereka. Berburu tiket kesana kemari. Kami juga melakukan mudik saat lebaran. Tapi kami tak perlu risau mencari tiket. Kenapa? Karena kami berencana melakukan mudik dengan naik motor tahun ini. Seperti lebaran tahun lalu, adalah kali pertama kami mudik naik motor. Mudik menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 100 km bersama si kecil memang tidak mudah, tapi bukanlah tidak mungkin. Berikut sembilan langkah yang kami lakukan agar mudik naik motor bersama si kecil menjadi asyik dan aman.

1.      Make A Plan
Sebelum melakukan perjalan pulang kampung alias mudik, pastikan sudah membuat rencana yang matang. Diskusikan rencana mudik dengan pasangan. Tentukan waktu keberangkatan, perhatikan jarak tempuh dan pemilihan rute berkendara. Tahun lalu suami menempuh rute alternatif saat mudik, sehingga perjalanan mudik kami lebih cepat. Rute yang kami pilih jaraknya lebih pendek dan bebas macet dibandingkan rute jalur utama. Selain itu jalan-jalan yang kami lewati lebih aman, karena jarang dilewati oleh kendaraan besar seperti bis dan truk. Pastikan melihat dan mempelajari GPS terlebih dahulu, sebelum melakukan perjalanan mudik.


Persiapkan Rute, Baca dan Pelajari GPS



2.      Cek Kesehatan
Sebelum melakukan perjalanan jangan lupa cek kondisi kesehatan. Terutama untuk kesehatan anak-anak. Pastikan mereka dalam kondisi prima saat akan melakukan perjalanan jauh. Ini penting, karena bila mereka dalam kondisi yang sehat, mereka tidak akan rewel saat perjalanan. Pastikan juga bahwa suami sebagai sopir, dalam kondisi yang fit juga. Lakukan istirahat yang cukup sebelum menempuh perjalanan jauh. Hindari aktivitas berlebih dan tidak tidur larut malam.

3.      Simple Packing
Saat mudik menggunakan motor, pastikan tidak membawa barang terlalu banyak. Bawa barang yang memang diperlukan. Gunakan metode konmari untuk membuat barang terpacking dengan efisien. Seperti yang kami bawa, kami hanya membawa satu tas ransel dan dua tas selempang. Cukup simple bukan?

Bawa Barang Seperlunya


4.      Perhatikan Cuaca
Sebelum mudik cek kondisi cuaca dari aplikasi cuaca pada smartphone. Pastikan memilih waktu keberangkatan mudik saat cuaca cerah. Berkendara saat hujan akan lebih membahayakan. Namun tetap saja, sediakan jas hujan. Bila saat perjalanan hujan turun dengan deras, ada baiknya berteduh hingga reda.

5.      Sedia Emergency Aid
Bawa emergency aid dalam tas yang mudah dijangkau. Seperti yang saya lakukan, membawa emergency aid pada tas selempang saya. Emergency aid ini penting saat kita melakukan perjalanan jauh. Apalagi jika kita membawa balita yang kondisinya susah ditebak. Bisa saja saat dalam perjalanan ada yang mereka keluhkan. Bawa emergency aid seperlunya. Emergency aid yang saya bawa atara lain termometer, obat panas, tisu kering, tisu basah, tisu beralkohol, balsem dan minyak telon.

Emergency Aid


6.      Safety Gear
Saat menempuh perjalanan jauh, pastikan memakai standar kemanan berkendara atau safety gear. Safety Gear yang utama adalah memakai helm dengan standar SNI. Pastikan semua penumpang memakai helm SNI, termasuk anak-anak. Gunakan pakaian yang aman, misalnya memakai celanan jeans dan kaus berbahan katun yang mudah menyerap keringat. Jangan lupa memakai jaket dan sepatu. Tak lupa gunakan kacamata, agar selama perjalanan mata bisa aman dari debu. Pilih gendongan yang aman dan nyaman untuk si kecil.

7.      Bawa Bekal
Menempuh perjalanan panjang membutuhkan amunisi yang cukup. Jangan lupa membawa bekal yang sehat dan praktis. Pastikan membawa persediaan air minum yang cukup. Camilan yang sehat untuk si kecil. Bila perlu, berhentilah di rest area untuk bisa menikmati bekal yang di bawa sekaligus beristirahat sejenak.

8.      Safety Riding
Lakukan mudik naik motor dengan melakukan safety riding. Bawa semua kelengkapan berkendara, termasuk SIM dan STNK. Patuhi semua peraturan lalu lintas. Perhatikan setiap rambu-rambu lalu lintas yang ada. Berkendara dengan kecepatan yang normal. Tak perlu ngebut, nikmatilah perjalanan mudik dengan tenang. Apalagi saat mudik dengan si kecil, mereka akan antusias melihat setiap pemandangan yang ada saat perjalanan. Mulai dari sawah yang terhampar hijau, gunung yang menjulang tinggi, gerombolan kambing yang dibawa penggembala atau pemandangan lainnya yang tak mereka lihat saat ada di kota.

9.      Cek Kondisi Motor
Last but not least, pastikan cek kondisi motor. Sebelum memakai motor kesayangan menempuh perjalanan panjang, periksa dengan teliti kedaan motor. Cek kondisi rem, ban, rantai dan oli. Bila tidak memungkinkan melakukan servis di bengkel, bisa lakukan perawatan sendiri. Seperti suami yang mengganti oli motor sendiri sebelum perjalanan. Juga melumasi rantai dengan cairan pelumas agar nyaman saat dibuat berkendara.

Beli Oli di Moladin


Tak perlu bingung mencari kelengkapan perawatan motor. Semua bahan perawatan motor bisa didapatkan di moladin.com. Nikmati Promo Ramadhan yang ditawarkan. Seperti saya yang membeli oli dan cairan pelumas rantai di moladin.com. Harganya jauh lebih murah dibandingkan yang ada di pasaran.

Beli Cairan Pelumas Rantai di Moladin


Di moladin.com tidak hanya bisa mendapat barang berawatan motor saja, tapi juga tersedia kelengkapan berkendara, aksesoris motor dan suku cadang. Bahkan jika belum punya motor untuk mudik, bisa juga cari di moladin.com. Banyak pilihan motor yang ditawarkan. Cara pengajuan kreditnya juga mudah, tak perlu repot-repot datang ke dealer.

Berbagai Produk yang Ditawarkan di Moladin



Nah bagaimana? Apakah ada juga yang tahun ini berencana mudik naik motor seperti kami? Pastikan semua persiapannya sudah matang ya. Selamat mudik, semoga perjalanannya lancar dan sampai dengan selamat di tempat tujuan. Selamat bersilaturahmi dengan keluarga. Mohon maaf lahir dan batin ya.

Ingat Motor, Ingat Moladin!.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kue Srikaya, Makanan Khas Ampel yang Selalu Dirindukan di Bulan Ramadan

Berbicara makanan khas, kali ini saya akan bercerita tentang makanan khas ampel yang lebih sering muncul saat bulan ramadan. Ya, sebaga...