Dee Stories

Kumpulan artikel parenting yang ditulis oleh blogger parenting Indonesia.
Suka travelling & kuliner. Konselor ASI &MPASI.

Review Buku : Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna

 

Review Buku : Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna




Perempuan selalu punya cerita. Setiap alur hidupnya seringkali mengundang komentar. Apresiasi yang datang terkadang beriringan dengan cibiran. Setiap perjalanan hidup perempuan selalu menarik untuk dibahas. Mulai dari bagaimana perempuan mengejar mimpi, berusaha meraih prestasi atau bagaimana perannya dalam pengasuhan seringkali diperbandingkan, bahkan oleh kaum nya sendiri.

Dan Najela Shihab atau yang akrab disapa bu Elaa dengan lugas menceritakan setiap kisah perempuan dalam sepanjang perjalanan hidupnya. Dalam buku ini bu Elaa mencoba mendalami sekian macam pengalaman yang lekat dengan kehidupan perempuan mulai dari ragam stigma, oposisi biner atas pilihan-pilihan hidup: ibu bekerja atau tidak bekerja, menikah atau melajang, hingga relasi perempuan dengan diri dan sekitarnya: perempuan dengan tubuhnya, perempuan dengan sesama perempuan hingga ibu dan anak perempuan.


Baca Juga : Review Buku : Lima Tahun Pertama Anak Berkebutuhan Khusus


Di setiap bab pembahasannya, bu Elaa membahas secara bijak dengan melihat dari berbagai perspektif tanpa ingin lebih jauh menyudutkan perempuan. Argumen bu Elaa secara keseluruhan adalah untuk mempertajam peran perempuan di segala lini melalui kolaborasi antara perempuan dan laki-laki maupun sesama perempuan. Perempuan bermakna, apapun pilihannya, betapapun mereka tidak sempurna. Perempuan layak dicintai, bagaimanapun pilihan hidupnya.

Data Buku

Judul: 
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna

Penulis:
Najelaa Shihab

Editor:
Siti Nur Andini

Desainer:
Joneta Witabora

Ilustrator : 
Dita W Yolashasanti

Penerbit:
Penerbit Literati
Website: www.lenterahati.com

Ciputat; Literati, 2020 160hlm ; 19 cm
ISBN: 978-602-8740-76-0
Cetakan pertama, Juli 2020



Biodata Penulis


Review Buku : Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna



Najelaa Shihab lahir di Kota Surakarta, 11 September 1976. Mempunyai panggilan akrab Elaa. Berprofesi sebagai pendidik yang telah mendirikan dan menginisiasi berbagai organisasi pendidikan dan keluarga, seperti Cikal dan Rangkul. Najelaa Shihab menyelesaikan studi S1 dan S2 di Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia. 

Brulb

'Cinta yang menjadi judul buku ini sangat luas artinya. Lembaran-lembaran ini menggambarkan hubungan dan harapan dalam spektrum konteks yang sangat beragam sebagian diantaranya menguras air mata, sebagian menyalakansemangat mencapai cita-cita. Menjaga diri, saling mengapresiasi, dan memelihara semesta begitu banyak kewajiban perempuan sejak hari pertamanya di dunia, tapi menulis dan membaca seharusnya jadi menu harian yang tak terlewatkan di segala usia.

Cinta yang dilabel terlalu sempurna

karena kekurangannya pun dihitung sebagai

bagian yang pantas dijaga

Cinta yang punya suara, bukan hanya gema,

cinta yang dipilih, bukan hanya dikasih

Cinta yang muncul bukan hanya dalam puisi,

tapi dari hasil observasi

Cinta yang hadir bersama seribu ketakutan berbeda,

namun rasa takut kehilangannya selalu lebih dari segalanya

Semoga buku ini sampai kepada sebanyak mungkin Ratu atau Putri untuk mempertajam samurai mereka; para peneliti atau mufassir kitab suci untuk memperdalam dedikasi keilmuannya; ibu tiri, ibu yang mengadopsi, atau sedang menyusui untuk menguatkan keluarganya;pahlawan lingkungan atau pengusaha teknologi untuk menghadapi apa pun yang mengerdilkan masa depan kita"



Tentang Buku Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna

Review Buku : Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna


Saat membaca buku ini setiap perempuan akan kembali diajak untuk lebih berdamai dengan diri sendiri. Memang tidak mudah menjalankan berbagai peran. Tidak mudah untuk bisa senantiasa memenuhi harapan dan ekspektasi semua orang. Selalu ada hal-hal yang terasa tidak pernah bisa sempurna dalam hidup kita. Meskipun begitu, bukan berarti kita tak menjalani hidup ini dengan sebaik-baiknya.

Buku ini berisi renungan-renungan dan pandangan soal perempuan dan berbagai aspek kehidupan yang dijalaninya. Buku ini adalah hasil dari interaksi bu Elaa dengan banyak perempuan disekelilingnya. Perempuan yang menjadi sumber inspirasi dan teman eksplorasi, sumber pelajaran dalam perjalanan, teman saat merayakan keberhasilan maupun melakukan perbaikan atas kesalahan.

Buku setebal 160 halaman ini menghadirkan 17 kisah dari setiap perempuan. Buku ini hadir sebagai teman refleksi bagi para perempuan, dengan bahasa yang ringan namun bertenaga dan cenderung puitis.

Buku ini berisi pengalaman yang dialami perempuan secara jamak sebagai pijakan analisis tanpa merasa perlu membubuhkan pelbagai data agar tampak ilmiah. Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna  lebih ingin mencurahkan cinta dengan definisi yang luas, bagi perempuan dengan segala atribut yang melekat padanya.

Buku ini diawali dengan topik kompetisi antar perempuan, mulai dari Ibu Bekerja atau Tidak Bekerja dan lain sebagainya. Isu klise yang sering tidak disadari sebagai bentuk kekerasan melalui penilaian yang sifatnya mencibir atau pujian yang sifatnya menyindir. Lingkar perundungan ini hadir hampir di tiap fase keidupan perempuan, mulai dari fase remaja tentang bagaimana kepopuleran diraih melalui eksploitasi tubuh hingga fase menjadi ibu tentang segala pilihan yang diambil.

Menurut bu Elaa, kecemasan terhadap aneka beban hidup adalah pangkal dari masalah ini. Perempuan yang mempertanyakan perempuan lain seringkali yang paling kebosanan sehingga perlu menjadikan kehidupan orang lain sebagai hiburan (hlm. 17). Kunci untuk keluar dari relasi ini adalah mengganti sikap agresi dengan afirmasi, menunjukkan lebih banyak empati dan fokus saling mendukung.

Dalam buku ini bu Elaa juga bercerita bagaimana hubungannya dengan sang bunda. Bagaimana sang bunda sangat memberikan banyak pengaruh besar dalam kehidupannya.

Buku ini juga membahas bagaimana relasi ibu dan anak perempuan juga menyita banyak perhatian. Hubungan ini seringkali penuh ketegangan yang mana relasi toxic ini berpotensi diwariskan ke generasi-generasi selanjutnya. Perbedaan pandangan sering jadi sumber perselisihan. Untuk menciptakan hubungan hangat, tafsir cinta ibu dan anak perempuan harus adaptif terhadap perubahan zaman.


Baca Juga : Mau Poligami? Baca Buku Ini Dulu



Bagian paling istimewa dari buku  ini adalah ditulis dengan puitis, setiap bab nya dibuka dengan kutipan singkat yang manis. Seperti kutipan pembuka dari buku ini :

Cinta yang dilabel "Terlalu Sempurna" karena kekurangannya pun dihitung sebagai bagian yang pantas dijaga"

Sebuah kalimat penyemangat yang pas jika disampaikan di depan agar pembaca punya kepercayaan diri. Bahwa bagaimanapun keadaannya, perempuan pantas untuk selalu dicintai.

Dan, tak hanya kutipan itu saja sebagai pembuka, bu Elaa pun menyisipkan kutipan lainnya di setiap bab di bukunya yang diterbitkan oleh Literati ini.

Sementara untuk daftar isi buku selengkapnya adalah sebagai berikut :

Daftar Isi

Perempuan Versus Perempuan
Sendirian, (namun) Tidak Kesepian
Dia dan Imaji tentang Tubuhnya
Semua Perempuan Multiperan
Drama Ibu dan Puterinya
Ibu Bergengsi tapi Depresi
Cinta di Persimpangan Jalan  Bekerja atau Tidak Bekerja
Mama, Pahlawan Super Dunia
Kepintaran dan 'Kepinteran'
Perempuan Bekerja : Serbasalah atau Salah Sendiri
Mengakhiri Diri, Berhenti Menghakimi
Memaafkan dalam Keheningan
Keseruan Menjadi Seorang Psikolog
Yogyakarta
Seksualitas
Berdandan untuk Menghadapi Dunia
Mencari Jalan Pintas untuk Bahagia

Pesan Moral Buku Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna

Review Buku : Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna

Setiap membaca lembaran dalam buku ini, sebagai pembaca kita diajak untuk merefleksi diri. Meresapi setiap momen yang kita hadapi. Buku ini menggambarkan setiap episode kehidupan perempuan. 

Buku ini menguatkan para perempuan untuk percaya diri mencintai dirinya sendiri. Memberi keyakinan akan setiap pilhan hidup yang diambilnya. Pun juga memberi  panduan bagaimana perempuan menjalin relasi dengan dirinya sendiri, sesama perempuan, puterinya, ibu dan juga rekan kerjanya.

Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna sangat bisa dibaca oleh perempuan dari berbagai kalangan. Perempuan mungkin tidak sempurna tapi perempuan bisa menjalani hidup ini dengan lebih bermakna. Dan bagaimanapun keadaannya, perempuan layak untuk dicintai. 









49 komentar

  1. Bukunya bagus banget niiihhh, ilustrasinya juga lucu yaaa. Nanti mau coba cari di toko buku aaaah. Makasi infonya yaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, bagus banget isiny
      cerita yang sangat inspiratif

      Hapus
  2. waah ada kisah 17 perempuan yang berbeda ya mba dengan segala keunikannya. Menarik pasti nih membaca semua kisa itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, 17 kisah yang biasa dialami perempuan

      Hapus
  3. Buku ini bagus, ada kalanya senyum2 kecil ada kalanya berderai airmata saat bacanya.

    BalasHapus
  4. Tanggal lahirnya mbak Ella sama kaya aku hihihi jadi gagal fokus.
    Perempuan banget ya yang diajak berdamai dengan diris endiri. Dari buku ini kita ikut merenung ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah iyakah, iya agar lebih bisa mencintai diri sendiri juga

      Hapus
  5. Mak, ini kebetulan aja gitu ya namanya Nejela Shihab. Kok pas baca tulisannya aku bayangin naratornay Najwa Shihab hehehe.... Jadi perempuan itu luar biasa ya, karena banyak konflik yang harus dihadapinya. Jadi inget juga sama film pendek Tilik itu hehehe. Sampul bukunya kece, aku bayangin isinya asik buat dibaca

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, dua perempuan bersaudar yg memang sangat inspiratif

      Hapus
  6. Begitu kompleks dan beragam cerita perempuan untuk diangkat menjadi sebuah kisah.
    Buku ini terlihat menarik kemasannya dengan beragam latar berbeda, yang kesemuanya pasti memiliki makna dan pesan yang inspiratif

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, buku yang memang sangat inspiratif

      Hapus
  7. Perempuan harus banget baca buku ini kayaknya, ya? Untuk menguatkan diri sendiri, juga untuk belajar menghargai sesama perempuan apapun peran yang diambilnya. Aku ingin baca buku ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar, bisa jadi sarana merenung agara lebih mencintai diri sendiri

      Hapus
  8. Lihat judul buku ini saya jadi inget kata2 dari Bu Asma Nadia, beliu bilang "Cinta Bukanlah Mencari Pasangan yang Sempurna, Tapi Menerima Pasangan Kita Dengan Sempurna".

    BalasHapus
  9. bukunya cantik banget covrnya, duu iya ya yang pertama harus kita lakukan agar bisa menapak menjejak ke depan yaitu berdamai dengan diri sendiri

    BalasHapus
  10. Wah ini bukunya buat memotivasi perempuan utk lbh berani mengungkapkan pendapat dan mencintai diri sendiri apa adanya gtu ya kyknya. Yg nulis latar belakangnya psikolog jd kyknya mantul nih nasihat2nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar, bukunya memang bisa memberi banyak pencerahan

      Hapus
  11. Bagus bukunya ya bisa memberi semangat untuk perempuan

    BalasHapus
  12. Wah Najelaa Shihab menulis buku yaa .... masya ALlah, beliau perempuan luar biasa. Saya salut sama beliau.

    BalasHapus
  13. Kalau mata kurang awas, bisa-bisa dibayangkan Najwa Shihab. Apakah mereka saudaraan?
    Ih malah repot urusi penulisnya, hihihi.
    Soalnya saya penasaran mau baca deh penasaran dengan 17 kisah yg pastinya menginspirasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, mereka berdua memang kakak beradik

      Hapus
  14. Selalu suka membeli buku berupa kumpulan esai begini, jadi tahu pandangan penulisnya terhadap suatu isu. Jadi terbuka juga wawasan kita sebagai pembaca..

    BalasHapus
  15. Kalau nggak salah aku pernah lihat open po buku ini di shopee, sempat menimbang2 mau beli, tapi ternyata belum rezeki. Tulisan ini bikin jadi penasaran lagi dengan bukunya, kalau membaca reviewnya sepertinya benar-benar membuka wawasan sebagai perempuan ya. Suka banget paragraf terakhirnya Mbak, menyentuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, ada di marketplace..
      makasih da baca ya mbak

      Hapus
  16. Pas baca judulnya kupikir buku fiksi nih.
    Ternyata non fiksi yaa.
    Bu Ela sebagai pendidik dan psikolog ternyatavpunya concern juga ya terhadap isu perempuan. Kelihatannya semua anak2 Abi Quraish Shihab concern ya sm ibu perempuan jd inget buku karya Pak Quraish yg judulnya perempuan. Bacaan zaman kuliah

    BalasHapus
  17. Sepertinya bukunya bagus ini. Jadi pengen punya dan baca juga. Masukin daftar antrian ah, buku yang harus dibeli bulan ini

    BalasHapus
  18. Saya sudah lama mengikuti tulisan Mbak Elaa mengenai Cinta Perempuan Biasa. Biasanya di web keluargakita sih, tapi kayaknya sekarang jarang update. Bukunya belum punya dan sebenarnya tertarik banget karena udah masuk wishlist. Semoga bulan depan kebeli. Makin penasaran saya setelah baca ulasannya di sini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh iya, banyak juga di web Keluargakita

      Hapus
  19. Wah boleh ini mba untuk tambahan bacaan bent banget nih Suka setiap kata2nya Buku ini menguatkan para perempuan untuk percaya diri mencintai dirinya sendiri. Memberi keyakinan atas pilhan hidup yang diambilnya

    BalasHapus
  20. Whua...terharu. kadang saya Juga merasakan musuh perempuan itu perempuan itu sendiri. Persaingan antar perempuan itu terasa ngeri. Semoga dengan hadirnya buku ini kesadaran perempuan untuk saling berempati bisa terbentuk. Minimal dimulai dari diri sendiri

    BalasHapus
  21. memotivasi diri untuk makin mencintai diri sendiri ya dan tentunya makin produktif dalam berkarya ya, sukses selalu deh

    BalasHapus
  22. Aku salut sama kak Elaa ini.
    Dari keluarga yang sangat mencintai leiterasi dan bisa menemukan passionnya yang tepat untuk dirinya yaitu di bidang pendidikan dan pengembangan diri.
    Salutt..
    Bukunya ada versi e-booknya gak yaa...?

    BalasHapus
  23. Banyak hal yang bisa ditulis tentang perempuan dan selalu menjadi buku menarik untuk dibaca dan direview.

    BalasHapus
  24. jadi penasaran dengan buku ini mbak, apalagi jika ditulis dengan puitis. Cinta yang dilabel "Terlalu Sempurna" karena kekurangannya pun dihitung sebagai bagian yang pantas dijaga" keren banget kalimat pembukaannya

    BalasHapus