Dee Stories

Kumpulan artikel parenting yang ditulis oleh blogger parenting Indonesia.
Suka travelling & kuliner. Konselor ASI &MPASI.

FWD Press Play, Ciptakan Hidup yang Kamu Mau!

 


FWD Press Play


Kita semua pasti punya mimpi yang  belum tercapai, bisnis yang belum dibangun, perjalanan yang belum dimulai, dan rencana yang sebatas rencana. 


Setiap tahun membuat resolusi, apa daya tidak semua bisa dicapai. Atau bahkan tak ada yang dicapai satu pun!


Berbagai alasan hadir, tak ada waktu, tak punya kesempatan, atau tidak menemukan jalan. Namun, apa benar kita tidak bisa mewujudkannya? Jangan-jangan itu hanya keraguan kita saja. 


Ayo, raih semua mimpi yang tertunda. Bangun bisnismu sekarang juga. Lakukan perjalananmu. Jadikan rencanamu terwujud. 


Mulailah semua dengan perencanaan keuangan yang baik. Ingat, piramida kebutuhan Maslow, dahulukan keamanan terlebih dahulu, raih kenyamanan kemudian. 


Itulah insight yang saya dapatkan saat mengikuti acara FWD Bebas Berbagi, "It's time to Press Play to your dreams, life, and good money management". 


FWD Press Play


FWD Press Play


Beruntung sekali saya bisa hadir di acara FWD Bebas Berbagi hari Rabu, tanggal 14 September 2022 lalu. Acara ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. 


⏺️ Maura Makarim, Self Love & Purpose Life Coach


⏺️ Mada Aryanugraha, Financial Consultant, Co Founder & CEO @sipundi.id


Kedua narasumber memberikan banyak insight tentang bagaimana kita bisa Press Play dalam hidup kita sekarang juga dengan manajemen keuangan yang baik. 


#FWDPressPlay membantu kita untuk bisa mewujudkan semua rencana. Tak ada lagi kata "pause" dalam hidup. Sekarang juga, lakukan Press Play di hidupmu. 


Ciptakan Hidup yang Kamu Mau


Muara Makarim menyampaikan materi "Create the life you want" pada acara FWD Bebas Berbagi kemarin. Materi yang membuat saya tersadar, bahwa apakah saya sudah menjalani hidup yang saya mau?


Apakah semua rencana atau resolusi saya di tahun ini terealisasi semuanya? 


Menjalani hidup yang kita mau tentu butuh rencana. Rencana tak sekadar rencana. Kita butuh rencana yang bisa diwujudkan.


Baca Juga : Self Love Tanpa Harus Boros


Dan itu semua dimulai dari bagaimana kita bisa membuat tujuan yang ingin diraih dalam hidup ini. Mulai dari goals setting yang kita buat. 


Pentingnya refleksi


Sebelum memandu bagaimana membuat goals setting yang baik, Maura mengajak semua peserta untuk membuat refleksi. Mengingat-ingat setiap kemenangan kecil yang sudah diraih di tahun ini. Juga apa saja hambatan yang kita alami di tahun ini, yang membuat semua rencana kita tidak bisa terwujud.


Hmm, saya pun ikut merenung, melakukan refleksi tentang perjalanan selama tahun 2022 yang sebentar lagi akan berkahir.


Beberapa kemenangan kecil berhasil saya raih. Misalnya, buku solo kedua yang akhirnya bisa launching tahun ini. Juga melakukan langkah yang berani dalam pendidikan anak-anak. Tahun ajaran ini, kedua anak saya home schooling. Langkah yang berani bagi keluarga kecil kami. 


Bagaimana dengan hambatan? Tentu banyak. Saya merasa tidak punya cukup waktu untuk mewujudkan semua rencana yang sudah dibuat. PR terbesar saya masih manajemen waktu yang baik. Dan juga, manajemen keuangan yang baik. Duh..!


Refleksi ini penting, dengan tahu kemenangan kecil yang sudah diraih dan apa saja yang jadi hambatan kita, kita bisa lebih baik lagi dalam mengatur rencana baru. 


Membuat rencana baru


Bagaimana bisa membuat rencana baru yang bisa diraih di tahun depan? Pertama, pecah-pecah rencana tersebut dalam dua bagian. Bagian pertama adalah long term goals, tidak terikat waktu. Bagian kedua adalah yearly goals, atau rencana tahunan. Yearly goals ini yang membantu kita untuk meraih long term goals.


Tahu nggak, kenapa banyak orang termasuk saya gagal melakukan refleksi semua resolusi yang sudah ditulis? Itu karena, kebanyakan menuliskan resolusinya tidak secara spesifik, juga terlalu banyak. Menurut Maura, resolusi harus simple, spesifik, dan fleksibel. Saat membuat rencana, tidak boleh perfeksionis. Namun, harus ambisius.


Long term goals ini bisa dicapai dengan 3 hal :


FWD Press Play


⏹️ Experience : pengalaman apa yang ingin kita dapatkan

⏹️ Growth : apa yang harus kita capai, pertumbuhan apa yang kita inginkan. Apakah skill? Atau keuangan?

⏹️ Contribution: jangan lupa untuk tetap memiliki kontribusi bagi masyarakat.


Tips kedua agar rencana bisa terwujud, buat action plan. Apa yang harus kita lakukan agar rencana kita terwujud. Mulai dari harian, mingguan, dan bulanan. Action plan inilah yang membantu kita meraih semua impian dalam hidup. Menjalani hidup yang kita mau. 


FWD Press Play



Ketiga, jangan pernah putus asa. Setiap rencana yang kita buat itu punya potensi 50% untuk gagal. Jangan khawatir, ada banyak cara dan jalan untuk meraih impian. Jadilah fleksibel.


Keempat, fokus lah pada progress. Setiap hari buatlah kemajuan, meski itu hanya 1% saja. Jangan memikirkan hasil saja. 


Pentingnya Manajemen Keuangan 


Kalau kita sudah bisa membuat rencana yang baik, jangan lupa didukung dengan manajemen keuangan yang baik pula. Mada Aryanugraha berbagi tips bagaimana melakukan manajemen keuangan yang baik, agar bisa Press Play dalam hidup. 


Menentukan tujuan keuangan 


Kita semua pasti punya tujuan keuangan yang ingin diraih. Bisa saja tujuan kita punya rumah sendiri, mobil sendiri, bisa liburan, dan masih banyak lagi.


FWD Press Play



Tujuan keuangan ini jadi langkah awal dalam mengatur keuangan kita. Agar tujuan keuangan ini dapat dicapai, lakukan 3 hal ini :


⏹️ Bagi berdasarkan timeline. Buat tujuan keuangan jangka pendek, menengah, maupun panjang.

⏹️ Buat skala prioritas, mana dulu yang ingin diraih.

⏹️ Tulis secara spesifik, nominal yang ingin dicapai.


Tips mengatur keuangan 


Setelah tahu apa tujuan keuangan yang ingin kita capai, lakukan pengaturan keuangan yang baik. Caranya? 


Baca Juga : 3 Tips Kelola Uang THR dengan Bijak


Pertama, atur keuangan kita berdasarkan Piramida Kebutuhan Maslow. Dahulukan keamanan dibandingkan kenyamanan. 


FWD Press Play


Keamanan itu berhubungan dengan arus kas yang positif dan pentingnya proteksi. Sedangkan kenyamanan itu berkaitan dengan bagaimana kita menjalani hidup dengan nyaman karena beberapa fasilitas yang dimiliki.


Memiliki asuransi kesehatan dan asuransi jiwa itu keamanan, harus segera kita penuhi. Sedangkan punya kendaraan pribadi dan aset properti itu kenyamanan, penuhi saat hidup kita sudah aman. 


Kedua, bagi pendapatan ke dalam empat pos pengeluaran : kebutuhan hidup, gaya hidup, cicilan, dan tabungan & investasi. 



FWD Press Play


Pastikan cicilan atau hutang yang kita miliki tidak lebih dari 30% pendapatan. Agar bisa tetap memenuhi kebutuhan hidup dan menabung.


Ketiga, jangan lupa untuk selalu mencatat pengeluaran dalam satu bulan. Ini penting, agar kita bisa tahu uang yang kita gunakan untuk apa saja.


FWD Press Play



FWD Press Play, Ciptakan Hidup yang Kamu Mau


FWD Press Play membantu kita menciptakan hidup yang kita mau. Dengan rencana dan manajemen keuangan yang baik, kita bisa menjalankan Press Play dalam hidup. 


Tak akan ada lagi mimpi yang  belum tercapai, bisnis yang belum dibangun, perjalanan yang belum dimulai, dan rencana yang sebatas rencana. 


Bersama FWD Indonesia, ciptakan hidup yang kamu mau sekarang juga! 


So, apa Press Play yang ingin kamu jalani? Ceritakan di kolom komentar, ya!


Terima kasih.

65 komentar

  1. Saya hampir gak pernah bikin resolusi tahunan. Tetapi, kalau untuk jangka lebih panjang memang ada. Selalu berusaha juga mengatur keuangan supaya tercapai apa yang udah saya rencanakan

    BalasHapus
  2. Terkadang bikin resolusi tahunan tercapai loh ... inget waktu tahun 2015 aku punya resolusi untuk beli motor ... eh ternyata terkabul juga, alhamdulillah

    BalasHapus
  3. Sip banget nih FWD Press Play, jadi nambah hal-hal inspiratif tentunya supaya hidup kita pun bisa lebih hidup lagi.

    BalasHapus
  4. Jujur resolusi tiap tahun dibikin tapi gak pernah tercapai. Akhirnya yaudahlah let it flow aja. Apatis banget aku yak? Heheeh tapi utk rencana keuangan insha Allah tetap konsisten pada tujuan semula

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya jarang bikin resolusi sebenarnya tapi kalau soal keuangan memang harus tertata, buat masa depan memang harus punya pegangan, Salah satunya punya asuransi biar kalau ada apa-apa Ada yang mengcover

      Hapus
  5. Manajemen keuangan dan Manajemen waktu ini memang PR banget ya, Mbak.. Kadang sudah diatur sedemikian mungkin eh ada aja hal mendadak yang mesti didahulukan.. atau keperluan lain yang ternyata membutuhkan waktu atau dana lebih.. jadi pasti bermanfaat banget bisa ikut seminar seperti FWD Press Play ini, bisa nambah banyak Insight positif.

    BalasHapus
  6. #FWDPressPlay ini sangat inspiratif ya Mbak?
    Kita sering lupa bahwa hidup butuh tujuan karena hidup cuma mampir ngombe
    Tapi tujuan tsb harus terukur agar tidak stres dan semangat menjalani hidup

    BalasHapus
  7. Terlalu banyak juga salah satu masalah yang bikin mager banget buat merealisasikan rencana yang sudah ditulis, bener bener harus simple tapi spesifik

    BalasHapus
  8. Saya jadi ikut ber refleksi... ternyata masih banyak yang belum tercapai. Boro2 tercapai, malah banyak yang harus diperbaiki hikks...

    BalasHapus
  9. perencanaan impian harus dituangkan dalam perencanaan keuangan yagn realistis. Well, semuanya harus dimulai dari goal kecil (bulanan, mingguan) dan akhirnya yearly. Untuk keuangan pastikan memenuhi target goal yang direncanakan. Bagus teori Maslow yang sederhana ,dahulukan keamanan, baru kenyamanan.

    BalasHapus
  10. Refleksi diri memang perlu ya, buat melihat pencapaian apa yang diperoleh dan apa aja nih kendalanya, biar jadi kunci melangkah selanjutnya

    BalasHapus
  11. Saya udah jarang bikin resolusi tahunan, mungkin perlu juga ya biar lebih paham goal ke depannya apa. Hidup yang Kita mau ditentukan oleh Kita sendiri memang sebagai pilihan hidup termasuk manajemen keuangan

    BalasHapus
  12. Terus jadi ingat rencana saya yang tinggal rencana. Kebanyakan ya berakhir gitu. Padahal kan harusnya rencana apapun itu, harus diusahakan untuk diwujudkan yaa. Ok. Saatnya press play nih hidup saya.

    BalasHapus
  13. Paling suka sama kalimat: atur keuangan kita berdasarkan Piramida Kebutuhan Maslow. Dahulukan keamanan dibandingkan kenyamanan. ❤️

    BalasHapus
  14. Mantep banget dong long term goalsnya FWD. Tips keuangannya juga mau aku terapin, ah.

    BalasHapus
  15. Salut banget dengan kemampuan manejemen keuangan yang baik ini.
    Seringkali banyak pengeluaran tak terduga yang bisa jadi nantinya diambilkan dari pos-pos keuangan yang tidak semestinya. Hiiks~

    BalasHapus
  16. Duh baca pengantarnya langsung kesentil nih, resolusi yang sama dari tahun ke tahun tapi belum kesampaian juga.
    Emang butuh manajeman keuangan yang bagus nih, biar bisa segera press play dan rencana bisa terwujud

    BalasHapus
  17. Akh resolusi di usia aku sekarang, jarang aku tulis kak, tapi simpan di kepala ha ha ha...ikut asuransi alhamdillah udah, kadang yg masih sulit adalah bagaimana bisa mengatur keuangan tuk kebutuhan & keinginan

    BalasHapus
  18. Wah leren banget nih, apalagi dah mo akhir tahun. Jujur saya belum punya resolusi apa pun

    BalasHapus
  19. Mimpi memang harus dikejar, karena hidup tak cukup hanya sekedar rencana. Salah satu hal vital yang sering jadi kendala adalah masalah finansial. Disinilah diperlukan kemampuan dalam manajemen keuangan. Beruntung ada FWD Bebas Berbagi yang benar-benar membagikan ilmu yang memotivasi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena kalau hanya sekadar rencana aja jadinya bunga tidur yang hanya selewat aja ya kak

      Hapus
  20. Produk yang keren. Pandemi lalu mengajarkan kita untuk lebih bisa setting goal kita ya. Biar hidup gak pause kayak kemaren, hampir 2 tahun gitu. Kepengen deh aku bisa pree play dan setting goals dengan baik. Biar bisa sampai di titik financial freedom. :D

    BalasHapus
  21. Saya awalnya tiap tahun ikin resolusi, Mbak. Hanya bagi saya, justru ada beban walau sedikit hahaha. Jadi sekarang tiap tahun saya berdoa saja, agar terus sehat, biar bisa melakukan aktivitas. Dan seperti uraian di atas, dengan memilih hal menyenangkan, saya lebih enjoy. Tanpa resolusi, saya malah bisa mendapat beberapa target yang sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya hehehe.

    BalasHapus
  22. hihi gak kerasa sih setahun itu, apalagi kalau punya resolusi tahunan, hmm.. jadi gak nyantuy ya hidup hihi.. meski perlu tapi emang lebih baik disesuaikan dengan kemampuan :)

    BalasHapus
  23. Dulu aq smpt stres menciptakan hidup yang aku mau. Begitu belum kesampaikan otomatis jadi sedih berlarut2. Alhamdulillah berbuah manis dengan sabar

    BalasHapus
  24. Resolusi dari tahun ke tahun membuat saya belajar bagaimana memproyeksikan resolusi baru. Saya juga setuju kalau ternyata goals itu nggak boleh muluk-muluk atau terlalu luas. Harus di break down jadi kecil-kecil biar mudah meraihnya.

    BalasHapus
  25. Manajemen keuangan memang penting. Sudah merasakan babak belurnya dulu bersama (mantan) suami yang orang keuangan. Tahu teori belum tentu bisa praktik. Hehehe.... Jadi aku mah teori secukupnya, lalu bismillah jalan sambil terus belajar.

    BalasHapus
  26. Memang penting banget mengatur keuangan, supaya keinginan kita terwujud. Makasih tipsnya ya Mbak, sangat bermanfaat nih.

    BalasHapus
  27. nah saya sama tuh gak berekspektasi kalo bikin plan tahunan... yaaa tercapai 50% udah bagus... gak mau terlalu terbeban, cuman emang jadi evaluasi buat bikin plan lagi terutama soal keuangan

    BalasHapus
  28. Dulu punya mimpi setelah rumah sekarang lunas di jual pindah ke lokasi yg lebih dekat kantor suami, eeeh setelah lama lunas lihat harga rumah ngeri dan mesti cicilan lagi. Akhirnya memutuskan sudahlah jalani hidup dengan menjelajah bumi Allah yg lain saja drpd hidup mikir cicilanšŸ¤­. Semoga bisa keliling dunia, anak2 kuliah di luar negeri amiin amiin amin

    BalasHapus
  29. Suka sedih kalau baca tentang mendefinisikan diri / hidup yang kita inginkan. Karena di masa itu sangat sulit untuk bisa jadi diri sendiri. Sekarang Alhamdulilah perlahan mulai menemukan apa yang diinginkan. Tapi masih merasa ada penyesalan kenapa ga dari dulu. Tapi ya, kembali lagi, namanya perjalanan hidup, kadang tidak semulus itu menemukan fitrah kita :)

    BalasHapus
  30. Saya tu ga kapok kapooook bikin resolusi tahunan - tengah tahunan sampe jangka puanjaaaang hahahaha

    hidup ini indah, merencanakan kehidupan itu sendiri aja, bikin senyum terkembang :)

    BalasHapus
  31. wah sangat lengkap informasi yang diberikan, infomasi tips mengatur keuangan menjadi sorotanku.

    BalasHapus
  32. Masya Allah rezeki banget dapat ilmu di event ini Mbaak. Apalagi narasumbernya Life Purpose Coach, kita diajak menelaah ke dalam lewat refleksi dan membuat goal.

    BalasHapus
  33. Sepertinya saya harus mulai bikin goals daily, weekly, monthly dan dream life nih biar makin semangat mengelola finansial

    BalasHapus
  34. Salahsatu hal yg masih jadi PR banget untuk memanage keuangan khususnya cashflow nih mbak
    Seringnya seperti air mengalir
    Tapi kebiasaan utk bikin wishlist Tahunan tetap berjalan hingga skarang sih mbak
    Senang ya bisa ikut event FWD inj

    BalasHapus
  35. Saya termasuk yang tiap tahun bikin resolusi mbak. Meski sedikit goal yang berhasil tapi sebagian beneran diluar expectasi Saya kadang terkejut waw bisa juga berhasil ternyata

    BalasHapus
  36. Resolusi terutama resolusi keuangan itu penting bgt utk dirancang. Jadi lebih semangat utk capai tujuan atau cita2 karena punya resolusi yg jelas

    BalasHapus
  37. Tulisan ini sangat memotivasi saya untuk bisa menjalani hidup seperti yang saya mau, lebih bebas berekspresi dan berkarya. Harus mulai membuat resolusi nih untuk ke depannya dan pastinya juga harus memanage keuangan dengan baik.

    BalasHapus
  38. Memang ya kalau urusan finansial harus direncanakan secara seksama dan cermat. Lebih bagus lagi kalau ada yang memandu dan ada wadahnya seperti FWD Press Play

    BalasHapus
  39. keuangan yang teratur membuat kita lebih tenang menjalani hidup yaa

    BalasHapus
  40. Menarik ketika membahas persoalan 'aman' dan 'nyaman'. Bagi sebagian orang membeli mobil mungkin lebih utama daripada asuransi jiwanya. Tapi memang setiap orang punya preferensi sendiri-sendiri mana hal yang menjadi prioritas lebih dahulu.

    BalasHapus
  41. Resolusi tinggal resolusi. Huhuhu. Noted kak tipsnya ok banget nih buat dipraktekkan utk mencapai mimpi atau goals

    BalasHapus
  42. Kalau ngomongin keuangan selalu menarik, apalagi kalau bahas tujuan keuangan itu penting, supaya keuangan lebih terarah juga. Bisa mewujudkan tujuan dengan lebih fokus

    BalasHapus
  43. Saya jarang bikin resolusi tahunan. Tetapi, tetap punya mimpi yang ingin diwujudkan. Memang ada hubungannya juga dengan mengelola keuangan bila ingin terwujud.

    BalasHapus
  44. Suka sama statement " penuhi sebuah kenyamanan ketika sudah aman". Jadi sesuatu yg aman itu emang perlu direncanakan yaa

    BalasHapus
  45. Setuju banget urusan mencatat pengeluaran bulanan ini. Tapi suka bocor dan lupa. Huhuhu

    BalasHapus
  46. FWD Press play selain menjadi inspirasi bisa menjadi motivasi untuk bisa menjadi lebih terencana dalam hal keuangan. Acara yang sangat cocok bagi semua kalangan, utamanya yang sudah berkeluarga

    BalasHapus
  47. Alokasi pendapatan yang dipaparkan ini menarik nih. Perlu alokasi persentase seperti itu kayaknya ya.

    BalasHapus
  48. Nama acaranya unik: Press Play .. isinya juga menimbulkan insight, yang baca saja jadi ikut bersemangat. Pastinya banyak nih yang termotivasi seusai acara.

    BalasHapus
  49. Setelah kuhitung-hitung, sepertinya pengeluaran gaya hidup aku lebih dari 10% nih. Harus segera bebenah keuangan keluarga agar bisa mencapai tujuan finansial dan biar bisa melindungi keluarga dengan asuransi FWD

    BalasHapus
  50. Sekarang saya sangat patuh dengan skema dalam pengaturan keuangan. Seperti membuat tujuan keuangan jangka pendek, menengah, maupun panjang. Lalu membuat skala prioritas, mana dulu yang ingin diraih. Alhamdulillah sedikit demi sedikit bisa menyesuaikan dengan penghasilan

    BalasHapus
  51. Punya tujuan finansial yang jelas dan terukur akan sangat membantu dalam pengaturan keuangan. Skala prioritas juga penting ya, biar ga cepat tergiur dengan berbagai tawaran yang bukan kebutuhan

    BalasHapus
  52. Resolusi keuangan itu penting banget agar kita bisa mengetahui cash flow keuangan kita dan penggunaan uang kita

    BalasHapus
  53. Mimpi tanpa usaha juga sama aja bohong ya, Mbak. Emmm kalau ngomongin soal mimpi, masih sama sih dengan resolusi tahun sebelumnya, karena memang belum tercapai *duh.

    Masih refleksi juga kira-kira apa yang kurang di tahun kemarin, harus bisa kuperbaiki ditahun ini *semoga

    BalasHapus
  54. Banyak sekali goals masa depan yang berkaitan dengan finansial ini.
    Dan bersama FWD Press Play, perlahan mendekati tujuan keuangan tuh rasanya happy yaa..

    BalasHapus
  55. Menarik banget nih ilmu manajemen keuangannya. Benar-benar harus hati-hati supaya ga kebablasan membelanjakan uang kita

    BalasHapus
  56. Ini hal penting yang perlu kita catat. Benar-benar penting sekali. Kalau kita sudah bisa membuat rencana yang baik, jangan lupa didukung dengan manajemen keuangan yang baik pula.

    BalasHapus
  57. manajemen keuangan itu harus bgt nih, biar ga boncos dan hari tua aman. tabungan dan asuransi itu penting

    BalasHapus
  58. wah keren mbak sudah lahir satu buku lagi. memang penting banget ya kita melakukan refleksi dan perencanaan terkait goal dalam hidup ini agar kita bisa lebih terarah dalam menjalani hidup

    BalasHapus
  59. Ini beneran menghujam: Ingat, piramida kebutuhan Maslow, dahulukan keamanan terlebih dahulu, raih kenyamanan kemudian. Duh, reminder ini pesannya FWD Press Play

    BalasHapus
  60. Manajemen keuangan ini masih PR besar banget buat aku mba. Padahal skill ini sangat dibutuhkan di era digital. Berkat tulisan ini jadi semangat belajar manajemen keuangan lagi

    BalasHapus
  61. menarik banget, peer besar buat aku pun ada di manajemen keuangan..ahahha..

    BalasHapus
  62. manajemen keuangan ini penting banget buat saya, walaupun belum sempurna, saya mulai praktekan bertahap paling tidak setiap tahun ada perubahan dan pencapaian

    BalasHapus
  63. Seringkali kita mengukur diri bukan berdasarkan fakta yaa..
    Sehingga belum apa-apa uda pesimis duluan.
    Semoga dengan FWD Press Play, kita bisa kembali menata impian masa depan dan mewujudkannya.

    BalasHapus