Halo, teman DeeStories!
Siapa nih yang sudah siap menikmati long weekend? Luar biasa ya bulan Mei ini, banyak banget hari libur.
Biasanya kalau libur panjang datang, yang terlintas di kepala pasti rebahan, staycation, atau maraton drama Korea. Tapi buat saya yang sehari-hari berkutat dengan dunia blogging dan SEO, long weekend justru sering jadi waktu terbaik untuk “bersih-bersih” website.
Kenapa?
Karena saat website jarang disentuh, performanya bisa pelan-pelan turun. Artikel lama mulai tenggelam, loading makin berat, bahkan traffic bisa stagnan tanpa kita sadari.
Padahal, sering kali website tidak butuh perubahan besar. Kadang hanya perlu sedikit optimasi kecil yang konsisten. Nah, kalau kamu punya blog atau website bisnis, berikut 5 hal yang bisa kamu optimasi saat long weekend supaya website tetap sehat dan lebih ramah Google.
1. Update Artikel Lama
Jangan cuma fokus bikin artikel baru terus-menerus. Kadang, “harta karun” justru ada di artikel lama.
Saya sendiri sering menemukan artikel lama yang sebenarnya potensial, tapi kurang update. Setelah diperbaiki sedikit, traffic-nya malah naik lagi.
Yang bisa kamu lakukan misalnya:
menambahkan informasi terbaru
mengganti data yang sudah outdated
memperbaiki struktur heading
menambahkan keyword relevan
menyisipkan internal link baru
Google cenderung menyukai konten yang fresh dan relevan. Jadi, jangan biarkan artikel lama “berdebu” begitu saja.
Kalau bingung mulai dari mana, cek artikel yang dulu pernah ramai pengunjung tapi sekarang mulai sepi. Biasanya itu punya potensi besar untuk dioptimasi ulang.
2. Tambah Internal Link
Dulu saya sering menganggap internal link itu sepele. Ternyata efeknya lumayan besar untuk SEO.
Internal link membantu Google memahami struktur website kita. Selain itu, pembaca juga jadi lebih nyaman menjelajahi artikel lain.
Misalnya, saat menulis artikel tentang SEO, kamu bisa menyisipkan link ke artikel lain seperti:
keyword research
cara menulis artikel SEO friendly
optimasi judul blog
cara meningkatkan traffic website
Semakin rapi struktur internal link, semakin mudah Google memahami topik website kita.
Bonusnya?
Pengunjung bisa lebih lama berada di website.
Dan itu jadi sinyal bagus untuk SEO.
Baca Juga : Panduan Lengkap Menjadi Content Writer dari Nol di Tahun 2026
3. Perbaiki Judul SEO
Kadang masalah artikel bukan ada di isi tulisannya. Tapi… judulnya kurang menarik.
Coba bandingkan:
❌ Ide Bisnis
✔ Ide Bisnis F&B untuk Pemula
Kelihatannya sederhana, ya? Tapi dampaknya bisa besar banget.
Judul SEO yang baik biasanya:
mengandung keyword
jelas dan spesifik
menarik untuk diklik
tidak terlalu panjang
Karena di Google, judul adalah “kesan pertama”.
Kalau judul terlalu umum, orang biasanya malas klik. Tapi kalau judulnya spesifik dan sesuai kebutuhan mereka, peluang CTR (Click Through Rate) jadi lebih tinggi.
Makanya, long weekend bisa jadi waktu yang pas untuk cek ulang judul-judul artikel lama kamu.
4. Compress Gambar
Sebagai blogger, saya paham banget godaan upload gambar ukuran besar demi kualitas bagus.
Tapi sayangnya, gambar yang terlalu besar bisa bikin website lemot.
Padahal kecepatan website itu penting banget untuk SEO dan kenyamanan pengunjung. Menurut banyak praktisi SEO, website lambat bisa meningkatkan bounce rate karena pengunjung keburu pergi sebelum halaman selesai terbuka.
Makanya sebelum upload gambar, biasakan untuk compress dulu ukurannya.
Sekarang sudah banyak tools gratis yang bisa membantu memperkecil ukuran gambar tanpa mengurangi kualitas secara signifikan.
Website yang lebih ringan biasanya:
✔ loading lebih cepat
✔ lebih nyaman dibuka
✔ lebih disukai pengunjung
✔ lebih SEO friendly
Baca Juga : Visual Search untuk SEO: Bagaimana Pengaruhnya ke Strategi Digital Marketing
5. Riset Keyword Baru
Nah, ini bagian favorit saya.
SEO itu sebenarnya bukan sekadar soal menulis. Tapi memahami apa yang sedang dicari orang di Google.
Kadang kita merasa topik tertentu menarik. Tapi ternyata tidak ada yang mencarinya.
Makanya keyword research penting banget.
Dari riset keyword, kita bisa menemukan:
ide artikel baru
keyword low competition
topik evergreen
kebutuhan audiens
Bahkan banyak blogger profesional juga menganggap keyword research sebagai salah satu pondasi penting dalam blogging.
Saya pribadi suka mencari keyword yang spesifik dan dekat dengan kebutuhan sehari-hari pembaca. Karena biasanya keyword seperti itu lebih mudah bersaing di Google dibanding keyword yang terlalu umum.
Long Weekend Boleh Santai, Tapi Website Jangan Dibiarkan Mati
Kadang kita berpikir optimasi website itu harus ribet dan besar-besaran. Padahal tidak selalu begitu.
Sedikit perbaikan kecil yang dilakukan konsisten justru bisa memberi dampak besar dalam jangka panjang.
Long weekend ini, coba deh pilih satu atau dua hal dulu untuk dioptimasi. Tidak perlu langsung semuanya sekaligus.
Baca Juga : Freelancing untuk Pemula: Panduan Lengkap & Terbaru Memulai dari Nol
Karena website yang terawat bukan cuma lebih enak dilihat, tapi juga punya peluang lebih besar ditemukan di Google.
Kalau kamu sendiri, long weekend ini mau mulai optimasi dari bagian mana dulu?
FAQ
Apakah artikel lama masih bisa naik traffic lagi?
Bisa banget. Selama topiknya masih relevan, artikel lama tetap punya peluang naik traffic setelah di-update dan dioptimasi ulang.
Seberapa penting internal link untuk SEO?
Internal link membantu Google memahami struktur website dan membuat pengunjung lebih lama membaca artikel lain di blog kita.
Apakah ukuran gambar memengaruhi SEO?
Iya. Gambar yang terlalu besar bisa memperlambat loading website dan memengaruhi pengalaman pengguna.
Kapan waktu terbaik melakukan optimasi website?
Sebenarnya kapan saja bisa. Tapi long weekend sering jadi waktu ideal karena kita punya waktu lebih santai untuk mengecek website secara menyeluruh.
Apakah keyword research wajib untuk blogger?
Kalau ingin artikel lebih mudah ditemukan di Google, keyword research sangat membantu untuk memahami apa yang dicari audiens.
Wah makasih banget nih tulisannya berguna sekali, walaupun ngeblog tanpa ekspektasi tinggi tapi kadang-kadang suka iseng riset juga mengukur seberapa dalam pencarian website saya, dan hasilnya masih jauh banget, saya akan coba tips yang ada diatas semoga semakin baik kedepannya.
BalasHapusDapet ilmu baru lagi nie...makasih mbaa aku noted deh..nanti kalo pas longgar daripada leha2 akan aku pake buat bersih dan cek artikel2 lama biar bisa kembali naiik...jujur dl aku sempat ceh2 artikel lama trus terhenti karena sok sibu hehe...baca ini serasa diingatkan lagi buat beresin kerjaan yg dulu ditinggal ;)
BalasHapusIya nih Mba, bulan Mei banyak long weekend dan blogger emang kudu aktif serta manfaatkan momen buat update artikel. Nah, salah satu yang belum aku lakoni adalah update artikel lama. Mestinya aku rajin benerin nih, kadang beberapa info udah terasa basi atau lainnya.
BalasHapusKeempat cara lainnya pun, mesti di optimalkan lagi. Thank you, bermanfaat artikelnya.
Wah banyak long weeeknd ya. Sayangnya saya mah ga relate, soalnya libur cuma tanggal merah doang. Trus hari libur pun seringkali masih suka ngambil job-job event, hihihi
BalasHapusTapi kalo optimasi web, itu aku masih sering dan akan lakuin si. Salah satu yang mau aku rapihin tuh gambar-gambar ya. Karena dulu masih sering pake JPEG yang notabene agak besar dan berat, sekarang mau aku convert ke WEBP yang lebih ringan dan hemat resource.
Trus kalau struktur tulisan lama, ini jujur butuh effort lebih si. Kadang kalo lagi males, beneran mager banget buat ngecekin lagi satu-satu, hihihi
Laporan ahrefsku bejibun nih kak. Mulai dari judul seo yg kepanjangan, ga ada meta desc, gambar tanpa nama, ukuran gambar terlalu besar, belum diubah ke webp biar cepat terakses, artikel lama yg jumlahnya blm memenuhi standar, dan lain sebagainya nih.
BalasHapusWah PRku buat benerin SEO onsite dan offsite mkn banyak nih. Smg ntr trafficku jg meningkat biar job ngeblog mkn bejibun lagi kyk dulu. Hehe.
Waah banyak PR niih saya mba kalau bicara tentang optimasi SEO website ini, terutama untuk menyisir website-website lama agar bisa fres kembali sehingga bisa menaikkan trafiknya kembali. Makasih mbak saran-sarannya, keknya ada beberapa artikel saya juga yang belum disisipkan backlink internal link dan gambar yang perlu dikompres file size nya.
BalasHapusTerserang beberapa tips ini pernah saya lakukan dan memang harus konsisten melakukannya supaya SEO kita semakin bagus dan juga meningka. akan tetapi Entah kenapa Akhir-akhir ini saya sangat mager melakukannya. sehingga jarang dilakukan walaupun sebenarnya hal itu cukup sederhana dan bisa dilakukan. memang butuh niat yang kuat ya mbak
BalasHapusNah iya untuk update artikel lama ini, lagi nggak daku lakukan.
BalasHapusPadahal bagus juga sih untuk menyegarkan halaman jadi lebih update dan biar si mbah gugel tambah sayang ya
Tips yang menarik nih buat optimasi SEO website supaya semakin melejit soalnya sekarang banyak yg turun ya peringkat website tuh ampe bingung aku
BalasHapusAduh, jadi malu saya nih, Mbak. Saya kalau long wiken begini, penginnya jalan-jalan hahaha. Makanya saya ga pernah optimasi blog, dan mungkin lama-lama lemot, ya.
BalasHapusPadahal optimasi blog ya ga usah ribet-ribet ya. Seperti ubek-ubek artikel lama, optimasi lagi, ganti judulnya lebih menarik, masuk internal link, dan yang paling penting kata kunci. Insya Allah mau rajin lagi urus blog, Mbak. Apalagi mau dekat bayar domain sedangkan pemasukan blog sudah tak banyak hehehe.
Wah menarik nih. Aku nggak kepikiran melakukan itu. Padahal banyak internal link yang bisa disipkan di artikel lama.
BalasHapusSoal ukuran gambar juga nggak kepikiran. Mikirnya makin gede resolusi makin jelas gambar teelihat. Udah gitu aja hahaha...
Kayanya ke depan bisa aku lakukan hal-hal di atas biar blogku lebih optimal.
Ini pernah kepikiran dan sempat aku lakuin juga mba. Perbaiki tulisan lama, tapi apa daya, cuma bertahan 3 harian, trus Ampe skr penyakit M nya belum sembuh2 🤣🤣🤣. Jadi terbengkalai lagiiii. Padahal memang penting ya, update tulisan lama biar traffic nya bisa naik
BalasHapusWiken aku tetep kuliah.. ga ada kata libur.
BalasHapusTapi untuk merawat website ini penting banget. Soalnya memang lebih bagus mengoptimalkan artikel yang uda ke index sama google daripada bikin artikel yang banyak tapiii kurang powerful.
Sekarang mainannya AI euuii..
Meski saingan mesin yang begitu kompetitif, justru di situ jugalah letak kabar gembiranya yaa.. bisa jadi artikel kita yang evergreen malah jadi sumber rujukan karena dirawatnya dan selalu diperbarui dengan kondisi terkini.
Ini adalah yang kulakukan beberapa bulan terakhir, mbak. Banyak banget artikel yang akhirnya kuedit lagi, kuganti judulnya dan sebagainya. Dan dari sini aku jadi tahu ada beberapa broken link karena ternyata yang punya website sudah nggak memperpanjang domainnya lagi terutama untuk beberapa sponsored post
BalasHapusAduh aduh ini PR bener yaaa. Rasanya kek nggak akan pernah selesai haha. Aku kapan hari juga kepikiran buat update tulisan2 lawas. Tapi keknya aku mau bikin tulisan baru tema lama dan mungkin aku akan kasi backlink ke tulisan yang udah ada sebelumnya. Soalnya jujur buat nge-track tulisan tu butuh effort dan waktu yang aku sekarang nggak punya haha.
BalasHapusTapi gimanapun thank you sama reminder dan tipsnya yaa.
Masya Allah, terima kasih sudah berbagi ilmu yang keren ini, daging semua lagi. Dan sepertinya saya harus mulai mempraktikkan tips ini supaya tulisan lama tidak jadi sarang laba-laba, meskipun sepertinya memang perlu effort lebih untuk rewrite.
BalasHapusYashhh ada ilmu baru.
BalasHapusmakasi sharing nya
bisa banget dipraktekin
mumpung long weekend
Wuaah ini aku baca tulisan ini saat masa Long Weekend. Tapi buatku hanya sebuah katanya, karena walau tidak masuk kantor, tetep aja tugas jalan terus walau memang ritmenya lebih melambat.
BalasHapusSoal merawat blog, oh yaa banget. Penting sekali apalagi saat waktu lebih banyak. Aku menyoroti soal SEO, nah ini yang terus menerus perlu di update karena semuanya makin banyak perubahan dan butuh memaksimalkannya.
ahh iya ini bener, setuju. harusnya bisa dibenahin tulisan2 di blog ya, rapi2 tulisan ^^ maintenance blog, hehe.. ga hanya update core aja, tulisan2 pun diupdate.
BalasHapusBener banget nih, update artikel lama. Sambil cek-cek yang external link juga sih. Seringnya artikel ngejob, ternyata web-nya udah mati, atau malah jadi judol. Huf...kesel deh.
BalasHapus