Senin, 15 Mei 2017

My Family My Team (Tips Parenting Ala Gen Halilintar)



Siapa tak kenal Gen Halilintar? Keluarga besar yang terdiri dari dua orangtua dan sebelas anaknya. Keluarga yang mengatur rumahnya layaknya sebuah hotel. Dimana setiap anggota keluarga memiliki tanggungjawab masing-masing. Mulai dari laundry, chef sampai IT maintenance. Gen Halilintar sukses menggemparkan Indonesia hingga merambah ke seluruh dunia melalui media cetak, televisi, radio dan social media. Mereka layaknya selebriti, banyak diundang ke berbagai acara. Sukses membuat banyak orang penasaran. Bagaimana caranya membesarkan dan mendidik anak sebanyak itu di era modern dewasa ini.
Pada hari Minggu 17 Mei 2017, Institut Ibu Profesional Surabaya berkesempatan menghadirkan keluarga hebat tersebut. Acara yang digelar di Gedung PWNU Surabaya ini merupakan serangkaian acara wisuda matrikulasi Institut Ibu Profesional Surabaya batch 2 dan 3. Awalnya yang berencana hadir hanya Ibu Geni dan dua orang anaknya. Namun ketika hari H, panitia diberi kejutan yang luar biasa. Gen Halilintar datang semuanya. Dua orangtua dan sebelas anaknya hadir lengkap mengejutkan semua undangan.


Dalam acara ini Ayah Halilintar dan Ibu Geni membagi tips parenting ala Gen Halilintar. Pertama, bila orangtua ingin memiliki anak yang mandiri, maka orangtua harus melatihnya sedari kecil. Terima kesempurnaan dan menjadi raja tega dalam prosesnya. Misalnya, biarkan anak mencuci bajunya sendiri. Walaupun hasilnya belum terlalu besih, tetap apresiasi mereka.
Kedua, ijinkan anak mencoba hal yang baru, sehingga timbul rasa percaya diri dalam diri anak untuk menguasai hal yang baru. ketiga, jangan larang anak tapi justru rangsang keingintahuan mereka.
Keempat, jangan patahkan keinginan anak meskipun kita tidak mengabulkan keinginan tersebut. Misalnya, ketika anak meminta sesuatu yang belum mereka butuhkan. Berikan penjelasan dan penuhi ketika mereka benar-benar membutuhkannya.
Selain mendengar tips parenting ala Gen Halilintar, peserta yang hadir juga berkesempatan melemparkan pertanyaan. Peserta penasaran, apakah dalam mendidik 11 anak dibantu oleh ART (asisten rumah tangga). Jawabannya sungguh mengejutkan, sejak awal menikah hingga sekarang mereka tidak dibantu ART. Kucinya adalah membuat anak mandiri dan membiarkan anak memiliki peran dalam keluarga sesuai minatnya. Misalnya, Sohwa Halilintar memiliki minat di bidang fashion maka di rumah ia bertanggungjawab sebagai laundry keeper dirumah.
Keluarga ini juga membagi tips keharmonisan rumah tangga yang tahun ini memasuki usia perak. Kunci keharmonisan rumah tangga adalah letakkan standar tertinggi pada pasangan kita. Bahwa perempuan paling cantik adalah istri kita begitu juga sebaliknya. Di akhir acara ditutup dengan performance Gen Halilitar yang menyanyikan tiga buah lagu.

Ditulis Oleh :
Dian Kusumawardani, S.Sos
Koordinator Online Institut Ibu Profesional Surabaya

Keliling Jakarta Dua Hari, Tidak Cukup !!

Jakarta, kota yang cukup berarti buat saya. Merantau selama 1,5 tahun cukup membuat saya jatuh cinta dan merindu. Makanya se...