SCRIPT ANTI M1 BL Enam Kuliner Khas Kampung Halaman - Dee Stories

Enam Kuliner Khas Kampung Halaman





Halo, apa kabarnya? Sudah masuk kerja ya. Sebelumnya saya ucapkan selamat lebaran ya. Mohon maaf lahir dan Enam Kuliner Khas Kampung Halaman


Halo, apa kabarnya? Sudah masuk kerja ya. Sebelumnya saya ucapkan selamat lebaran ya. Mohon maaf lahir dan batin. 


Bagaimana mudiknya? Pasti senang ya. Bisa berkumpul dengan semua sanak keluarga. Mengenang kembali masa kecil di kampung halaman. Atau mengobati kerinduan akan lezatnya kuliner di kampung halaman. 


Seperti saya, meski hanya sehari mudik ke Bojonegoro sudah puas mencicipi kuliner khasnya. Setidaknya saya sudah bisa mencicipi enam kuliner khas Bojonegoro.


1. Asem - Asem Daging





Yes, kuliner yang satu ini memang nggak pernah absen saat lebaran di kampung halaman. Pada acara sikaturahmi keluarga besar, selalu ada asem-asem daging. Asem-asem daging Bojonegoro ini berbeda dengan asem-asem daging lainnya. Bedanya, di asem-asem ini ada daun kedondong yang membuat rasa asem-asem lebih lezat. 


2. Kare Ayam






Kalau lebaran identik dengan opor ayam, berbeda dengan hidangan lebaran keluarga kami. Saat lebaran kami membuat kare ayam. Ayamnya hasil ternak sendiri. Menggunakan ayam kampung yanv sudah di bakar terlebih dahulu sebelum di masak kare. Jangan tanya rasanya, pastinya bikin makan terus nggak mau berhenti. Hehehe.


3. Tape Ketan






Saat acara silaturahmi pasti ada tape ketan. Tape ketan menjadi kudapan wajib saat silaturahmi. Campuran tape dan ketan yang dibungkus dengan daun pisang, sangat enak untuk dijadikan camilan lebaran. Ketan yang digunakan biasanya adalah ketan hitam.


4. Nasi Sambelan





Menghirup udara pagi pedesaan akan semakin nikmat dengan menyantap nasi sambelan. Menu ini memang terlihat sangat sederhana. Hanya ada nasi, sambel, ayam dan tempe goreng. Tapi rasanya luar biasa. 


Nasi hangat yang berasal dari padi yang ditanam sendiri. Ayam kampung goreng yang berasal dari ternak sendiri. Juga tempe yang digoreng tepung atau disebut gimbal dan sambal terasinya. Perpaduan semuanya membuat sarapan sederhana ini jadi luar biasa lezatnya. 


5. Krupuk Klenteng






Sebagai pelengkap, biasanya ada krupuk klenteng. Krupuk klenteng atau krupuk bangjo ini adalah krupuk khas Bojonegoro. Kerupuk BangJo. 


Kerupuk BangJo, sebutan mudah untuk kata abang (merah) dan ijo (hijau). Nama BangJo disebut karena kerupuk ini memang berwarna merah dan hijau, selain tentu saja ada warna lain seperti kuning dan putih. Krupuk ini disebut kerupuk klenteng, karena letak pabriknya di belakang klenteng Hok Swie Bio. Tepatnya berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 132, Bojonegoro.


6. Bakso Pak Ri






Kuliner terakhir ini memang terlihat biasa saja. Apa juga istimewanya bakso. Bukankah bakso bisa dijumpai dimana saja. Tak harus saat mudik ke kampung halaman. 


Tapi entah kenapa, mudik jadi nggak afdol kalau nggak mencicipi bakso pak Ri ini. Jadi pak Ri adalah penjual bakso keliling. Sudah hampir dua dekade pak Ri selalu menyambangi rumah keluarga besar kami saat lebaran. Pak Ri sudah hafal, kalau kami semua mudik. 


Bakso ini baru bisa dinikmati saat malam hari. Pak Ri baru datang ke rumah pada pukul 10 malam. Rasanya bagaimana? Ya rasanya beda dengan bakso yang biasa didapatkan di Surabaya. Ya khas bakso pedesaan gitu. Dominan rasa tepung kanjinya daripada daging sapinya, hehe. Tapi rasanya tetap enak. Dan akan selalu dinantikaan saat mudik.


Itulah cerita kuliner khas kampung halaman kami. Apa kuliner khas kampung halamanmu?.

2 komentar