SCRIPT ANTI M1 BL KERIK JAMU, Sinergikan Literasi dan Peduli Lingkungan - Dee Stories

KERIK JAMU, Sinergikan Literasi dan Peduli Lingkungan




"Beri aku 10 pemuda, maka akan ku guncang dunia" wah nampaknya memang benar ucapan proklamator kita ini. Soekarno tahu bahwa ditangan pemuda lah perubahan itu dimulai. Seperti hari ini, saya bertemu sosok pemuda yang masih berusia 18 tahun namun sudah punya program yang sangat luar biasa.


Adalah Oliver Utomo Budiman, penggagas KERIK JAMU (tuKER plastIK  pinJAM bukU). Dengan program ini kamu bisa pinjam buku secara gratis di lima puluh gerai Alfamart yang ada di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.


Penasaran seperti apa program KERIK JAMU itu? Baca terus yaa..



KERIK JAMU (TUKER PLASTIK PINJAM BUKU)


KERIK JAMU



KERIK JAMU, hmm unik ya namanya. Awalnya saya kira ini adalah salah satu merk minuman jamu lho. Eh ternyata, saya salah besar. Malah nggak ada jamu-jamunya. KERIK JAMU (tuKER plastIK pinJam bukU) adalah program sosial yang digagas oleh Oliver Utomo Budiman atau yang biasa dipanggil Ollie.


Kendati lama bersekolah di luar negeri tak membuat Ollie, lupa pada tanah airnya. Rendahnya tingkat literasi Indonesia membuat Ollie terinspirasi membuat program ini. Nama KERIK JAMU juga terdengar sangat Indonesia, bukan?


Bersama Oliver Utomo Budiman



Sungguh sangat disayangkan, Indonesia memiliki tingkat literasi yang rendah. Berdasarkan data Programme for International Student Assessment (PISA), Indonesia berada di peringkat 64 dari 72 negara yang rutin membaca. Bahkan, menurut The World Most Literate Nation Study, Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara.


Kemudian di satu sisi Indonesia menduduki peringkat kedua di dunia sebagai negara penyumbang sampah plastik terbesar. Dua hal yang tak patut untuk dibanggakan tentunya. Maka KERIK JAMU hadir untuk mencoba mengatasi dua masalah tersebut.


KERIK JAMU resmi diluncurkan bertepatan dengan Hari Anak Nasional, pada 23 Juli 2019. KERIK JAMU bertujuan untuk meningkatkan literasi anak Indonesia. Dengan cara meminjamkan buku secara gratis. Berusaha mempermudah akses anak Indonesia terhadap buku. Dimana salah satu penyebab rendahnya literasi di Indonesia adalah terbatasnya akses pada buku.


KERIK JAMU menjadi salah satu program Yayasan Membaca untuk Dunia. Program ini menyasar ibu dan anak Indonesia untuk bisa membaca buku lebih banyak lagi secara gratis. Kenapa harus ibu dan anak? Kembali lagi ke tugas ibu, sebagai sekolah pertama bagi anaknya. Anak yang cinta buku berawal dari ibu yang gemar membacakan buku sejak dini. Anak adalah generasi penerus bangsa. Anak yang suka membaca tentu akhirnya menjadi SDM yang unggul bagi bangsa di masa depannya.


Ibu dan anak bisa meminjam satu buku gratis setiap pekannya hanya dengan menyetorkan 3 sampah plastik yang dimilikinya. KERIK JAMU bekerjasama dengan Alfamart. Ada 50 gerai Alfamart yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik yang menyediakan pojok baca KERIK JAMU.


Peminjam buku yang telah mengembalikan bukunya akan mendapatkan reward satu buah sedotan bambu. Sedangkan buat penyumbang buku bisa dapat satu buah tumbler lucu bila menyumbang 25 buku. Semua reward ini bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah plastik kedepannya.





Setiap lemari buku KERIK JAMU berisi 30-40 buku. Semuanya buku khusus anak-anak. Mulai dari buku cerita rakyat, cerita anak modern, komik hingga biografi tokoh-tokoh terkenal. Semua itu diharap bisa meningkatkan minat baca anak. Jadi saat ibu berbelanja di Alfamart, anak bisa pinjam buku di KERIK JAMU.


Profil Oliver Utomo Budiman



Oliver Utomo Budiman adalah pemuda asli Jakarta yang menggagas program KERIK JAMU ini. Saat ini Ollie duduk di bangku semester akhir Philips Academy Andover.


Oliver dan KERIK JAMU



Ollie adalah siswa yang sangat aktif. Dia terlibat dalam berbagai klub siswa di sekolahnya. Misalnya Klub Siswa tentang Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi. Juga menjabat sebagai Board Director Food Waste Utilization dan Klub Siswa Eco-Environment (organisasi yang merujuk pada produk yang berkontribusi pada kehidupan hijau atau praktik yang membanti melestarikan sumber daya seperti air dan energi).


Ollie bersama Ibunda tercinta


Kecintaan Ollie terhadap buku tidak terlepas dari sosok ibunda tercinta, Tiara D. Josodirdjo. Sejak kecil, ibundanya mengenalkan Ollie pada buku. Saya beruntung sekali bisa bercakap-cakap secara langsung. Bu Tiara ini orangnya sangat ramah. 


Bersama Ibu Tiara


Beliau bercerita kalau saat kecil selalu beli banyak buku untuk Ollie. Terutama buku-buku ensiklopedia. Di mobilnya selalu ada buku. Buku di mobil menjadi pembunuh waktu yang paling efektif saat menembus kemacetan ibu kota. Maka tak heran setiap ada waktu luang, Ollie selalu membaca. Menurut Ollie, buku mampu membuat pembacanya melihat dunia secara lebih jelas serta dapat menambah pengetahuan akan banyak hal.


Sedangkan kecintaan Ollie pada lingkungan tidak terlepas dari peran neneknya atau yang biasa dipanggil Nana. Rumah Nana Ollie sangat luas. Disana banyak sekali berbagai tumbuhan dan hewan. Tak heran bila sejak kecil Ollie juga sering terlibat dengan lingkungan hidup. Belajar habitat dan ekosistem sudah dilakukannya sejak kecil.


Literasi dan lingkungan hidup menjadi dua hal yang sangat dicintai oleh Ollie. Maka KERIK JAMU adalah program yang bisa mempertemukan keduanya. Ollie ingin gagasannya ini bermanfaat bagi banyak orang.


Mengutip salah satu tokoh favoritnya, Ki Hajar Dewantara, seorang panutan dalam dunia pendidikan  ‘Apapun yang dilakukan oleh seseorang itu, hendaknya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, bermanfaat bagi bangsanya, dan bermanfaat bagi manusia di dunia pada ummumnya. Ollie dan tim KERIK JAMU berharap langkah kecilnya dapat menginisiasi aksi-aksi serupa sehingga bisa membuat dampak yang lebih luas lagi bagi masyarakat Indonesia. Sebuah tujuan yang sangat mulia dan luar biasanya lahir dari seorang pemuda. Indonesia patut berbangga memiliki Oliver Utomo Budiman.




Cara Pinjam Buku di KERIK JAMU


KERIK JAMU di Alfamart Ciliwung



Program KERIK JAMU memilih Surabaya sebagai kota pertama peluncurannya. Surabaya dipilih karena sudah ada program penukaran sampah plastik sebelumnya. Suroboyo Bus adalah bus kota yang dimiliki kota pahlawan ini. Tiket bus ini adalah sampah plastik, khusnya botol plastik air mineral.


KERIK JAMU bekerjasama dengan Alfamart. Mengapa memilih Alfamart? Jawabannya adalah Alfamart termasuk salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh ibu dan anak. Ollie menyadari bahwa banyak anak Indonesia kurang beruntung karena terbatasnya fasilitas atau akses untuk mendapatkan bacaan yang berkualitas. Maka tercetus ide untuk menularkan virus baca buku dengan menyediakan akses ke buku di tempat yang mudah terlihat dan sering dikunjungi oleh ibu dan anak.


Selain itu, Alfamart termasuk perusahaan yang peduli lingkungan. Alfamart memiliki divisi khusus untuk mengolah sampah plastik menjadi barang yang lebih berguna, misalnya keranjang. Jadi plastik-plastik yang terkumpul di KERIK JAMU akan diolah oleh Alfamart.


Setelah acara peluncuran KERIK JAMU berakhir, saya mencoba untuk meminjam buku di KERIK JAMU. Saya menuju Alfamart Ciliwung Surabaya, yang menjadi salah satu tempat KERIK JAMU.


Lemari KERIK JAMU diletakkan di depan gerai. Warnanya yang mencolok membuat KERIK JAMU mudah dilihat oleh para pengunjung. Kemudian saya menuju kasir. Ya, kasir di Alfamart ikut mendukung program sosial ini. Kasir membantu pengunjung untuk meminjam buku di KERIK JAMU.


Pelanggan Alfamart tak perlu khawatir. Pelayanan terhadap pelanggan tak akan terganggu. Sebab KERIK JAMU sudah memberikan training kepada pegawai Alfamart untuk bisa dengan cekatan melayani peminjaman buku ini.


Cara peminjamannya pun sangat simple. Pertama, serahkan tiga buah plastik. Kedua, tunjukkan kartu identitas yang dimiliki. 

Plastik yang saya serahkan


Kemudian, petugas akan mengisi form di website. 


Petugas Alfamart meng input judul buku yang saya pinjam


Isi form juga sederhana, meliputi nama dan no handphone peminjam. Lalu menulis judul buku yang dipinjam. Lebih jelasnya bisa dilihat di video ini ya.





Bila ingin tahu Alfamart mana saja yang menyediakan pojok buku KERIK JAMU, silahkan kunjungi website KERIK JAMU ya.


Menurut saya program KERIK JAMU ini sangat bagus dan bermanfaat. Semoga masyakarakat bisa memanfaatkan program ini dengan optimal. Semoga nantinya KERIK JAMU tersebar secara merata di Indonesia. Sehinnga tingkat literasi di Indonesia akan meningkat. Selain itu juga akan mengurangi limbah sampah plastik.




43 komentar

  1. Wah.. Bagus sekali idenya "kerik jamu" ini mba. Semoga nular ke daerah lain..

    BalasHapus
  2. Pas baca judulnya di grup Facebook WB saya kira isinya soal minuman jamu, ternyata bukan ya. Program ini menarik sekali, kalau saja Indonesia punya banyak anak muda seperti Ollie ini, insyaa Allah jaya negeri ini.

    Btw, tambahan informasi, Mbak. Indonesia sekarang tercatat sebagai penghasil sampah plastik terbesar ke-2 di dunia setelah China lho. Keberadaan sampah plastik ini sungguh mengkhawatirkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya itu, smg program ini tak hanya bisa meningkatkan literasi tapi juga membantu mengurangi jumlah sampah plastik di indonesia

      Hapus
  3. Wah keren juga ya program Kerik Jamu ini, padahal saya nyangka adalah produk baru dari Buyung Upik hahaha.
    Salam kenal mbak

    BalasHapus
  4. Kereeeen... Salut banget sama Ollie di usia yang masih sangat belia, sudah brilian cara berpikirnya.
    Semoga segera ada di kota-kota lainnya.

    BalasHapus
  5. Kukira apa td kerik jamu, semacam jamu2 tradisional gitu. Ternyata jamuan membaca hahaaa... Btw sy tinggal di Gresik jg Mb. Ada di Alfamart sebelah mana ya yg menggerakkan literasi ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mbak..

      Salam kenal..


      Bisa meluncur ke web KERIK JAMU ya, biar tahu lbh jelasnya ;)

      Hapus
  6. Menginspirasi Mbak Guru :)

    Indonesia sangat membutuhkan orang2 seperti Mas Oliver Utomo terlihat sederhana tapi berdampak besar bagi kemajuan bangsa mungkin 5 atau 10 tahun ke depan baru di rasakan manfaat membaca untuk kemajuan bangsa.

    Sya juga kebetulan Pengajar dan merasakan bahwa generasi sekarang untuk minat membaca sangat kurang, butuh trobosan2 baru agar anak2 suka membaca :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah salam kenal mas guru :)


      iya, smg tingkat literasi di indonesia bisa meningkat

      Hapus
  7. Saya baru tahu loh masalah kerik jamu ini, pertama kali tahu di IG sih, baca ini jadi lebih ngeh deh.
    Benaran cinta lingkungan dan menambah kecintaan membaca di masyarakat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, sinergikan literasi dan peduli lingkungan

      Hapus
  8. Bagus banget ini idenya jadi menjaga lingkungan dan mencerdaskan anak bangsa juga ya. Semoga minimarket deket rumahku bisa pinjam buku juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus, mbak, hanya sementara baru ada di sby, gresik dan sidoarjo

      Hapus
  9. Tertarik buat mencoba ternyata di Alfa kampung saya blm ada masuk program kerik jamu inj. Semoga segera deh ya biar bisa pinjam buku yang tidak dijumpai selama ini di daerah hehehe

    BalasHapus
  10. Inovatif banget ya program Kerik Jamu ini, ga sabar nunggu buat Alfamart di daerah Sidoarjo juga, btw kalau Alfamidi juga termasuk ga ya, Dian? Batas peminjaman bukunya bisa sampai berapa lama?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya alfamart dulu..

      Seminggu per buku

      Hapus
  11. Wah, keren ya mb... Manteb idenya.. Semoga peminjam bukunya pada terti mengembalikan ya... Ini harus ninggql kartu identitas tidak?

    BalasHapus
  12. Wah salut sama mas Oliver. Masih mudabtapi kreatif. Salut juga Sama akfamart Yang mendukung program inovatif INI.

    BalasHapus
  13. Asli baru tahu bngt ini Kerik Jamu pas baca tulisan mba ini..jadi pngen tahu dimna aja adanya siapa tahu di Bekasi juga ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru di surabaya, sidoarjo dan gresik mbak..

      Smg segera merata ya

      Hapus
  14. Aku salfok kirain jamu yg di kerik. Ternyata bukan 😂 btw salut banget sama anak muda kayak Oliver yang aware sama kondisi lingkungan. Mudah2an kerik jamu sampai ke seluruh Alfamart Indonesia ya mba.

    BalasHapus
  15. Daku pikir malah kek semacam ketikan badan tapi pakai jamu, walah bagian dari buku toh. Kuy milenial banyak membaca

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ini gerakan literasi dan peduli lingkungan

      Hapus
  16. gegara katanya jg ada di sidoarjo tapi di krian, daerah tinggal saya, belum keliatan kerik jamunya, saya cari deh dimana lokasinya sesuai link yg mbak beri. ternyata adanya di waru, rumah budhe. hehe pinjem ah pas ke sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sip mbak, ditunggu cerita pengalamannya ya

      Hapus
  17. Wihh baru tau kerik jamu manfaatnya banyak banget oia di jakarta udah ada belum yah mba?

    BalasHapus
  18. Kerik Jamu ini bagus bangte mbak, selain mengajari utk mencintai lingkungan jg sekaligus utk membudayakan membaca ya. Btw program ini msh terbatas di Alfamart Ciliwing aja atau udah ada di Alfamart lain mbak?

    BalasHapus
  19. Aku suka sama nama programnya Kerik Jamu, aku pikir salah satu bagian dari massage center hahah.. setelah kubaca, program ini cerdas dan kreatif ya

    BalasHapus
  20. Baru tahu aku mba dengan program Kerik Jamu ini. Tapi di rumahku belum ada mba. Smoga ntar ada yaa :)

    BalasHapus
  21. Lucu yaa...namanya, idenya...
    Semuanya brilliat.

    Tapi dibacanya di tempat atau boleh dibawa pulang sih, Di?
    Alfamart Ciliwung, aku sek mikir, Ciliwung ki nang endi yoo...?
    Hahha...lali aku dalan-dalan nang Suroboyo.
    Koyoke alarm mesti muleh iki..

    BalasHapus
  22. Keren-keren deh program Alfamart. Beberapa waktu lalu ada pemberdayaan perempuan dengan ikut pelatihan recycle sampah, membuat kreasi bunga kertas, dll. Top!

    BalasHapus
  23. Wah ini sih keren bangeeeet kerik jamuuuu ini. Ga nyangka kalo ini merupakan movement untuk mengurangi sampah2 plastik d kita.

    BalasHapus
  24. Unik banget caranya buat ningkatin literasj di indonesia, kreatif.. dan tepat sasaran. Semoga kerik jamu hadir di seluruh Indonesia ya mba

    BalasHapus
  25. Beberapa kali pernah menemukan lemari Kerik Jamu ini di Alfamart dekat rumah. Waktu itu belum ngeh, apa ini. Setelah baca postingan ini jadi lebih tahu lebih banyak tentang Kerik Jamu. Untuk waktu peminjamannya berapa lama mba ? Apa langsung dikembalikan begitu akan meninggalkan Alfamart ?

    BalasHapus