Dee Stories

Kumpulan artikel parenting yang ditulis oleh blogger parenting Indonesia.
Suka travelling & kuliner. Konselor ASI &MPASI.

Rayuan Eksotisme Lembah Baliem Papua, Mengggugah Hasrat untuk Menyatu dengan Alam dan Budayanya



Rayuan Eksotisme Lembah Baliem Papua, Mengggugah Hasrat untuk Menyatu dengan Alam dan Budayanya - Papua, pulau di ujung timur Indonesia ini tak hanya terkenal dengan kekayaan tambangnya saja , tetapi juga pesona alamnya yang begitu indah. Papua menjadi destinasi wisata hijau yang ada di Indonesia. Banyak spot wisata hijau yang menarik di Papua, salah satu yang ingin saya kunjungi adalah Lembah Baliem. 

Lembah Baliem



Lembah Baliem adalah sebuah lembah di pegunungan Jaya Wijaya. Lembah Baliem berada dk ketinggian 1600 meter dari permukaan air laut yang dikelilingi dengan pegunungan yang indah dan alami.


Lembah Baliem memiliki panjang 72 km dan lebar 31 km. Sungai Baliem memotong lembah, mengalir ke Grand Valley hingga bermuara ke Laut Arafuru.



Papua, Destinasi Wisata Hjau
Lembah Baliem (SeputarPapua)


Lembah ini pertama kali ditemukan oleh seorang pilot Amerika saat terjadinya perang dunia dua. Saat itu, dari atas ketinggian sang pilot melihat sebuah lembah dengan pemandangan alam yang indah. Hutan sabana yang terbentang luas. Hamparan kebun ubi jalar yang tertata rapi. Tak heran bila dia menyebut kawasan ini sebagai Shangri-La. Sangri-La adalah sebutan untuk sebuah tempat khayalan yang sangat terpencil, namun memiliki panorama alam yang sangat indah.


Baca Juga : Semalam di Papuma


Saya yang sebatas melihat keindahan alam Lembah Baliem dari sebuah film, serasa tersihir. Ingin segera bisa menjejakkan kaki disana. Menikmati keindahan alamnya juga ragam budaya yang mempersona.


Pesona Alam Lembah Baliem



Layaknya sebuah surga, Lembah Baliem menyuguhkan beragam pemandangan alam yang sangat indah. Kelamaiannya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.


Memangnya apa saja sih pesona alam di Lembah Baliem?


Danau Habema



Danau Habema adalah danau tertinggi di Indonesia. Danau ini terletak 3.225 meter dari permukaan laut. Danau ini sering juga disebut danau di atas awan.


Papua, Destinasi Wisata Hijau
Danau Habema  (kumparan)


Danau ini memiliki nilai sakral bagi masyarakat Dani, penduduk asli Lembah Baliem. Danau ini menjadi sumber kesuburan dan kehidupan bagi masyarakat Lembah Baliem.


Pemandangan disekitar danau sangat indah. Mulai dari puncak gunung bersalju hingga hamparan anggrek hitam, flora khas Papua. Ditambah lagi kicauan merdu dari burung Cendrawasih, pasti akan merasa damai bila ada disini.


Pasir Putih Aikima


Pasir putih identik dengan pantai. Tetapi di Lembah Baliem terdapat hamparan pasir putih yang indah tanpa pantai! Adalah pasir putih Aikima yang juga menjadi salah satu daya tarik wisata Lembah Baliem.

Pasir putih ini seolah menjadi bukti legenda Lembah Baliem. Menurut legenda masayakata setempat, zaman dahulu kala, Lembah Baliem ini adalah sebuah danau, Danau Wio. Tetapi pada tahun 1813 terjadi gempa yang sangat dahsyat yang membut lempeng bumi bergeser dan menyebabkan petubahan geologi. Sejak itulah air di danau surut, dan berubah menjadi Lembah Baliem.





Papua, Destinasi Wisata Hjau
Pasir Putih Aikima (Indonesiakaya)



Legenda itu terlihat nyata pada bebatuan karang yang terserak di permukaan lembah. Pasir Putih Aikima ini tak hanya dikelilingi bebatuan karang yang indah, tetapi juga bukit hijau yang mengelilingi lembah.


Berkeliling ke seluruh wilayah bukit pasir putih ini akan membuat kita berdecak kagum melihat paronama indah yang tersaji. Di tempar ini kita bisa melihat lanskap Lembah Baliem yang indah.


Gua Kontitola



Saat kecil, saya sering bermain peran menjadi seorang penjelajah. Keinginan menjadi penjelajah ini akan terasa nyata saat saya bisa berkunjung ke Gua Kontitola.

Gua Kontitola ini menjadi destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Lembah Baliem. Goa kuno ini menjadi bukti kehidupan manusia pada zaman mesolitikum. Layaknya gua purba di Indonesia, pada dinding Gua Kontitola terdapat banyak lukisan.


Uniknya, salah satu lukisan di dinding Gua Kontitula ini ada yang aneh. Bentuknya menyerupai alien. Alhasil penduduk sekitar mempercayai bahwa pada zaman dahulu ada alien yang tinggal di gua ini.


Papua, Destinasi Wisata Hjau
Lukisan Alien di Dinding Gua (Boombastis)



Gua ini juga menjadi kerajaan bagi kelelawar. Semakin masuk ke dalam gua, koloni kelelawar semakin banyak. Selain kelewar, dalam gua ini juga terdapat sungai bawah tanah yang konon katanha terdapat makhluk yang belum ditemukan manusia. Wihhh, penuh misteri dan sangat memacu adrenalin pastinya saat memasuki gua ini.


Mahakarya Budaya Lembah Baliem



Sebagai seorang sosiolog, tak hanya keindahan alam Lembah Baliem saja yang mampu menyihir saya. Tetapi juga kekayaan budayanya, sungguh sayavingin sekali bisa melihat nahakarya budaya Lembah Baliem yang sangat tersohor itu.


Festival Lembah Baliem



Saya ingin, bisa menyaksikan Festival Lembah Baliem. Festival ini rutin diselengarakan sejak tahun 1989. Festival Baliem diselenggarakan setiap bulan Agustus, ini juga untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia di Lembah Baliem.


Festival ini awalnya adalah acara perang antarsuku Dani, Lani dan Yali sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan. Di festival ini kita bisa melihat perang sebagai kearifan lokal bagi masyarakat Lembah Baliem.

Papua, Destinasi Wisata Hjau
Festival Lembah Baliem (TravelKompas)



Perang menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi masyarakat Lembah Baliem. Masyarakat disana menjadikan perang sebagai jalan keluar dari sebuah permasalahan. Sebab perang pun beragam, mulai dari wilayah, harta, wanita bahkan sengketa mumi leluhur. Perang ditempuh bila permasalahan tidak bisa diselesaikan dengan cara musyawarah.


Dalam festival ini perang tidak digambarkan sebagai aksi balas dendam dan permusuhan. Melainkan dalam makna positif, Yagotak Hubuluk Matog Hanoru yang berarti Harapan Akan Hari Esok yang Harus Lebih  Baik dari Hari Ini.

Pemukiman Suku Dani



Pemukiman suku Dani yang ada di Lembah Baliem juga sangat menarik untuk dikunjungi. Suku Dani adalah penduduk asli Lembah Baliem yang masih memegang teguh tradisinya. Kehidupan suku Dani juga masih tradisional, belum banyak tersentuh modernitas.


Papua, Destinasi Wisata Hjau
Hanoi (Zona Utara)



Hanoi adalah rumah khas suku Dani. Rumah ini terbuat dari tumpukan jerami. Suku Dani masih banyak yang tidak memakai pakaian, mereka memakai koteka (penutup alat kelamin laki-laki) dan rok dari jerami bagi perempuannya.


Terdapat tradisi unik dari suku Dani. Yaitu tradisi potong jark. Tradisi ini menjadi simbol belasungkawa atas meninggalnya anggota keluarga. Tradisi ini hanya berlaku bagi perempuan yang sudah menikah.


Bakar Batu


Ubi jalar dan babi menjadi makanan pokok suku Dani. Makanan tersebut dimasak dengan cara tradisional, bakar batu. Bakar batu disebut juga Kit Oba Isoga.


Bakar Batu adalah cara memasak bersama. Kegiatan ini dilakukan secara gotong royong. Dan hal tersebut merupakan salah satu bentuk rasa syukur, ajang silaturahmi dan juga dulunya dilakukan untuk mengumpulkan prajurit untuk berperang.


Papua, Destinasi Wisata Hjau
Bakar Batu (Zona Utara)


Saya ingin sekali mencoba ubi yang dimasak dengan cara bakar batu ini. Oh ya, kalau tidak bisa makan babi, ada juga kok udang selingkuh yang dimasak dengan cara ini. Hmm, kenapa ya dibilang udang selingkuh? Karena ukurannya yang besar seperti kepiting!


Melihat Mumi



Mumi, pasti pikiran kita langsung tertuju pada Mesir ya. Hehe, mumi tak hanya di Mesir lho. Saat berkunjung ke Lembah Baliem kit bisa melihat mumi yang sudah berumur ratusan tahun.


Papua, Destinasi Wisata Hjau
Mumi di Lembah Baliem (Kumparan)



Mumi di Lembah Baliem ini adalah jasad para leluhur yang dinilai berpengaruh di masa hidupnya. Katanya sih sengaja diawetkan untuk mempertahankan kesejahteraan dan kemenangan dalam peperangan bagi para keturunannya. Selain itu juga sebagai bentuk penghormatan terhadap para leluhur. Mumi ini akan diperlihatkan sampai tujuh turunan.


Cara pembuatan mumi di Lembah Baliem ini juga unik. Mumi diasap dengan kayu bakar. Ada juga yang diletakkan diatas pohon selama satu tahun. Cuaca dingin di atas pohon membuat mumi terawetkan secara alami. Selanjutnya mumi diletakkan di dalam honai.


Lembah Baliem menjadi salah satu ekowisata yang ada di Papua. Papua itu Indonesia, terkenal dengan keindahan dan kemurnian alamnya. Sayangnya saat ini keindahan dan kemurnian alam Papua terancam. Menurut laporan EcoNusa, saat ini banyak distrik di Papua rusak, banyak hutan hilang. Tentu hal ini tidak bisa dibiarkan, sebab hutan menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Papua.


Semoga kita bisa menjadi masyarakat yang bisa menghargai alam. Menjaga alam berarti juga menjaga kelangsungan kehidupan generasi penerus di masa yang akan datang.


Adakah yang sudah pernah berkunjung ke Papua? Atau bahkan sudah menginjakkan kaki di Lembah Baliem? Ceritakan pengalaman serunnya di kolom komentar ya 😊



54 komentar

  1. Saya dulu pertama kali tahu Lembah Baliem dari Lagu Slank. Sejak itu saya tertarik untuk mencari tahu semua tentangnya. Memang Papua surga dunia, beruntung ada di Indonesia. Sekiranya ada kesempatan ke sana sungguh sebuah kesempatan langka dan sangat saya syukuri. Semoga Mba Dee juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, aku juga pernah dengar lagu slank yang itu..
      amin..

      Hapus
  2. Banyak tempat2 yang masih asing di otak ku. Soalnya selama ini yang aku tahu sebatas Raja Ampat saja wisata di Papua ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, sama mbak. Aku juga tahunya raja ampat saja. Ternyata banyak ya mbak.

      Hapus
    2. iya, rajaampat juga jadi salah satu wisata menarik di papua..
      tapi ada juga lembah baliem

      Hapus
  3. KEREN BANGEEETTT Papua ini ya Mbaaa
    Aku juga mupeng buat cuss ke sana
    Semoga ada rezeki dan kesempatan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aselik lembah ini kecenyaaaa khanmaen
      semoga segera cuss k Papua!

      Hapus
    2. amin mbak..
      pasti seru kalau bisa travelling ke papua

      Hapus
  4. Wah indah banget sih jadi ngebayangin aku. Aku belum pernah ke sana bun. Kayaknya indah banget ya di sana. Asri, ketenangan, seger dan lain-lain. Semoga papua selalu tenang ya di sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak..
      emang bagus, karena masih banyak yg alami

      Hapus
  5. MasyaAllah, banyak banget wisata indah dan mengagumkan di tanah papua ya mbak. Tahunya aku raja ampat doank padahal ternyata banyak yang lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaa yg terkenal duluan emang raja ampat, tapi lembah baliem g kalah oke

      Hapus
  6. Hidden gems banget yaa mba, view alamnya indah banget di Lembah Baliem, danaunya pantainya dan kearifan lokal suku Dani yang pastinya menarik untuk diselami :)

    BalasHapus
  7. Bagus banget, pakai banget ya Mbak!! Aku gak pernah dengar sebelumnya. Yang ngehits kan cuma raja Ampat ya. Papua salah satu pulau yang belum kukunjungi di Indonesia timur. Semoga segera bisa ke sana, amin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di papua sebenarnya banyak destinasi wisata yang menarik

      Hapus
  8. Belum, mba. Papua masih menjadi destinasi impian yang mudah-mudahan kesampaian nantinya untuk dikunjungi. Alam Papua salah satu keindahan dunia yg mudahan selalu terjaga ya.

    BalasHapus
  9. Ya ampun bagus nian
    Pantesan dulu ada perempuan bule nekad menikah dengan kepala suku Asmat
    Ya betahlah di sana

    BalasHapus
  10. Saya belum pernah. Tapi, suami saya pernah agak lamaan di sana karena urusan kerja. Pengen sih bisa ke Papua karena alamnya memang indah

    BalasHapus
  11. Indah banget pesona alam di Lembah Baliem ya, Mbak. Tapi kok saya jadi auto ngeri baca bagian terakhir yang soal mumi itu ya πŸ™ˆ

    BalasHapus
  12. indah banegt ya, indonesia kaya denagn yang seperti ini

    BalasHapus
  13. Saya pernah ke Papua mbak, tapi cuma di Jayapura sama Sorong aja, belum sampai eksplor keindahan alamnya.

    Saya tahunya lembah Baliem itu identik dengan suku dani dan tradisi bakar batunya saja, ternyata ada danau juga di sana. Danau yang sangat indah

    BalasHapus
  14. jd lembah baliem punya karang yg indah ya. waaah jd pengen liat sendiri. tp untuk ke sana mahal. sepupu saya naik pesawat per orang 5jt. hiks

    BalasHapus
  15. Belum pernah mbak. Tapi nama-nama dan cerita yang mbak Dian tulis sudah akrab di telinga eh, di mata ya? Hehe rasanya pengen banget sampai di sana dan melihat sendiri kekayaan alam Papua. Supaya lebih cinta Indonesia

    BalasHapus
  16. Belum pernah ke Papua saya. Lihat keindahan alamnya saya juga pengen ke sana, terutama Raja Ampat

    BalasHapus
  17. Suka salut sama Suku Dani yang berhasil mempertahankan keaslian adat istiadat hingga zaman modern seperti sekarang.

    Penasaran, kalo mereka sakit itu obatnya apa?

    Trus pakaiannya kan terbuka, gimana cara mereka bisa kebal ngga sakit digigit nyamuk DBD, malaria dan nyamuk nakal lainnya?

    BalasHapus
  18. Rasanya pingin ke Papua terlalu indah dilewatkan semua tempat wisata nya masih asli. Mereka masih belum tersentuh digital ya mba

    BalasHapus
  19. tidak hanya Raja Ampat yang menjadi waiting list kalo ke Papua ya kak, ada Lembah Baliem yang ternyata unik dan jadi memperkaya wawasan sosial budaya kita sebagai generasi penerus bangsa

    BalasHapus
  20. Saya ke anjungan Papua di TMII saja sudah terkagum-kagum apalagi kalau datang sendiri ke sana ya..Duh, mupeng berats saya ke Papua. Semoga bisa ke sana!

    BalasHapus
  21. MashaAllah pemandangan Lembah Baliem bagus bgt, sayang kalau sekarang hutannya bnyk yg hilang :(

    BalasHapus
  22. MasyaAlloh cakep.banget, aku tuh taunya Papua cuman Rajaampat mba baca ini tentang Lembah Baliem ya ampun Indonesiaku cantik banget

    BalasHapus
  23. Papua ini tepat jika dikatakan negeri para dewa, saking cantiknya pemandangan, Allah adil ya, diberiNYA kecantikan ini dengan ke-eksotikan para penduduk suku aslinya

    BalasHapus
  24. Saya juga belum kesampaian pergi ke Papua, Mbak. Semoga suatu saat bisa menikmati keindahan alam dan keramahan penduduk lokalnya ya.. :)

    BalasHapus
  25. Destinasi wisata di Papua ternyata banyak banget ya mbak, udah gitu pemandangannya indah dan unik banget. Sayangnya aku masih asing banget sama destinasi wisata disana, mungkin karena belum pernah kesana dan belum terpikir juga untuk kesana (karena harus nabung ekstra lagi, hehe). Padahal indah banget ya alamnya..

    BalasHapus
  26. tosss mba saya juga kenal lembah baliem dari lagu slank hihi ternyata kita sama-sama slankers yaaa hahahhaha seru banget bacanya lengkaapp

    BalasHapus
  27. Wiwin | pratiwanggini.net22 Maret 2020 20.59

    Keluarga suami saya tinggal di Papua sudah puluhan tahun. Bahkan almarhum ibu mertua pun dimakamkan disana. Sejujurnya saya sangat ingin ke tanah Papua, ngajak anak-anak, tapi sampai hari ini belum kesampaian :(

    BalasHapus
  28. Benar2 eksotis ya, pemandangannya. Kayak lagi ada di dunia yang berbeda. Pingin deh suatu saat bisa ke sana

    BalasHapus
  29. Salah satu impianku mengunjungi Papua. Ternyata banyak kekayaan alam yang patut dieksplorasi. Semoga tetap terjaga keasriannya

    BalasHapus
  30. Ooo ternyata di Papua juga ada mumi ya selain ditoraja, pesona Indonesia sungguh kaya akan kekayaannya benar adanyaπŸ€—πŸ€—πŸ€—

    BalasHapus
  31. Indonesia emang kaya banget! Alam dan budayanya ga ada habisnya. Pengen juga deh ngunjungin Papua... Cuma punya temen Papua aja dulu pas kuliah.

    BalasHapus
  32. Luar biasa memang pesona Indonesia ini, dari ujung ke ujung semua bisa dieksplorasi. Semoga bisa berkesempatan kesana ya mba, saya juga mau. Hehe..

    BalasHapus
  33. Indah ya lembah baliem, danaunya juga cantik. Pemgalaman yang sangat berharga bisa mengunjungi pulau-pulau lain yg ada di Indonesia.

    BalasHapus
  34. Nggak nyangka ya di Indonesia ada tempat seindah ini. Mungkin ini yang disebut dengan surga dunia :) Semoga kita diberi kesempatan untuk bisa mengunjungi tempat indah ini ya mbak. aamiin.

    BalasHapus
  35. Wah semacam membaca ensiklopedia Papua di artikel ini. Papua memang sangat Kaya. Semoga pariwisatanya bisa ditingkatkan dan hasilnya untuk kesejahteraan masyarakatnya.

    BalasHapus
  36. Wah masya Allah, wonderful Indonesia ya. Aku belum pernah ke sana, lihat ini saja sudah sangat menarik. Berharap mereka juga bisa mendapat kesejahteraan seperti kota besar lainnya.

    BalasHapus
  37. gua yg ada aliennya. mungkin dulu pernah bertemu sosok asing lalu digambar gitu ya. kan kita jg gak tau masa lalu seperti apa, jangan2 memang alien itu ada

    BalasHapus
  38. Belum pernah mba ke Papua. Tapi menarik membaca tentang Baliem. Menarik juga lembah Baliem ditemukan seorang asing, berarti sebelumnya tak ada yang tahu? Indonesia indah sekali ya

    BalasHapus
  39. Aku belum pernah ke papua Mbak, kalau ke papua aku pengen banget ke raja ampat dulu malah hehe

    BalasHapus
  40. Tulisannya sangat menarik dan membuka wawasan saya tentang Papua. Banyak sekali ya yang bisa dieksplorasi dari keindahan Papua.

    BalasHapus
  41. sy blm pernah k papua... tp lht d tv dan video d youtube mmg memiliki keindahan alam yg luar biasa

    BalasHapus
  42. keren banget ini lembah baliem papua, dari dulu wish list traveling mau bangeet kesini, belum kesampean haha, duh gemassss dan pengen traveling nunggu wabah ini segera berakhir hehe.

    BalasHapus
  43. MasyaAllah, Papua ini bagus banget ya alamnya. Sepertinya banyak banget tempat menarik yang bisa dikunjungi. Semoga ada rezekinya untuk berwisata ke Lemmbah Baliem Papua ini.

    BalasHapus
  44. Danau Habeema mengingatkanku akan Ranu Kumbolo, danau yang ada di Gunung Semeru. Berada di ketinggian juga tuh. Mungkin tidak setinggi Danau Habeema ya karena ketinggian Semeru berada di bawahnya. Luar biasa indah ya alam ciptaan Tuhan, seluas mata memandang bumi Indonesia memang tiada tandingannya.

    BalasHapus
  45. Wah indah banget ya mba nuansa alam lembah Baliem ini... Masya Allah... Indonesia memang kaya akan kultur budaya ya mba. Tempat-tempat nya pun indah banget... Semoga suatu saat bisa berkunjung kesana ya mba

    BalasHapus