Dee Stories

Kumpulan artikel parenting yang ditulis oleh blogger parenting Indonesia.
Suka travelling & kuliner. Konselor ASI &MPASI.

Mas Mas Jawa Suami Idaman, Benarkah?

 

Mas mas Jawa





Ganteng itu bonus. Mas mas Jawa itu harus!! 



Wah, timeline sosial media ramai-ramai jatuh cinta dengan mas mas Jawa. Apalagi setelah film Gadis Kretek, makin banyak penggemar mas mas Jawa. Saya pikir, hanya di dunia maya saja. Eh nyatanya, dunia nyata juga demam mas mas Jawa. 


Saya punya teman orang Sumatera, dia baru saja menikah. Dia senang sekali, akhirnya dapat mas mas Jawa. 


Lalu, beberapa waktu lalu bertemu kenalan orang Sulawesi. Anak-anak kami satu klub bela diri. Kenalan saya ini bahkan punya cerita unik tentang mas mas Jawa. 


Waktu kecil, dia melihat tetangganya bertengkar. Tetangga ini sepasang suami istri. Saat bertengkar, sang istri mengomel panjang hingga banting-banting barang. Anehnya, sang suami diam saja. Tak melakukan perlawanan sedikit pun. 


Penasaran lah kenalan saya ini. Dia pun bertanya pada orang tuanya tentang tetangga ini. Ternyata, sang suami adalah orang Jawa. 


Ini membuat kenalan saya bertekad. Dia harus menikah dengan orang Jawa. Harus dapat mas mas Jawa. 


Impian masa kecil ini pun diwujudkan. Tahun 1999, dia merantau ke Jawa. Dua tahun kemudian, akhirnya bisa menikah dengan mas mas Jawa. Impian terkabul! 


Saya tersenyum geli mendengar ceritanya. Wah, sebesar itu ya pesona mas mas Jawa. 



Mas-mas Jawa, Simbol Representasi Budaya Jawa


Munculnya demam mas-mas Jawa ini nggak bisa dilepaskan dari pengaruh sosial media. Sosial media, khususnya TikTok. Saking viralnya, demam mas-mas Jawa ini bahkan menarik perhatian peneliti dari UGM (Universitas Gadjah Mada). 


RR Balqis Alyamayadita Rahman telah mengumpulkan sejumah 25 istilah "Mas Mas Jawa" di media sosial. Balqis menganalisis sampel tersebut menggunakan pendekatan semiotika.


Menurut Balqis, istilah "Mas Mas Jawa" yang viral di media sosial TikTok memberikan representasi terhadap budaya Jawa. Penyebutan istilah mas-mas Jawa merujuk pada seorang pria yang termasuk sebagai masyarakat Jawa sehingga representasi tentang mas-mas Jawa tidak akan lepas dari kebudayan Jawa. 


Hasil riset Balqis menunjukkan bahwa istilah "Mas Mas Jawa" merepresentasikan kebudayaan Jawa melalui kepribadian lelaki Jawa. 


Kepribadian lelaki Jawa inilah yang membuat banyak perempuan klepek-klepek. Kepribadian laki-laki Jawa atau yang disebut sebagai Jawa Supremacy inilah yang membuat mas-mas  Jawa menjadi suami idaman. 


Jawa Supremacy yang Bikin Jatuh Hati


Memangnya, apa sih kepribadian laki-laki Jawa yang bikin jatuh cinta? Berikut beberapa kepribadian laki-laki Jawa yang sangat berdamage bagi perempuan. 


Kalem


Mas-mas Jawa itu kalem. Kesannya cool gitu. Bikin penasaran. Lelaki Jawa cenderung memiliki pembawaan yang tenang dalam berbagai situasi. 


Sifat kalem dari mas-mas Jawa ini membuat mereka tampak percaya diri danz punya kharisma yang kuat. 


Pekerja keras


Mas-mas Jawa itu pekerja keras. Pantang baginya untuk tidak bertanggung jawab pada pasangannya. Lelaki Jawa sangat paham tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Pantang untuk dibantu istri, apalagi soal keuangan. Harga diri. 


Baca Juga : Menikah Modal Cinta, Bisakah Langgeng?


Laki-laki yang suka bekerja keras adalah suami idaman. Dia tentu tak akan menelantarkan anak istri. 


Nrimo


Mas-mas Jawa itu nrimoan alias mudah menerima keadaan. Mas-mas Jawa akan mensyukuri setiap keadaannya. Tak membanding-bandingkan dengan keadaan orang lain. 


Sifat ini berkaitan dengan kesetiaan mereka dalam sebuah hubungan asmara. Tak akan melihat dan membandingkan karena 'nrimo’. 


Mungkin ini juga sesuai dengan pepatah Jawa : nrimo ing pandum.


Artinya adalah sebuah sikap penerimaan secara penuh terhadap berbagai kejadian pada masa lalu, masa sekarang serta segala kemungkinan yang bisa terjadi pada masa yang akan datang. Duh, mantap ya filosofinya. 


Mas Mas Jawa suami idaman



Sabar


Jangan meragukan kesabaran mas-mas Jawa! Apa yang dilihat kenalan saya itu benar adanya. Mas-mas Jawa ini terkenal sabar. Apalagi sama istri. Pantang bagi mereka untuk berdebat dengan istri. 


Kesabaran mas-mas Jawa menghadapi segala istrinya, seringkali membuat mereka di cap sebagai suami takut istri. Hmm, padahal ya memang mereka itu sabar bukan takut. 


Sopan


Siapa yang nggak luluh hatinya bila bertemu dengan lelaki sopan. Pasti luluh, kan! Mas-mas Jawa menjunjung tinggi kesopanan. Apalagi, kepada mereka yang lebih tua. 


Calon mertua pasti jatuh hati, lihat laki-laki yang sopan dan sangat menghormati orang tua. 


Ramah


Masyarakat Jawa mengenal istilah unggah-ungguh atau kesopanan dalam berinteraksi.


Unggah-ungguh ini mencakup tata cara seseorang bersikap dalam hubungan di tengah masyarakat.


Kebiasaan dalam tegur sapa dan murah senyum adalah contoh keramahaan yang ditunjukkan orang Jawa. Tak heran, jika mas-mas Jawa juga selalu bersikap ramah. 


Mas Mas Jawa Suami Idaman


Dengan berbagai sikap di atas, tak heran jika mas-mas Jawa menjadi idaman bagi banyak perempuan. Jawa Supremacy memang bikin jatuh hati. 


Baca Juga : 6 Alasan Mengapa Baek Hyun Woo dalam Drakor Queen of Tears adalah Suami Idaman


Hmm, bagaimana dengan teman deestories? Apakah berhasil mendapatkan mas-mas Jawa? Setujukah kalau mas-mas Jawa adalah suami idaman? 

24 komentar

  1. Gagal fokus ama fotonya Nicholas Saputra 🤣 ini mah idaman bener.

    Kalo masalah nrimo...iya, ayahnya Saladin gitu (dalam hal makanan) jadi gak rewel.

    BalasHapus
  2. Kalau mas Jawa-nya si NicSap mah, aku mau banget wkwkwkw
    Meski jadi pencicip semua masakannya saja hahaha

    BalasHapus
  3. Bahasannya jadi kayak de javu-nya daku nih, apakah iya jodohnya si Fenni mas-mas Jawa hehe.

    BalasHapus
  4. Kalau dengar mas mas jawa mindsetnya udah pasti mas mas yang kalem dan sabar. Kalau saya sih dapetnya mas mas 1/2 jawa

    BalasHapus
  5. Kebetulan suamiku juga mas mas Jawa wkwkwk dan suami idaman dong, yang ngertiin aku banget deh

    BalasHapus
  6. Ngomongin soal kepribadian mas-mas Jawa. Aku jadi ingat cerita temanku. Waktu itu aku kerja di Semarang dan dia di Depok. Pada suatu waktu, dia main ke Semarang. Sampai di Semarang tuh malam. Dan dia naik gojek dari stasiun ke kosan.

    Eh gojeknya tuh mas-mas Jawa kan. Kurang lebih punya kepribadian yang disebutkan tadi.

    Udah bisa nebak kan ya. Dia pun punya keinginan berjodoh dengan mas-mas Jawa. Hehehee....

    BalasHapus
  7. Eh viral ya, wah ketinggalan berita nih. Tapi bener deh, tetanggaku pun cerita. Kalau dia berasal dari Sumatra dan tidak mau punya suami dari sana juga. Maunya orang Jawa. Dan benar dapat 😁.

    Sebenarnya orang dari mana saja sama ya kan. Tergantung didikan orang tua dan pemahaman agamanya yang membedakan

    BalasHapus
  8. hhahaha, jadi inget kata2nyaa mertuanya adekku yang orang bandung katanya bersyukur banget punya mantu orang Jawa, dan emang sengaja cari mantu Jawa sih wlwkwkw

    BalasHapus
  9. Nico ini memang cocok jadi mas mas jawa hahaha. Tapi tidak semuanya laki-laki keturunan jawa seperti itu. Dan banyak juga pria dari suku lain yang sifatnya kayak Mas-mas Jawa. Nanti lihat saja... akan hits Mbak-Mbak Jawa hahaha.

    BalasHapus
  10. Kalo kata budeku kalo cari pasangan yg bisa jadi imam sih, jadi nggak harus mas mas Jawa, wkwk..

    BalasHapus
  11. Wkwkwk tekadnya kuat banget mba temennya buat dapetin mas-mas Jawa. Di suku Sunda juga terkenal mas-mas Jawa pekerja keras. Katanya nikah sama orang Jawa mah enak, pekerja keras, katanya begitu hehe.

    BalasHapus
  12. Sbg org Jawa, aku merasa terhura hehe. Gmn nggk. Semua karakternya ada di saya. Wkwkw. Sombong. Masalahnya, ga smua org Jawa kyk gt kok. Percayaa deh meski myoritas ya kyk gt. Tetap hrs ditelaah dulu bibir bobot dan bebet calon suaminya ya. Ga hrs suku Jawa sih. Smua sama aja. Tinggal kita bs pilih karakter yg sesuai dgn kita. Terlalu kalem ya ga bgs. Terlalu sabar jg ga bgs. Yg lbh baik ya sedang2 aja. Wkwkw.

    BalasHapus
  13. Kalau ada kata mas-mas Jawa memang yang terasa dan terbayang adalah leaki-laki muda, tampan, kalem, sopan ya. Beruntung ya, yang menjadi mas-mas Jawa dan yang mendapatkan mas-mas jawa.

    BalasHapus
  14. Suamiku mas-mas Jawa, tapi Jawa Timur. Kayaknya engga kalem-kalem amat menurutku, malah rada galak...wkwkwk. Jujur dan rada pelit sih kalau Mas-mas Jawa. Hihi...

    BalasHapus
  15. T-tapi, temen laki-laki ku hampir semuanya mas-mas Jawa, mereka kalo kalem badannya suka gatel-gatel, alias nggak bisa kalem sama sekali. 😭🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bhuahahaha.. numpang ketawa sikit yaah...
      Memang mas-mas Jawa ini ada yang diyamnya hanya pas bobok. Huhuhu.. pick me banget kan yaak..

      Hapus
  16. Suamiku termasuk mas mas Jawa, tapi ciri2nya enggak sama sekali kayak yang disebutkan hehee... Sebenarnya setiap orang bisa saja memiliki ciri2 sabar dan kalem, tergantung pada didikan orangtuanya. Klo ortunya tipe bras bres yang gaya bicaranya spontan dan apa adanya, anaknya juga bakalan niru kayak gitu juga kan? ;)

    BalasHapus
  17. Aku adalah mbak-mbak Jawa yang mendapat uda-uda Padang he=he-he. Tapi sebagai mbak jawa, kayanya aku kalem kalau pas tidur doang, dan pas di lingkungan baru, juga lingkungan perlu untuk jaga image. he he he. Adik aku yang mas0mas Jawa kayanya 11-12 sama aku deh.

    BalasHapus
  18. Saya orang Jogja, dapat suami orang Jogja. Ya sudah, akhirnya saya dapat mas-mas Jawa juga. Btw saya dari tadi terfokus ke Nicholas Saputra, cakep emang dia kalau pakai busanan Jawa :D

    BalasHapus
  19. Mas-mas Jawa versi aku uda beda yuniverse tuh gimanaaa, Di??
    huhuhu.. di otakku kalo disebut mas-mas Jawa, yang muncul sosoknya mas Jaemin, mas Jisung ama mas Makeu.. Kalo aa' Sunda, otakku langsung nyambung ke aa' Haechan.

    BalasHapus
  20. Orang Jawa kalau marah juga bisa nggak kelihatan marah ka, apalagi kalau ngomel-ngomelnya pakai bahasa Jawa kromo hehe.

    BalasHapus
  21. Mas mas jawa itu identik serupa sama yang diceritain di FTV kwkwkw, kebanyakan settingnya d Jogja ya memang begitu kenytaaannya sih, secara aku hidup di Jogja

    BalasHapus
  22. Hahahahahahaha, aku bagai berkaca baca tulisan ini 🤣🤣🤣🤣.

    Suamiku orang solo mba. Aku sendiri batak.

    Pas pacaran yaa, aku pernah punya niat, GA AKAN MAU punya suami batak juga 😂

    Kenapa?

    Krn aku ga mau punya suami kayak papa. Keras, ga mau toleransi, hrs ikut apa kata dia, istri adalah suri rumah selamanya, hrs ikuuut apapun kata suami 😅

    Aku lgs serem bayanginnya. Makanya selama pacaran, aku diem2 cari tahu nih cowo batak atau bukan. Kalo batak lgs coret 🤣. Cukuplah aku yg batak hahahahaha.

    Makanya pas tamat kuliah, aku lgs ke Jakarta. Alhamdulillah dptnya pak suami yg orang solo. Sabarnya kebangetan, memang pekerja keras sampai bisa di posisi sekarang 😄. Yg terpenting, dia paham banget passionku terhadap traveling. Dan dia tipe yg mengizinkan aku pergi traveling dengan teman yg udah terpercaya kalo memang saat itu suami ga bisa nemenin.

    Dan cuma suamiku yg bisa paham mood swing ku. Bisa handle di saat aku bad mood.

    Adikku ada yg suaminya batak juga. Dan dia bener2 kayak papa, keras, dan apapun hrs ikut kata2 dia. Cuma kalo adikku bahagia sama suami yg begitu, biar lah. Aku sendiri ga akan bisa soalnya. Yg ada perang Dunia ntr 🤣

    BalasHapus