Minggu, 31 Desember 2017

Perjalan Menulis di Tahun 2017 : Dari Antologi ke Buku Solo



Tahun 2017 menurut saya adalah tahun yang membahagiakan bagi perjalanan menulis saya.
Menulis memang hal yang saya sukai sejak dulu.
Namun baru tahun ini tulisan saya diabadikan dalam sebuah buku.



Di mulai saat Januari 2017, tulisan saya di bukukan dalam sebuah antologi yang berjudul "Jibaku Post Power Syndrome Fill Time Mom".
Buku ini adalah kumpulan cerita sembilan perempuan yang mencoba mengatasi setiap perubahan yang dialami, ketika memutuskan berganti status dari working mom menjadi full time mom.



Tak disangka kegundahan hati saya menghadiri reuni, terpilih menjadi salah satu kisah dalam antologi tersebut.
Buku ini juga menjadi sebuah terapi bagi saya.
Mengatasi post power syndrom, saat pensiun sebagai working mom.






Menulis itu membutuhkan komitmen yang kuat.
Saya adalah tipe orang yang lebih bersemangat melakukan sesuatu bila bersama orang banyak, termasuk dalam menjaga semangat menulis saya agar tetap menyala.
Maka saya bergabung dalam grup ODOP for99days.
Sebuah komunitas menulis rutin bersama melalui Facebook dan WhatssApp.
Di grup ini saya dilatih untuk menulis secara rutin.
Satu tulisan setiap harinya, sesuai dengan namanya one day one post.

Ilmu menulis saya bertambah, dan melalui komunitas ini saya pun melahirkan karya antologi kedua.






Tulisan saya terpilih dalam antologi yang berjudul "33 Kisah Me Time.
Buku ini berisi cerita 33 perempuan dalam menikmati me time mereka.
Dan buku ini menjadi buku best seller.

Pengalaman memiliki buku antologo membuat saya terpicu membuat buku solo.
Buku karya saya sendiri.
Maka saya memutuskan mengikuti kelas privat mentoring.
Dan di penghujung tahun ini, tepatnya di hari Ibu tanggal 22 Desember 2017 saya meluncurukan buku solo pertama saya.
Buku yang berjudul "Ibuku adalah Sekolahku".





Buku yang berisi perjalanan pengasuhan saya dalam menerapkan teori fitrah based education (pendidikan berbasis fitrah).

Terimakasih 2017, selamat datang 2018.
Selamat berjuang dengan semua target baru.
Menjadi pribadi yang lebih baik lagi.


#30haribercerita
#30HBC1801

Terimakasih ODOP for99days


Menulis adalah sesuatu yang saya sukai sejak dulu.
Dimulai saat duduk di bangku sekolah menengah pertama, saya rutin menulis buku harian.
Menceritakan secara rutin kejadian yang saya alami setiap harinya.
Kemudian mulai belajar bikin cerpen.




Hobi menulis berlanjut hingga saat menjadi mahasiswi.
Saya tetap suka menulis, tetapi tulisan saya lebih bergenre tulisan ilmiah.
Seputar opini saya terhadap hal-hal yang terjadi disekitar.
Atau tulisan ilmiah yang belatarbelakang riset.



Lalu bagaimana sekarang? Saat saya sudah menjadi seorang ibu.
Jujur ketika menjadi seorang ibu, saya mulai kesulitan menulis.
Antara tak ada waktu hingga kering ilmu.
Maklum sejak jadi ibu, dunia saya hanya seputar pengasuhan.
Hingga akhirnya saya bergabung dengan grup ODOP for99days.
ODOP for99days ini adalah sebuah komunitas menulis rutin bersama melalui Facebook dan WhatssApp.







Di grup ini saya dilatih untuk menulis secara rutin.
Satu tulisan setiap harinya, sesuai dengan namanya one day one post.
Saya sangat bersemangat ikut grup ini.
Setiap hari berusaha menulis.
Apa yang saya tulis?
Saya menulis tentang dunia yang akrab dengan saya, yaitu tentang pengasuhan.
Menceritakan bagaimana saya membersamai kedua puteri saya yang masih balita.
Kerja keras saya membuahkan hasil.
Saya pun diundang dalam grup WhatssApp (WAG) ODOP, karena saya rutin menulis.
Bergabung di WAG ini seperti menemukan harta karun.
Banyak ilmu menulis yang di bahas disini.
Mulai dari menulis di blog ataupun menulis di buku.
Di grup ini juga ada kesempatan langsung belajar dengan orang-orang hebat di bidang kepenulisan.
Mulai dari blogger Carolina Ratri, Shintaries dan Grace Melia.
Atau penulis buku seperti  A. Rahartati  Bambang, Febi Indirani dan Yanti Herawati.




Saya pun pernah punya kesempatan berbagi di wag ini.





Kesempatan ini karena saya sering duduk di bangku terdepan di kelas eag, karena jumlah postingan terbanyak.





Melalui ODOP ini juga, saya berhasil memiliki karya antologi kedua.





Bersama 32 teman-teman ODOP lainnya, kami membuat sebuah buku yang berjudul " 33 Kisah Me Time ".
Buku yang sangat luar biasa, karena menjadi buku best seller.






Hari ini wag ODOP akan ditutup.
Kami akan berkumpul lagi di wag yang baru, bulan februari mendatang.
Tentunya saya harus bisa konsisten menulis, agar diundang lagi di grup wag ODOP.

Terimakasih ODOP for99days, bersamamu saya semakin semangat menulis.
Terimakasih atas ilmu-ilmu penulisan yang di bagi.
Dan terimakasih atas tali silaturahmi yang terjalin.
Sampai jumpa tahun depan.

Sate Kelinci, Kuliner Khas Kota Batu


Masih dalam suasana liburan dengan anak-anak di Kota Batu, dk hari kedua di Kota Batu, kami mencicipi makan malam dengan menu khas Kota Batu.
Apa itu? Sate Kelinci.
Bila bepergian ke Kota Batu, pasti kita akan gampang menemukan warung ataupun rumah makan yang menyajikan sate kelinci.

Sate kelinci tidak jauh berbeda dengan sate ayam, hanya saja teksturnya lebih lembut dan sedikit manis.
Awalnya saya merasa tidak tega membayangkan kelinci yang lucu menjadi sate.
Tapi kemudian saya paham bila kelinci yang di sate adalah kelinci pedaging, bukan kelinci hias yang biasanya menjadi hewan peliharaan.







Mengkonsumsi sate kelinci tidak sekedar lezat saja, tapi banyak manfaat bagi kesehatan.
Sate kelinci memiliki kandungan kolestrol yang rendah.
Sehingga baik untuk kesehatan jantung dan dianjurkan juga dikonsumsi orang yang sudah lanjut usia.

Selain itu beberap manfaat sate kelinci lainnya adalah :
1. Obat bagi penyakit asma
2. Meningkatkan kesuburan
3. Mengatasi kemandulan
4. Menghilangkan rasa capek

Oh pantas saja sepanjang jalan saat memasuki kota Batu banyak warung yang menjajakan sate kelinci.
Wisatawan yang sudah menempuh perjalanan hingga kota Batu bisa menyatap sate kelici agar rasa capek perjalanan hilang.

Nah bagaimana? Tertarik mencoba sate kelinci?


Rabu, 27 Desember 2017

Travelling with Kiddos, Why Not? Ini Dia 7 Hal yang Harus Disiapkan Saat Harus Bepergian dengan Anak-Anak


Libur telah tiba, libur telah tiba, Hore.. Hore.. Hore.
Lagu milik Tasya, seolah jadi soundtrack wajib saat masa liburan seperti ini.
Saya kira, anak-anak akan menghabiskan waktu liburan di rumah saja.
Namun tiba-tiba suami memberi kejutan.
Mengajak kami sekeluarga bepergian ke luar kota.
Horee..

Kemana kami pergi? Yang dekat dulu lah, ke Kota Batu.
Kota Batu adalah salah satu kota wisata yang terkenal dari Jawa Timur.
Lalu bagaimana ya biar acara pergi kali ini bisa menyenangkan?
Ada tujuh hal yang harus dipersiapkan saat mengajak anak bepergian ke luar kota.

Pertama, buat rencana liburan yang matang.
Pastikan rencana tersebut mengandung unsur 5 W 1 H.
So serius ya kayaknya, no problem.
Memang harua detail membuat rencana liburan.
Biar apa? Ya supaya kita tidak bingung mau ngapain saat liburan.


Kami siap berlibur....  :)




Kedua, tentukan spot-spot wisata yang akan dikunjungi.
Rencananya ada 5 spot yang akan kami kunjungi : Jatim Park 1, Museum Tubuh, Predator Park, Jatim Park 2 dan Eco Park.
Bila sudah tahu kemana tujuannya, akan mempersingkat waktu, tak perlu mikir-mikir lagi kemana kaki akan melangkah,, hahaha.

Ketiga, pastikan membawa semua barang yang diperlukan.
Mulai dari baju, makanan, perlatan mandi dan lain sebagainya.
Biar tidak ada yang tertinggal, buat checklist dulu.

Keempat, sediakan emergency aid di tas yang mudah dijangkau.
Seperti saya yang membawa emergency aid di tas selempang saya.

Emergency aid kami..



Emergency aid ini penting lho, apalagi bila bepergian dengan anak-anak.
Anak-anak tidak bisa di tebak keadaannya, jadi perlu persiapan khusus.
Emergency aid apa saja ya yang perlu di bawa?
Simple kok : termometer, obat panas, tisu, tisu basah, tisu beralkohol, balsem dan minyak telon.

Kelima, packing barang secara efisien.
Tak perlu membawa baju terlalu banyak.
Pilah-pilah setiap barang yang akan di bawa, jangan membawa barang yang tak perlu.

Bawa barang seperlunya..



Metode konmari bisa di pakai untuk packing barang yang efisien.

Keenam, cek kendaraan sebelum berangkat.
Bila pergi dengan kendaraan pribadi, pastikan kendaraan sudah di cek.
Bawa semua perlengkapan berkendara.
Seperti kami yang bepergian dengan motor, tak lupa kami bawa jas hujan dan perkakas motor (tang, obeng, kunci dan busi).

Ketujuh, last but not least siapkan stamina.
Sehari sebelum berangkat perbanyak waktu istirahat.
Jaga kesehatan dan bila perlu minum multivitamin.
Bila stamina terjaga, acara jalan-jalan pun akan berjalan lancar.

Mengajak anak-anak perjalanan jauh memang tidak mudah, tapi bukan tidak bisa.
Bila semua persiapan sudah di lakukan, di jamin acara jalan-jalan bisa berjalan lancar.
Trust me!




Sabtu, 23 Desember 2017

Dongeng Tak Hanya Bermanfaat untuk Anak, Tapi Juga Bermanfaat Bagi Ibu

Aliran Rasa Game Level 10



Selama ini saya memang rutin mendongeng kepada anak-anak.
Namun dongengnya berasal dari koleksi buku-buku kami yang ada di rumah.
Tapi sejak mendapat materi 10 ini, semuanya berubah.

Sebagai seorang ibu, kali ini saya harus belajar hal baru.
Apa itu? Ya saya harus belajar membuat dongeng sendiri.
Setiap hari saya harus berjibaku dengan kreatifitas membuat dongeng.
Merangkai setiap kata agar menjadi sebuah cerita yang menarik.

Dongeng bisa menjadi media menyampaikan nilai-nilai baik dengan cara yang menyenangkan.
Misalnya saat mengajarkan nilai percaya diri pada Chacha, saya membuat dongeng " Rambut Keriting Mikay ".
Selama ini Chacha kurang percaya diri dengan rambut keritingnya.
Namun setelah mendengar dongeng ini, dia tidak malu lagi dengan rambutnya.

Lalu saya juga menanamkan nilai cerdas finansial pada dongeng         " Pergi Ke Pasar Kaget".
Dalam dongeng tersebut saya menanamkan pada Chacha bahwa ketika membeli barang, itu harus yang dibutuhkan.
Bukan yang diinginkan saja.

Semua juga sudah tahu banyak manfaat yang di dapat oleh anak, saat mendengar dongeng.
Tapi tak banyak yang membahas manfaat dongeng bagi ibu.
Padahal banyak lho manfaat yang di dapat ibu saat mendongeng.

Pertama, dengan mendongeng khususnya dongeng yang di buat sendiri, akan mengasah sisi kreatifitas ibu.
Setiap hari ibu akan belajar kreatif membuat dongeng.

Kedua, ibu akan mudah menanamkan nilai-nilai baik dengan cara menyenangkan.
Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya.
Menanamkan nilai-nilai baik pada anak adalah tugas utama ibu.
Dengan dongemg tugas tersebut akan berjalan dengan mudah.

Ketiga, mempererat bonding atau kedekatan antara ibu dan anak.
Saat mendongeng, ibu akan semakin dekat dengan anaknya.

Ya inilah dongeng, tak hanya bermanfaat untuk anak tapi juga bermanfaat bagi ibu.
Sesuai dengan prinsip "Raise Your Child, Raise Yoursel."


Kamis, 21 Desember 2017

Bakso President : Kuliner Ikonik Kota Malang, Bagaimana dengan Rasanya?




Setelah puas foto-foto di candi Singasari, saatnnya perut kami bertiga di isi. Kami memilih makan siang dengan Bakso President. Bakso yang sangat terkenal di kota Malang. Banyak yang merekomendasikan untuk makan bakso ini saat di Malang. Dari candi, kami naik taxi online. Bakso President terletak di Jl.Batanghari no.5 malang ( Belakang Hotel Savana ). lokasinya bersebelahan dengan rel kereta api yang memberikan sensasi tersendiri. Apa itu? Makan bakso sambil bergoyang bila ada kereta yang lewat, hahaha.

Makan Bakso Pinggir Rel


Perjalanan yang cukup panjang, karena weekend Malang macet, maka driver  mengajak kami lewat jalan alternatif. Lumayan lah bisa refreshing melihat pemandangan yang hijau-hijau. Lewati gunung turuni lembah, akhirnya satu jam kemudian kami sampai di lokasi.

jalan alternatif, mendaki gunung lewati lembah


Wow ternyata memang terkenal bakso president ini, banyak pengujung yang datang. Membeli bakso pun harus mengantri lumayan lama. Menu bakso yang ditawarkan sangat bervariasi. Ada harga satuan maupun harga paketan. Ada 8 paket bakso yang ditawarkan. Yaitu bakso biasa, urat saja, campur biasa, campur hemat, campur jeroan, campur komplit dan campur spesial. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp. 15.000 hingga Rp. 31.000. Oh ya, disini juga ada bakso bakar. Bisa di coba bila ingin menikmati bakso dengan cara yang lain.

Daftar menu


Saya memilih bakso campur komplit. Paket bakso campur komplit ini terdiri dari 2 pentol kecil, 1 pentol agak besar, 1 siomay, 1 tahu goreng, 1 bakso goreng dan 1 gorengan.  Porsi yang lumayan sedikit untuk harga Rp. 22.000, buat saya sih. Bagaimana dengan rasanya? Menurut saya baksonya memang enak, berasa daging. Hanya kuahnya kurang berasa, menurut saya lho ya.

Bakso  Campur Komplit 



Nampaknya bakso ini tak hanya terkenal saja, tapi juga berprestasi. Di dinding warung banyak berbagai piagan yang telah didapatkan. Bakso ini juga terkenal di kalangan selebritis. Banyak artis yang fotonya ada di dinding warung bakso ini.

Woww, banyak sekali award yang sudah diterima



Setelah perut terisi, kami pun melanjutkan perjalanan. Menuju stasiun kereta api Malang. Kami tempuh dengan jalan kaki lho, jaraknya lumayan dekat kok, 1900 meter. Lumayan lah untuk membakar lemak-lemak dari semangkok bakso tadi, hahahaha. 

Selasa, 19 Desember 2017

Mendongeng itu Punya Banyak Manfaat, Ayo Mendongeng Ma! Tak Perlu Ragu, Ini Dia 7 Trik Dongeng Anti Gagal.



Dongeng punya banyak manfaat bagi perkembangan anak, Ma. Dengan dongeng mama bisa mengajari anak banyak hal tanpa terkesan menggurui. Melalui dongeng nilai-nilai akan mudah diserap.
Dongeng tidak hanya banyak bermanfaat bagi anak, tapi dongeng juga bisa memberikan manfaat untuk mama juga lho. Beberapa manfaat yang bisa mama dapatkan dengan mendongeng untuk anak.
1.      Mempererat bonding
Setelah selesai dengan beragam aktivitas, mama bisa menjadikan acara mendongeng di rumah menjadi ajang berkumpul dengan anak-anak. Menjadikan dongeng sebagai rutinitas harian anak, akan membuat anak merasa disayangi dan diperhatikan. Mama akan semakin dekat dengan anak.
2.      Menanamkan nilai tanpa menggurui
Melalui dongeng mama akan lebih mudah menanamkan nilai-nilai pada anak. Anak-anak akan menyerap nilai-nilai tanpa terkesan menggurui. Pilih dongeng yang sarat akan nilai, Ma. Tugas mama jadi lebih mudah, kan?
3.      Relaksasi
Mendongeng juga bisa jadi ajang relaksasi bagi mama lho. Sederet aktivitas yang menyita pikiran dan tenaga yang mama lakukan seharian bisa di cooling down  dengan dongeng. Membacakan dongeng cerita lucu, akan membuat mama terhibur. Pikiran menjadi lebih fresh.
4.      Mengasah kreativitas
Dongeng juga bisa membuat mama lebih kreatif lho. Setiap hari mama bisa membuat cerita dongeng yang baru. Anak-anak selalu suka hal baru, Ma. Dongeng yang selalu baru akan membuat mereka antusias mendengar dongen mama.
5.      Meningkatkan keterampilan berbahasa
Keterampilan berbahasa itu meliputi empat aspek, berbicara, menulis, membaca dan menyimak. Dengan mendongeng mama bisa mengasah keempat aspek tersebut.


Nah bagaimana ma? Banyak kan manfaat yang bisa mama peroleh dari kegiatan mendongeng. Lalu pertanyaannya sekarang, bagaimana ya cara mendongeng yang baik?. Ada tujuh cara mendongeng yang bisa mama lakukan supaya acara mendongeng jadi seru.
1.      Memilih bahan yang sederhana
Mama bisa membuat dongeng dengan tema yang sederhana. Tema yang dekat dengan kehidupan anak-anak. Misalnya bercerita tentang bagaimana menjadi anak yang pemberani. Anak-anak selalu suka tentang cerita keberanian. Atau mungkin bercerita tentang lingkungan sekitar, seperti bagaimana ulat berubah menjadi kupu-kupu.
2.      Berlatih sebelum praktek
Ketika mama sudah mebuiat narasi dongeng, jangan lupa untuk mempraktekkannya terlebih dahulu. Sebelum mama mendongeng di hadapan anak, mama bisa mempraktekannya di depan kaca. Mama bisa tahu, apakah mama sudah menguasai materi dongeng apa belum. Ini penting, Ma, kenapa? Ya biar ketika mendongeng di depan anak kita bisa tampil dengan baik. Anak pasti suka jika liha mamanya lugas dalam menyapaikan dongeng.
3.      Interaktif
Agar acara mendongeng menjadi lebih seru mama bisa mengajak anak untuk turut serta. Seperti yang biasa saya lakukan, terkadang agenda dongeng di rumah kami adalah sambung dongeng. Saya menyampaikan sepenggal kisah, lalu anak saya melanjutkannya. Terkadang ceritanya tidak nyambung sih Ma, bukan masalah. Hal yang terpenting anak antusias dan juga mengasah kreativitasnya.
4.      Media pendukung
Mama bisa juga membawa media yang mendukung kegiatan mendongeng. Menggunakan boneka  tangan atau panggung boneka bisa menjadi pendukung mama, agar acara dongeng jadi lebih “hidup”.



Boneka Tangan Bisa Membuat Mendongeng Jadi Lebih Hidup



5.      Ekspresi
Ketika mendongeng mama harus bisa berekspresi. Ekspresi dalam mendongeng itu penting, Ma. Mengapa? Ekspresi emosi saat mendongeng bisa menghidupkan tokoh dalam dongeng yang mama bawakan lho. Misalnya seperti ini Ma :
“Mama…. Aku tidak boleh ikut main sama teman-teman”
“lho….. mengapa demikian?”
“katanya aku tidak seperti mereka”
Sepenggal percakapan tadi tidak akan menarik seandainya mama hanya membaca dengan biasa tetapi ketika mama membaca dengan  ekspresi emosi apa yang muncul ketika seorang anak sedang berkata kepada mamanya.
Memberi ekspresi emosi inilah yang disebut menghidupkan tokoh apalagi disertai ekspresi mimik pendongeng yang pas.
6.      Olah suara
Ketika mama mendongeng, mama harus bisa melakukan olah suara. Suara saat mendongeng bukan sekedar untuk mengucapkan kata-kata atau kalimat-kalimat dalam cerita dan bukan juga hanya untuk mengucapkan dialog-dialog tokoh dongeng, namun juga dengan suara lain dari mama dapat memperkaya cerita. Misalnya mama dapat  menirukan suara-suara binatang yang ada dalam dongeng. Dengan begitu dongeng yang mama sampaikan akan menjadi hidup dan menarik untuk disimak. Jangan lupa atur dan perhatikanlah artikulasi dan pengucapan kata-kata agar terdengar jelas, tidak terdengar seperti orang bergumam ya Ma.
7.      Manajemen waktu
Dongeng adalah cerita yang disampaikan dalam waktu singkat. Ketika mendongeng mama harus bisa mengatur waktu Ma. Pertama, pilih waktu mendongeng ya tepat. Kebanyakan dongeng memang dilakukan sebelum tidur Ma. Namun biasaya saya juga mendongeng ketika anak minta ma. Tanpa harus menunggu mereka tidur, bisa saat setelah sarapan bila anak belum sekolah. Seperti yang saya lakukan kepada bungsu saya yang baru berusia 1,5 tahun. Pilih waktu dongeng saat anak masih punya energi, Ma.
Kedua, sampaikan dongeng dengan waktu singkat ma. Sekitar 5 hingga 10 menit. Anak-anak memiliki waktu konsentrasi yang terbatas ma. Seringkali hal yang memakan banyak waktu membuat mereka tidak konsentrasi sehingga akhirnya tidak mempeerhatikan.


Nah bagaimana Ma? Sudah siapkah mendongeng?. Dengan berbagai manfaat dari mendongeng, sudah selayaknya jika kita jadikan mendongeng sebagai agenda wajib di rumah ya Ma. Mungkin mama yang sudah rutin mendongeng bisa share dongeng andalannya. Ditunggu ya Ma.




Jumat, 15 Desember 2017

Ke Pasar Kaget



*** Hari minggu ini, kami berempat jalan-jalan ke pasar kaget.
Hmm teman-teman pasti bertanya-tanya, apa itu pasar kaget.
Pasar yang kami kunjungi ini hanya ada di hari minggu pagi, makanya disebut pasar kaget.

Aku sangat senang pergi ke pasar kaget.
Disini sangat ramai, banyak barang yang dijual.
Mulai dari makanan, minuman, mainan, pakaian hingga hewan peliharaan.

" Bunda, aku belikan baju itu ya?" , pintaku merengek.
" Tidak sayang, baju di lemarimu sudah banyak."
" Bunda, bonekanya lucu. Boleh ya?." Giliran adikku yang meminta
" Tidak Queen, bonekamu sudah terlalu banyak". Bunda pun menolak permintaan Queen.

Ketika melewati penjual kelinci, aku dan adikku kompak meminta dibelikan.
Tapi lagi-lagi bunda menolak.
" Kalian sudah punya Sissy, kucing kesayangan. Satu peliharaan cukup ya sayang." Begitu kata Bunda.

Aku dan Queen merasa sebal, sepanjang perjalanan kami hanya cemberut.
Kami merasa bunda pelit sekali.
Ini tidak boleh, itu tidak boleh.

Bunda membeli 5 bungkus nasi kuning untuk sarapan kami semua.
Membelikan tas untuk Bi Na, yang besok akan pulang kampung.
Bunda juga memberikan uang pada pengemis dan pengamen di pasar.

Sekarang aku baru sadar, bunda tidak pelit.
Melainkan cermat, membelanjakan uang seperlunya.***


Dongeng di hari kesepuluh ini saya ingin mengajarkan pada anak-anak untuk menghargai uang.
Membelanjakan uang seperlunya.
Membeli barang yang di butuhkan, bukan yang diinginkan saja.





#Day10
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Empat Manfaat Penting yang Bisa Diambil dari Workshop Family Strategic Planning


Secara sosiologi keluarga diartikan sebagai satuan terkecil dari masyarakat. Keluarga memiliki fungsi sebagai agen sosialisasi primer. Agen sosilasisai primer adalah pihak yang bertugas pertama kali menanamkan nilai dan norma. Oleh karena itu keluarga memiliki peran yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak.
Namun dewasa ini beberapa peran keluarga banyak yang digantikan oleh institusi sosial lainnya, misalnya sekolah ataupun day care. Lebih dahsyatnya peran keluarga seolah-olah mampu tergantikan oleh keberadaan Gadget. Sehingga rasanya jargon ‘Anak Milenium” pantas disematkan pada anak-anak kelahiran tahun 2000-an.  
Padahal dewasa ini banyak sekali permasalah anak yang terjadi akibat tidak berfungsinya peran keluarga secara baik. Dunia yang semakin maju tetap membutuhkan peran keluarga. Lalu bagimana sebuah keluarga bisa menjalankan perannya dengan baik? Tentu saja dengan menjadi keluarga yang berilmu.
Seperti yang keluarga saya lakukan, kami tak henti-hentinya mencari ilmu sebagai bekal menjalani kehidupan berkeluarga. Salah satunya adalah dengan mengikuti workshop “Family Strategic Planning (FSP)” yang diadakan oleh Institut Ibu Profesional Surabaya.







Acara FSP ini akan diadakan pada hari Minggu, 7 Januari 2017 yang bertempat di Hotel Halogen, Jalan By Pass Juanda Sidoarjo Jawa Timur. Acara dimulai pada pukul 08.00 hingga 15.15 WIB.
Ada 4 manfaat penting yang bisa didapat dengan mengikuti acara ini.
1.      Ilmu panduan berkeluarga
Berkeluarga itu bukan hal yang given, berkeluarga adalah hal yang harus selalu diusahakan. Berusaha menjalani setiap peran sebagai keluarga. Melalui FSP ini akan diberikan ilmu-ilmu dalam menjalani peran dari sebuah keluarga. Mulai dari menentukan visi dan misi hingga membuat program keluarga.
Bagaimana? Apa anda masih bingung menentukan visi dan misi keluarga? Silahkan dating ke acara ini, dijamin pulang-pulang anda akan mantap menentukan kemana arah keluarga anda.

2.      Belajar langsung dari ahlinya
Siapa yang tidak kenal dengan pasangan Dodik Maryanto dan Septi Peni Wulandani? Pasangan yang sudah belasan tahun membuktikan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting bagi peradaban. Ibu Septi sendiri adalah pendiri dari Institut Ibu Profesional (IIP) yang telah mendapatkan berbagai penghargaan dibidangnya. Dimana penghargaan terbaru adalah The Most Influence Community dari Jawa Pos pada 10 Desember 2017.
Nah bagaimana? Tak diragukan lagi kan ya, kita belajar dari ahlinya.

3.      Tak hanya teori, tapi juga praktek
Kegiatan FSP ini tidak hanya memaparkan teori-teori saja. Melainkan semua peserta akan diajak membuat perencanaan keluarga. Mulai dari menentukan visi dan misi keluarga hingga membuat berbagai program untuk menjalankan misi spesifik keluarga.
Kegiatan berupa workshop, oleh karena itu disarankan semua peserta membawa pasangannya masing-masing. Bukankah merencanakan program keluarga itu butuh kerjasama dua belah pihak? Iya kan?.

4.      Agenda bagi semua anggota keluarga
Acara FSP ini juga bisa dijadikan agenda bersama anggota keluarga. Tidak hanya untuk orangtua yang ingin belajar. Anak-anak bisa diajak serta. Orangtua tidak perlu khawatir meninggalkan anak saat menimba ilmu, karena panitia menyediakan kids corner. Jangan khawatir anak akan bosan di kids corner, karena tak hanya ada banyak mainan tapi juga ada kegiatan seru lainnya di kids corner. Nggak percaya? Buktikan saja, dating dan daftarkan anak juga di kids corner.

Nah bagaimana? Menggiurkan sekali manfaat dari acara ini kan ya? Anda tertarik untuk bergabung? Anda bisa menghubungi  08563429548 atau klik link ini -> https://api.whatsapp.com/send?phone=628563429548
Link Pendaftaran http://bit.ly/iipsbymiladke-3


Ini Dia 9 Aktivitas Seru yang Bisa Dijadikan Agenda Mengisi Liburan di Rumah




“Libur tlah tiba, libur tlah tiba,, horee hore hore….”
Hmm lagu milik Tasya, seolah cocok mewakili kondisi saat ini ya bunda. Saat dimana anak-anak sekolah sudah mulai libur. Saat bunda-bunda juga ikutan libur dari aktivitas antar jemput anak iya kan Bun. Dua pekan kedepan rutinitas pagi hari yang riewuh akan berganti lebih tenang dan santai. Mungkin tidak ada lagi drama meminta anak bangun dan mandi di pagi hari ya bunda?. Hehehe

Lalu kemana saat liburan Bun? Apa sudah siap dengan sederet agenda travelling? Atau malah belum punya rencana untuk mengisi liburan di rumah? Tenang Bun, jika memang liburan ini harus stay  di rumah saja, masih banyak hal-hal seru yang bisa bunda lakukan bersama anak-anak untuk mengisi liburan. Ini dia bunda, sembilan aktivitas yang bisa dijadikan agenda mengisi liburan di rumah. Anak-anak tidak hanya bisa bersenang-senang tapi mereka juga bisa sambil belajar Bun. Bermain sambil belajar akan selalu menjadi hal yang menyenangkan bagi anak.

1.      Membuat Mainan DIY
Bermain adalah kebutuhan dasar bagi anak-anak. Sebagai seorang ibu, tentu ingin memberikan mainan yang terbaik bagi anak ya bunda. Apalagi jika dalam aktivitas bermain anak bisa mendapat nilai-nila yang bermanfaat. Membuat mainan sendiri atau mainan do it yourself akan menjadi aktivitas menantang yang seru bagi anak-anak. Anak-anak akan bisa memanfaatkan bahan-bahan yang ada disekitarnya untuk membuat mainannya sendiri.
Misalnya membuat oven mainan dari kardus bekas, atau membuat car washing  dari gulungan tisu bekas. Membuat mainan DIY selain bisa meningkatkan kreativitas anak juga akan membuat rumah lebih rapi, karena barang-barang bekasnya bisa dimanfaatkan.

2.      Cooking Project
Anak-anak biasanya juga selalu antusias bila diajak memasak Bun. Bunda bisa mengajak anak memasak jajanan atau makanan kesukaannya. Seperti yang saya lakukan pada Chacha. Chacha suka sekali bila diajak memasak jajanan favoritnya, setup kentang.


Chacha sedang memasak setup kentang


Memasak memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak lho Bun. Selain itu kegiatan memasak bersama bisa meningkatkan bonding antara bunda dan anak. Nggak percaya? Coba saja Bun, hehehe.

3.      Bermain Mainan Tradisional
Momen liburan bisa bunda jadikan momen mengenalkan anak pada berbagai jenis permainan tradisional. Anak-anak sekarang memang lebih banyak berinteraksi dengan gadget atau permainan modern lainnya. Padahal masih banyak permainan tradisional yang bisa dilakukan bersama anak.

main dakon atau congklak bisa jadi aktivitas seru saat liburan


 Misalnya dakon, bola bekel, eggran batok kelapa, engklek dan lain sebagianya.
Dengan memainkan mainan tradisional akan menambah wawasan anak tentang mainan tradisional selain itu juga bebas radiasi ya Bun.

4.      Berkebun
Berkebun bisa menjadi aktivitas dalam mengisi liburan bunda. Ya meskipun dengan berkebun anak-anak menjadi kotor, ternyata berkebun punya banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak Bun. Sebagaimana riset yang dikemukakan oleh HortTechnology (2007), berkebun dapat memacu aktivitas fisik yang bermanfaat bagi kesehatan anak. Dengan berkebun anak akan mengenal berbagai jenis tanaman dan mengajarkan proses tumbuh dan berkembang ketika bunda mengajak anak menanam, memupuk, menyiram, memetik, dan bahkan memasak hasil kebunnya sendiri menjadi hidangan lezat.

5.      Membuat Pohon Literasi
Membaca di hari libur mungkin akan dianggap sebagai hal yang membosankan bagi anak. Namun bila membaca dijadikan proyek bersama seluruh anggota keluarga, pasti akan seru Bun. Bunda bisa membuat pohon literasi untuk mendukung proyek membaca bersama. Bunda bisa membuat pohon litewrasi dari kertas karton. Gambar dan warnai sendiri pohonnya. Bunda bisa menjadikan kertas post it sebagai buah dari pohon tersebut.



Setiap anggota keluarga punya warna buah masing-masing. Misalnya jingga untuk ayah , kuning untuk bundaa, pink untuk kakak dan hijau untuk adik. Setiap orang yang sudah membaca buku, berhak menempel buahnya. Jangan lupa libatkan anak-anak saat membuat pohon literasi ya Bun. Supaya mereka juga merasa ‘memiliki’ dan bersemangat menjalankan proyek membaca bersama. Oh ya cerita tentang pohon literasi bisa bunda lihat disini.


6.      KonMaring Mainan
Konmari, diambil dari singkatan nama penciptanya, Marie Kondo, seorang konsultan penataan ruang dan penulis buku populer tentang penataan berjudul The Life-Changing Magic of Tidying Up. Metode ini disebut sebagai metode penataan yang trendi, namun sangat bermanfaat dan mudah diaplikasikan pada berbagai aspek rumah tangga, mulai dari isi lemari, kamar tidur, dapur, dan semua bagian dari rumah bunda.
Konmari juga bisa diterapkan dalam membereskan mainan anak Bun. Bunda bisa mengajak anak membereskan mainannya melalui metode konmari.
Pakai prinsip-prinsip dasar dalam konmari. Mulai dari menyimpan mainan yang mendatangkan kebahagian hingga mainan yang bisa mencerminkan jiwa anak,
Ketika anak sudah bisa menyisihkan mainan yang membuatnya bahagia, mainan lainnya bisa di berikan kepada orang lain.
Selain membuat mainan lebih rapi, kegiatan ini juga mengajari anak untuk berbagai Bun. Memberikan mainannya pada orang yang lebih membutuhkan.

7.      Penjelajah Cilik
Aktivitas yang tak kalah seru untuk dijadikan pengisi waktu saat liburan adalah menjadi penjelajah cilik. Ajak anak menjelajah alam sekitarnya, keliling kompleks perumahan misalnya. Saat berkeliling ajak anak mengamati berbagai tanaman yang ada.

Chacha, sang penjelajah cilik


Jangan lupa bekali kaca pembesar dan jurnal tanaman saat menjelajah. Supaya anak bisa melaporkan hasil penjelajahannya. Seru kan..

8.      Bersepeda
Kebanyakan anak-anak selalu suka dengan aktivitas outdoor, mereka seolah-olah punya energi yang tak terbatas untuk bermain di luar rumah. Bunda bisa mengajak anak-anak bersepeda bersama di pagi hari. Tak perlu jauh-jauh Bun, mengelilingi kompleks perumahan juga sudah cukup. Melalui kegiatan bersepeda di pagi hari, anak-anak akan tetap terbiasa bangun pagi. Jadi saat kembali ke sekolah mereka tidak akan kesulitan bangun pagi. Selain itu bersepeda di pagi hari juga baik untuk menjaga kesehatan dan kesegaran tubuh, iya kan Bun?.

9.      Melakukan Percobaan Sains Sederhana
Apa yang ada dibenak kita bila mendengar kata “sains”? Hmm kebanyakan dari kita mungkin akan bilang bila sains itu susah, sains itu membosankan. Oleh karenanya agak susah bila mengenalkan sains pada anak, khususnya anak usia dini. Padahal kenyataannya tidak demikian Bun. Sains akan mudah diajarkan pada anak-anak, asal mama tahu caranya. Bagaimana caranya? Ya caranya dengan bermain bersama dan melakukan percobaan sains sederhana.


Chacha membuat eksperimen telur mengapung


Percobaan sains sederhana yang bisa bunda lakukan misalnya, membuat telur mengapung, membuat balon udara atau mencampur berbagai warna dasar. Anak-anak akan senang Bun. Bisa bermain dan belajar sains sederhana.
Inspirasi tentang percobaan sains sederhana yang bisa dilakukan bersama anak, dapat bunda lihat disini.


Nah bagaimana bunda? Seru juga kan walaupun liburan hanya di rumah. sembilan aktivitas ini tak hanya membuat anak melakukan hal yang bermanfaat saat liburan. Tapi juga bisa meningkatkan bonding antar anggota keluarga. Dan dompet ayah akan aman sentosa, liburan di rumah hemat tapi kaya manfaat. Hahaha.

Senin, 11 Desember 2017

Senyum, Hadiah Paling Indah



***Sepulang sekolah wajah Fian nampak murung.
" Lho, Fian sayang kok murung begitu, ada apa?"  tanya Bunda bingung.
" Fian sedih bun, hari ini Bu Ratri berulang tahun. Teman-teman sekelas semuanya memberi kado, kecuali Fian. Fian lupa jika hari ini Bu Ratri berulang tahun."

Bunda tersenyum, lalu berkata " Ya sudah, nanti sore kita cari kado buat Bu Ratri."
" Tapi, Fian sudah terlanjur malu bun. Tadi Fian hanya memberikan selamat dan tersenyum pada Bu Ratri."
" Senyum? Senyum Fian yang paling manis itu?" Goda Bunda.
Fian tersipu malu.

" Fian sayang, senyum yang Fian berikan itu juga merupakan hadiah bagi Bu Ratri. Senyum itu juga sedekah lho." Kata Bunda sambil membelai rambut Fian.
" Tapi Fian tetap ingin memberi Bu Ratri kado."
" Iya, sore kita ke mall, kita beli kado untuk Bu Ratri."

Di mall, Fian memilih membeli tas hitam untuk Bu Ratri.
Fian membayangkan, bahagianya Bu Ratri ketika menerima hadiah darinya.****


Dongen di hari kesembilan ini saya ingin mengajarkan kepada Chacha tentang begitu besarnya pahala senyum.
Meneladani hadist-hadist tentang senyum.
Seperti "Senyummu ketika berjumpa saudaramu adalah ibadah.” ( HR al-Baihaqi no. 7935).
Juga ” senyum manismu dihadapan saudaramu dan orang lain adalah sedekah.”

Harapannya pada kisah kali ini Chacha akan menjadi suka tersenyum dan menghormati gurunya.
Menjadi anak yang menyenangkan.
Amin...


#Day9
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination

Rok Celana : Syar’inya Dapat, Aktifnya Tak Terbatasi



Dissa Zahra Firdausi, sulung kami ini sekarang sudah berusia 4 tahun 8 bulan. Sejak kecil Chacha, begitu kami memanggilnya, adalah anak yang sangat aktif. Chacha suka sekali dengan aktivitas outdoor. Mulai dari berlarian di taman, main sepeda, main skuter atau berenang. Dia juga suka melompat-lompat ataupun memanjat. Duh..! aktifnya tak kalah dengan anak laki-laki.


Dalam keseharian, kami lebih sering memakaikan Chacha celana. Kenapa? Ya karena kami pikir, hanya celana yang bisa mendukung tingkah aktifnya itu. Hehehe. Tapi kami tak lupa untuk selalu memakaikan jilbab padanya, setiap dia harus beraktivitas di luar rumah. Kami ingin dia terbiasa menutup auratnya. Pakaian Chacha saat keluar biasanya ya celana panjang, kaus lengan panjang dan jilbab.


Namun setelah kami tau adanya rok celana dari Rok Celana CantikCerdas semuanya berubah!. Chacha bisa pakai rok sesuai fitrahnya namun tidak terbatasi aktifitasnya. Dengan rok celana ini Chacha tetap bisa banyak melakukan aktivitas outdoornya, misalnya bermain skuter.




Bagaimana dengan bahannya? Rok Celana CantikCerdas ini dibuat dari dua bahan yang berkualitas, yaitu katun Jepang twill HQ dan toyobo twill HQ.  Katun Jepang Twill HQ adalah bahan katun yang memiliki serat diagonal dengan tingkat kelenturan yang tinggi. Sehingga cocok untuk bahan jaket atau pakaian lapangan. Seperti halnya kain katun pada umumnya, sifat menyerap keringat pun dimiliki oleh katun twill. Sehingga katun twill terasa nyaman di permukaan kulit. Warnanya tidak mudah pudar, karena serat kain yang diagonal juga membantu katun twill untuk dapat mengunci warna dengan lebih baik. Namun ada juga kekurangan dari bahan kain ini, yaitu mudah kusut dan agak menyusut setelah pencucian. Tapi tak perlu khawatir, kekurangan ini bisa diminimalisir dengan cara pencucian dan penjemuran yang tepat.

Chacha, tampil syar'i dengan rok celana CantikCerdas



Sedangkan Toyobo Will HQ adalah bahan kain yang diimpor langsung dari Jepang atau istilah lainnya Toyobo Original from Jepang. Keunggulan bahan ini adalah adem, lembut dan tidak bikin gerah. Cocok sekali dengan aktivitas anak yang banyak dan mudah berkeringat.


Beberapa contoh desain rok celana CantikCerdas



Bagaimana dengan desainnya? Rok Celana CantikCerdas ini memiliki desain yang sesuai dengan karakteristik anak perempuan. Desain bunga dengan berbagai warna yang cerah. Seperti anak perempuan yang terlihat cantik dan ceria. Rok ini ditujukan untuk anak perempuan berusia 2 hingga 12 tahun. Dengan size 1 hingga 12. Harga rok ini disesuaikan dengan size nya.

  • Size 1-3 : Rp. 134.000,00
  •  Size 4-6 : Rp. 146.000,00
  •  Size 7-9 : Rp. 174.000,00
  •  Size 10 : Rp. 186.000,00
  •  Size 11-12 : Rp. 210.000,00

pilihan size rok celana CantikCerdas


Dimana bisa membeli rok celana CantikCerdas ini? Parents, bisa menghubungi media social berikut :

  • IG : @yuk_cantikcerdas
  •  FP : RokCelana CantikCerdas
  •  FB : Murdianah
  •  WA : 085813750990

Memakai rok celana CantikCerdas membuat anak perempuan kita berpakaian sesuai fitrah seksualnya namun tidak membatasi fitrah belajar dan eksplorasinya pada alam. Dengan rok celana CantikCerdas ini syar’inya dapat, aktifnya tak terbatasi. Selamat mencoba!





Semangat Kartini dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur

Bulan April, identik sebagai bulan Kartini. Bulan dimana kedudukan dan peran perempuan menjadi sorotan. Setiap tanggal 21 April, dip...