Senin, 19 Februari 2018

Melatih Anak Berani Tidur Sendiri



Dissa Zahra Firdausi, atau yang biasa kami panggil Chacha, dua bulan lagi berusia lima tahun.
Alhamdulillah kian hari perkembangannya kian positif.
Tumbuh menjadi anak yang kreatif dan sayang pada adiknya.

Alhamdulillah sudah lima hari ini kami kembali menempati rumah kami sendiri, setelah proses renovasi.
Salah satu bagian penting dari proses renovasi ini adalah membuat kamar tidur bagi Chacha.
Dia sudah ingin tidur sendiri, punya kamar pribadi.

Dan Alhamdulillah kami bisa mewujudkan keinginannya.
Memberinya kamar sendiri.
Kamar yang berisi tempat tidur, meja belajar dan lemari buku sudah cukup membuatnya girang.

Kemarin malam dia pun mulai tidur sendiri.
Tak takut dan tidak terbangun sampai pagi.
Tidurnya nyenyak sekali.

Alhamdulillah, sekarang Chacha semakin mandiri.
Tak hanya bisa makan minum dan mandi sendiri, sekarang dia pun berani tidur sendiri.
Good job nak.

Lalu , apakah bunda-bunda disini anaknya sudah berani tidur sendiri?
Bagaimana ya caranya agar anak mau tidur sendiri?
Yuk simak tips berikut :





1. Sediakan kamar yang terpisah dengan dekorasi menarik
2. Tentukan waktu tidur malam bagi anak
3. Latih anak membersihkan anggota badan sebelum tidur, seperti cuci tangan, cuci kaki dan gosok gigi
4. Sebelum tidur, bacakan buku cerita yang membuat dia rileks hingga nanti dia bisa tidur terlelap.
5. Latih anak membaca doa sebelum tidur
6. Bagi anak yg takut gelap,temani mereka dulu hingga anak benar-benar terlelap
7. Anak juga dapat memeluk salah satu mainannya untuk dijadikan teman saat tidur
8. Beri kecupan kepada anak atau ucapan selamat malam sebelum meninggalkan mereka


Semoga tips tadi bermanfaat ya bunda.
Ayo kita latih anak-anak untuk berani tidur sendiri.


Best Friend Ever



Kemarin adalah me time bagi saya.
Sengaja minta waktu sejenak ke suami untuk bisa pergi sendirian.
Menitipkan dua anak pada suami, gantian waktunya suami menghabiskan waktu bersama anak-anak.

Kemana saya pergi?
Me time saya kali ini adalah bercengkrama denga dua sahabat baik sambil menikmati secangkir kopi.
Walaupun pada kenyataannya saya memesan segelas cokelat dingin!.

Persahabatan kami bertiga sudah terjalin sejak tahun 2002, tepatnya saat kami masih berseragam putih abu-abu.
Bila dihitung, sudah 16 tahun kami bersahabat.
Lepas SMA kami terpisah, masing-masing kami masuk di tiga PTN yang berbeda, walau satu kota.

Menjalani takdir hidup yang berbeda-beda tak membuat kami saling melupakan.
Sempat terpisah-pisah antar kota, tak membuat kami melupakan agenda untuk sekadar bertemu sebentar.

Hmm, kalau dipikir-pikir apa ya yang membuat persahabatan kami bisa awet?
Setidaknya ada lima resep yang mampu membuat kami tetap bertahan selama 16 tahun.






Pertama, kami tak pernah saling melupakan. Kami selalu keep in touch walau sekedar say hai di grup WA.
Kedua, kami selalu saling mendukung dengan pilihan hidup kami masing-masing.
Ketiga, selalu mendengar bila salah satu diantara kami sedang membutuhkan tempat curhat.
Keempat, kami tidak palsu. Jika salah satu dari kami membuat hal yang diaanggap salah, kami langsung mengingatkan satu sama lain. Tak ada rasa sungkan atau basa-basi.
Kelima, kami selalu membuat waktu untuk bertemu. Terkadang kita memang perlu membuat waktu, bukan sekadar menyisihkan waktu.

Tak hanya rezeki yang patut kita syukuri.
Punya teman yang baik juga menjadi salah satu alasan untuk bersyukur.

#day8
#19februari2018
#OmahRame
#Chacha(5y)Aluna(2y)
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Minggu, 18 Februari 2018

Anakku Bisa Membereskan Tempat Tidur Sendiri


Pagi ini saya dikejutkan dengan kegiatan Chacha ketika bangun tidur.
Saat dia melihat saya sedang membereskan kamar, dia meminta sapu dan penebah.
Dia ingin membersihkan kamarnya sendiri.

Dengan cekatan dia merapikan sprei dan kasurnya.
Membersihkan kasur dan karpet dengan penebah.
Lalu menyapu lantai kamarnya.






Alhamdulillah, dengan punya kamar sendiri dia tak hanya mandiri tidur sendiri.
Tapi juga bisa membereskan kamarnya sendiri.


Semoga konsisten ya nak...



#day7
#18februari2018
#OmahRame
#Chacha(5y)Aluna(2y)
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak


Jumat, 16 Februari 2018

Sulungku yang Kian Mandiri



Dissa Zahra Firdausi, atau yang biasa kami panggil Chacha, dua bulan lagi berusia lima tahun.
Alhamdulillah kian hari perkembangannya kian positif.
Tumbuh menjadi anak yang kreatif dan sayang pada adiknya.

Alhamdulillah sudah lima hari ini kami kembali menempati rumah kami sendiri, setelah proses renovasi.
Salah satu bagian penting dari proses renovasi ini adalah membuat kamar tidur bagi Chacha.
Dia sudah ingin tidur sendiri, punya kamar pribadi.

Dan Alhamdulillah kami bisa mewujudkan keinginannya.
Memberinya kamar sendiri.
Kamar yang berisi tempat tidur, meja belajar dan lemari buku sudah cukup membuatnya girang.

Kemarin malam dia pun mulai tidur sendiri.
Tak takut dan tidak terbangun sampai pagi.
Tidurnya nyenyak sekali.

Alhamdulillah, sekarang Chacha semakin mandiri.
Tak hanya bisa makan minum dan mandi sendiri, sekarang dia pun berani tidur sendiri.
Good job nak.




#day5
#15februari2018
#OmahRame
#Chacha(5y)Aluna(2y)
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Kamis, 15 Februari 2018

Rumahku Surgaku




Rumah,, hmmm berasa penuh drama bila bercerita tentang rumah.
Rasanya campur aduk bila harus mengingat kembali bagaimana proses kami bisa mendapatkan rumah ini.

Tapi bagaimanapun prosesnya, kami bersyukur.
Di tahun keempat pernikahan kami bisa menempati rumah sendiri.
Lulus dari kontraktor, hehe.

Alhamdulillah rumah kami memiliki banyak kelebihan :

1. Dekat dengan masjid
2. Strategis , tidak jauh dari bandara dan terminal.
3. Dekat dengan tempat kerja suami. Suami hanya menempuh waktu 15 menit untuk menuju kantornya.
4. Aman, perumahan kami dilengkapi dengan cctv dan satpam yang selalu siaga. Selain itu juga diberlakukan one gate system. Pemulung, Sales dan Pengamen dilarang masuk.
5. Tetangga yang kompak dan kekeluargaan.

Semoga rumah kami menjadi rumah yang memberikan kesejukan.
Penuh rahmat dan manfaat.
Amin..


#day4
#15februari2018
#OmahRame
#Chacha(5y)Aluna(2y)
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Rabu, 14 Februari 2018

Fokus Pada Cahayanya



Setiap anak dilahirkan dengan fitrahnya masing-masing.
Tugas orangtua adalah mendampingi agar setiap fitrah yang dimiliki anak dapat berkembang dengan optimal.

Setiap anak itu unik, maka terimalah keunikannya.
Fokus pada cahaya anak, maka kita akan menemukan terangnya.

Seperti kami yang fokus pada kelebihan anak-anak kami.







1. Dissa Zahra Firdausi (5y)
Kelebihan:
- energik
- pandai berargumentasi
- suka belajar
- kreatif

2. Aluna Zahra Furdausi (2y)
Kelebihan :
- tenang
- supel
- energik

Semoga semua kelebihan yang dimiliki anak-anak kami bisa memberi banyak manfaat bagi sesamanya.

Amin..

#day3
#14februari2018
#OmahRame
#Chacha(5y)Aluna(2y)
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Pengaruh Bacaan Al Qur an terhadap Tumbuh Kembang Anak


Setiap orangtua tentu menginginkan anak yang sholeh dan sholeha.
Tak terkecuali kami, kami pun ingin kedua puteri kami menjadi anak yang sholeha, bahkan ingin kelak mereka menjadi seorang hafidzah.

Bagaimana caranya agar keinginan tersebut tercapai?
Tentunya dengan membangkitkan fitrah keimanannya.
Memberikan keteladanan dan membentuk imaji positif.
Agar tumbuh kecintaannya pada Allah, Rasul dan Agamanya.

Salah satu teknologi yang membantu saya menumbuhkan fitrah keimanan anak adalah Hafiz Talking Doll.
Hafiz Talking Doll ini bukan boneka biasa.
merupakan boneka yang dapat mengaji, bisa menyanyi, dapat berbicara/merespon suara kita, bisa bercerita kisah 25 nabi-nabi, bercerita binatang, cerita alphabetical, kumpulan doa dll.

Dengan boneka ini kami bisa mengajak anak-anak untuk lebih sering mendengarkan bacaan Al Qur an.
Mendengarkan bacaan Al Qur an memberikan banyakmanfaat bagi anak-anak.

Mengapa? Sebab bacaan ayat Al-Qur'an dapat mempengaruhi syaraf otak manusia.  Ini juga akan berlaku bagi mereka yang tidak beragama Islam sekalipun.








Adalah Dr. Al Qadhi yang merupakan seorang dokter ahli jiwa yang bekerja di salah satu Klinik Besar Florida Amerika Serikat. Pada penelitian yang dipublikasikan pada 1984 tersebut ditemukan bahwa seseorang yang mendengarkan Al-Qur'an dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar. Seperti penurunan depresi, kesedihan dan memperoleh ketenangan jiwa.

Penelitian ini juga du dukung ileh penelitian Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Penelitiannya menunjukan bahwa bacaan Al-Qur'an yang diperdengarkan kepada bayi yang rewel akan mengubah reaksi bayi menjadi tersenyum dan lebih tenang.

Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur’an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur'an memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).
Luar biasa bukan? Terimakasih Hafiz Talking Doll.


#Day11
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia




Selasa, 13 Februari 2018

Bunda, Aku Mau Pizza


"Bunda, aku besok mau bekal pizza ya".
Wah ini permintaan yang cukup sulit.
Bagaimana nggak sulit, pizza butuh effort yang tinggi.
Suasana rumah pasca pindahan yang masih belum kondusif.
Di rumah juga nggak ada oven.
Tapi ingat pesan bunda guru, tidak ada masalah yang ada adalah tantangan.







Maka, yang saya lakukan adalah membuka aplikasi cookpad.
Mencari resep pizza sederhana.
Pizza dari roti tawar yang dipanggang dengan teflon.

Cookpad jadi salah satu aplikasi andalan saya dalam menyajikan masakan di rumah.
Cookpad? Simplenya adalah situs sosial media yang memberikan wadah untuk user berbagi dan membaca resep masakan secara gratis. 
Tak hanya melihat resep, di aplikasi ini kita juga bisa upload resep ala kita.

Terimakasih Cookpad.
Masak apa saja jadi gampang.


#Day10
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia

Senin, 12 Februari 2018

Suamiku, Imamku

Hmmm,, tantangan hari kedua ini mampu membuat saya tersipu.
Mengingat sosok suami, laki-laki yang sudah mendampingi saya selama 6 tahun terakhir.
Membuat saya merasa beruntung karena bisa memiliki suami yang punya banyak pengaruh dalam kehidupan saya.







Kelebihan suami menurut saya :

1. Bijaksana
Suami adalah orang yang bijak, tak hanya menilai sesuatu dari satu sudut pandang.

2. Family Man
Suami orang yang selalu mengutamakan keluarga. Ketika di rumah dia selalu bermain bersama anak. Membantu saya mendidik dan mengasuh anak.

3. Tidak Perhitungan
Saya bersyukur punya suami yang memasrahkan semua keuanganya pada saya. Tak ada pendapatannya yang tak diserahkan pada saya. Tak pernah melarang saya untuk menggunakan setiap peser hartanya, selama itu untuk kebaikan.

4. Pintar
Saya selalu kagum dengan kepintarannya. Walaupun kadang kepintarannya itu membuatnya perfeksionis, dan itu kadang buat saya sebal, hehehe.

5. Suka Belajar
Setelah menikah samakin hari suami semakin menambah kemampuan ilmu agama. Tak hanya teori, tapi juga praktek. Setiap dia tahu bagaimana adab menjadi imam dalam keluarga, setiap itulah sikapnya menjadi lebih baik pada keluarga.

6. Pendiam
Ini adalah kelebihannya yang sukses membuat saya jatuh cinta padanya. Saya suka laki-laki pendiam. Bicara seperlunya.

Hmm itu adalah kelebihan suami yang bisa saya ceritakan.
Saya bersyukur, Allah mempertemukan dan menjodohkan kami.
Semoga keluarga kami menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahma.
Amin..

#day2
#13februari2018
#OmahRame
#Chacha(5y)Aluna(2y)
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Memilih Gadget yang Sesuai Bagi Anak

Terkadang saya butuh waktu sendiri untuk melakukan banyak hal.
Mulai dari membereskan pekerjaan domestik ataupun melakukan hobby saya, menulis.
Biasanya saya melakukan hal-hal tersebut saat anak tidur.
Namun, kadang anak-anak tidurnya sebentar, sehingga saya tak punya cukup waktu.

Maka dari itu, saya membutuhkan sebuah alat yang bisa menemani anak-anak saat saya tidak bisa mendampingi mereka.
Dan smart hafiz adalah jawabannya.

Smart Hafiz merupakan Inovasi terbaru dari Al Qolam , produk edukasi anak-anak Islami yang memiliki banyak sekali konten edukasi dan juga Fun. Dengan kualitas suara yang sangat baik, smart hafiz ini memiliki fitur karaoke untuk media anak mengaji dan bernyayi.








Fitur isi Smart Hafiz :

1. Badanamu Sing a Song & Lagu Anak lainnya
2. 7 Jenis Lagu Adzan
3. Senandung Asmaul Husna
4. Belajar Mengaji dengan contoh
5. Murrotal Juz 30 oleh 2 Qori Cilik
6. Maqamat Juz 30
7. Metode Al-Qolam. Cara Mudah dan Kreatif membaca Al Quran.
8. Asmaul Husna
9. Materi Da’i cilik
10. Cerita Islami
11. Sirah Nabawiyah
12. Fabel, Fairytale dan Cerita Rakyat
13. Kosakata
14. Film Animasi Anak ( Preschool, Pendidikan, & Ibadah )
15. Materi Akhlaq Terpuji
16. Projector Lamp Mode

1 paket terdiri dari :
– 1 unit smart Hafiz
– 2 unit microphone
– 1 remote
– 1 kabel usb untuk charger

Dengan smart hafiz anak-anak bisa belajar sambil bermain.
Saya pun bisa mensortir tontonan anak-anak.

#Day9
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia

Kelebihan Diri Sendiri

Bismillah...

Niat mengikuti challenge baru, untuk mengupgrade kemampuan diri dan keluarga dalam membersamai anak agar tumbuh sesuai dengan fitrahnya.

Hari pertama, menuliskan kelebihan yang dimiliki oleh diri sendiri.

Dengan mengetahui apa kelebihan diri sendiri membuat diri selalu bersyukur dan bisa mengoptimalkan semua kelebihan itu untuk menjalankan peran diri.

Kelebihan saya :

1. To the point
Saya orang yang selalu lugas dalam menyampaikan gagasan.
Apa adanya, tak suka basa basi yang tak perlu.
Hemat waktu dan hemat energi, hehehe

2. Planner
Saya suka merencanakan hal-hal apa saja yang akan saya lakukan.
Membuat to do list harian, mingguan hingga bulanan.






3. Suka Belajar
Saya selalu suka mempelajari hal-hal yang menarik perhatian saya.
Misalnya,,jatuh cinta pada dunia per ASI an membuat saya memutuskan untuk megikuti pelatihan konselor menyusui. Sekalipun bidang keilmuan saya bukan dari kesehatan.

4. Suka Berkomunitas
Saya orang yang suka bergabung dengan komunitas, khususnya komunitas seputar dunia perempuan dan anak.


Mungkin hanya ini yang bisa saya rasakan sebagai kelebihan yang saya miliki.

Semoga bisa mengoptimalkan semua kelebihan ini untuk menebar manfaat bagi sesama.

#day1
#12februari2018
#OmahRame
#Chacha5yAluna2y
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Minggu, 11 Februari 2018

WA : Sekolah Virtual Bunda


Menjadi ibu pembelajar artinya siap untuk selalu mengupgrade.
Ibu pembelajar senaniasa mencari referensi untuk medukung tugas-tugasnya.

Melalui aplikasi WhatssApp saya bisa belajar banyak ilmu.
Mulai dari parenting hingga kesehatan.
Ilmu-ilmu tersebut di dapat dari berbagung dengan berbagai WA grup.

WhatsApp Mesenger atau WhatsApp saja adalah aplikasi pesan untuk smartohone dengan basic mirip BlackBerryMessenger. WhatsApp Messenger merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa biaya SMS, karena WhatsApp Messenger menggunakan paket data internet yang sama untuk email browsing web, dan lain-lain.







Aplikasi WhatsApp Messenger menggunakan koneksi 3G atau i
WiFi untuk komunikasi data. Dengan menggunakan WhatsApp, kita dapat melakukan obrolan berbagi file, bertukar foto dan lain-lain.

WhatsApp bagi saya adalah sebuah sekolah virtual.
Tempat mempelajari banyak ilmu.
Juga tempat saling berbagi ilmu.


#Day8
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia

Jumat, 09 Februari 2018

ColorNote Notepad : Aplikasi Andalan Bunda


Sebagai seorang ibu dari dua balita, manajemen waktu adalah hal yang harus dikuasai dengan baik.
Salah satu upaya saya dalam memenajemen waktu adalah membuat checklist kegiatan saya.
Mulai dari kegiatan harian, mingguan hingga bulanan.
Semuanya saya catat dalam aplikasi ColorNote Notepad.

ColorNote Notepad adalah salah satu dari sekian banyak aplikasi yang ada di Android untuk pencatatan virtual. 
Dengan aplikasi ini saya dapat mengisi ponsel cerdas saya dengan 'post-it' berwarna-warni, untuk memastikan saya tidak lupa hal penting apa pun.

Aplikasi ini meskipun fungsinya sederhana dan ukurannya kecil (kurang dari 1 MB), namun dilengkapi dengan sejumlah fitur hebat yang membuatnya menonjol dalam kategorinya.







Saya dapat membuat catatan dalam warna-warna yang berbeda untuk membedakan catatan sebenarnya dan catatan sekilas. Saya juga dapat melindungi catatan dengan kata sandi yang saya pilih untuk menjaganya bersifat pribadi.

Pilihan menarik lainnya adalah saya dapat menyinkronkan catatan antarperangkat, misalnya memiliki berkas yang sama pada ponsel pintar saya. Hal ini mudah dilakukan dengan gawit aplikasi.

Akhirnya, dengan ColorNote Notepad saya dapat menambah audio dan peringatan visual yang sesuai dengan catatan saya untuk meminta diingatkan saat jam atau hari tertentu.

Apa saja yang saya catat dalam ColorNote Notepad? 

1. Check list harian
2. Check list mingguan
3. Check list bulanan
4. Catatan portofolio anak-anak
5. Outline tulisan
6. Daftar belanja
7. Resume setiap kegiatan seminar yang saya ikuti
8. Tugas bunda sayang

ColorNote Notepad adalah aplikasi catatan yang sederhana, mudah digunakan dan ringan namun tetap menawarkan fitur-fitur yang saya butuhkan.

#Day7
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia

Youtube : Aplikasi Favorit Semua Anggota Keluarga


Youtube, siapa yang tak kenal aplikasi satu ini.
Sebagian besar orang di abad milineal ini tak ada yang tak kenal youtube.
Mulai dari sekedar melihat video ataupun menggunggah video.
Bahkan youtuber menjadi cita-cita dari generasi jaman now.

Di rumah kami, youtube menjadi aplikasi favorit keluarga.
Mulai dari ayah, bunda dan anak-anak akrab dengan youtube.
Konten saja yang berbeda.
Ayah, kebanyakan nonton video kajian dari ustadz favoritnya, juga menonton seri teori flat earth.






Saya (bunda) lebih banyak mencari konten hiburan, misalnya stand up comedy dan indonesia idol.
Kadang juga melihat video tutorial make up dan masakan.
Khas emak-emak banget ya.

Bagaimana dengan anak-anak?
Anak-anak melihat berbagai video edukasi dari youtube.
Mereka melihat youtube dalam pengawasan kami.
Dan tidak setiap hari, jadwalnya dua kali seminggu.

#Day6
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia

Kamis, 08 Februari 2018

Printer



Salah satu teknologi multimedia yang juga mendukung proses pembelajaran di rumag kami adalah printer.
Printer adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks maupun gambar/grafik, di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu penggetil (picker) sebagai alat mengambil kertas dari baki (tray). Baki ialah tempat menaruh kertas. Tinta atau tinta bubuk (toner) adalah alat pencetak sesungguhnya, karena tinta atau tinta bubuk digunakan untuk menulis/mencetak pada kertas.






Saya mencetak berbagai dokumen home education dengan printer.
Mulai dari kurikulum, jadwal harian, laporan portofolio hingga mencari materi pengajaran.
Printer juga membantu saya dalam menyediakan worksheet bagi home education di rumah kami.

Chacha juga sering minta dicetakkan berbagai gambar untuk diwarnai.
Biasanya dia memilih kartun favorit.
Setelah googling gambar-gambar tersebut kami cetak dengan printer.

#Day5
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia

Rabu, 07 Februari 2018

Arena IT Omah Rame



Era modernisasi ditandai dengan munculnya berbagai teknologi yang memudahkan pekerjaan manusia.
Mulai dari menanak nasi, mencuci, pemanas air hingga teknologi komunikasi.
Teknologi seperti pisau bermata dua, bila tidak kita gunakan dengan baik maka akan merugikan diri kita sendiri.

Di era ini adalah hal yang tidak mungkin bila sama sekali tidak memperkenalkan anak dengan teknologi.
Bukankah anak kita hidup di zaman moder yang banyak teknologi disekitarnya.







Apalagi adanya pesan bahwa didiklah anak sesuai dengan zamannya.
Sebagaimana yang diungkapkan oleh Ali bin Abi Thalib, “Wahai Kaum Muslim,” didiklah anak-anak mu sesuai dengan zamannya karena mereka hidup bukan di zamanmu.

Maka begitu juga saya, Chacha juga saya kenalkan dengan teknologi.
Salah satunya laptop.
Saya memberikan Chacha akses terhadap laptop.
Melalui laptop dia belajar mengenal huruf dengan mengetik tombol-tombol keybord di laptop.
Dia bisa belajar membaca di laptop.
Selain itu, dia juga melihat berbagai video edukasi dari laptop.

Tentunya akses Chacha terhadap laptop ada batasannya.
Dia hanya boleh menggunakan laptop saat kami ada di arena IT.
Di rumah kami home education dibagi menjadi beberapa arena, salah satunya arena IT.


#Day4
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia

Selasa, 06 Februari 2018

No Internet Without Modem



Di hari ketiga ini, saya akan menceritakan salah satu teknologi multimedia yang sangat membantu saya dalam mendidik dan membersamai anak-anak, apa itu?.
Jawabannya adalah modem!
Modem berasal dari singkatan dari modulator demodulator. Modulator bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. 








Atau secara singkatnya modem adalah alat penyedia sinyal internet.
Sebagai bunda zaman now, tentu berselancar di internet adalah sebuah kebutuhan sehari-hari.
Mulai dari mencari resep masakan, teori parenting, belanja bulanan atau berkomunitas dilakukan melalui internet.
Dan modem lah yang membantu saya dalam memanfaatkan teknologi internet.
Mengapa saya memilih modem daripada mengakses data melalui pulsa paket data? 


Ada dua alasan utama, pertama karena bisa digunakan untuk berbagai perangkat.
Bisa untuk hp dan laptop, maklum terkadang saya juga online menggunakan laptop.
Kedua, modem ini lebih murah.
Bila habis tinggal beli kartu perdana.
Biaya online jadi lebih murah, maklum yang namanya ibu-ibu, pertimbangan finansial jadi rujukan utama,hahaha.
Tapi kadang ada nggak enaknya juga pakai modem.
Apa itu? Jika modem tertinggal di rumah, otomatis saya tak bisa mengakses internet.
Apalah artinya smart phone jika tanpa internet.
Hmm,, benar adanya no internet without modem.



#Day3
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia

Senin, 05 Februari 2018

Bagaimana Internet Membatu Saya Menjalankan Tugas-Tugas Seorang Ibu ?



Bila di hari pertama saya menceritakan smart phone sebagai salah satu teknologi yang membantu saya dalam mengasuh anak, hari ini giliran saya bercerit tentang internet.
Ya, smart phone dan internet adalah barang yang komplementer.
Smartphone tidak akan bisa berfungsi tanpa internet.

Saya akan bercerita sedikit tentang sejarah munculnya internet.
Pada tahun 1969 di Amerika Serikat, ARPANET (Advance Research Project Agency Network), jaringan area luas pertama, diciptakan untuk berbagi data militer.
Internet diperkenalkab melalui konsep tersebut.








Setiap situs web (jaringan) memiliki alamat internet masing-masing yang dimulai dengan www.
Istilah www merupakan singkatan dari world wide web.
Nama tersebut menunjukkan bahwa dunia ini terhubung seperti sebuah jaring laba-laba.

Dalam waktu singkat penggunaan internet berkembang pesat.
Orang-orang di seluruh penjuru dunia menggunakan internet untuk mengakses beragam informasi dengan mudah.
Mereka juga melakukan pekerjaan, seperti transaksi perbankan dan belanja melalui internet.

Internet juga membantu saya dalam menjalankan peran sebagai seorang ibu.
Saya mencari resep masakan di internet.
Mencari teori-teori parenting di internet.
Dan berinteraksi dengan komunitas-komunitas seputar ibu dan anak yang saya ikuti juga dengan bantuan internet.


Pict : Confidence in Science, Bagaimana Internet Mengubah Dunia?
#Day2
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#KeluargaMultimedia

Sabtu, 03 Februari 2018

Smartphone : Sahabat Pengasuhan Zaman Now


Berbicara tentang keluarga multimedia, tentu tidak terlepas dari keberadaan smartphone.
Ponsel cerdas (bahasa  inggris : smartphone) adalah telepon gengam yang mempunyai kemampuan dengan pengunaan dan fungsi yang menyerupai komputer. 









Melalui smartphone saya bisa mencari berbagai informasi yang membatu saya menjalankan tugas sebagai seorang ibu.
Selain itu smartphone bisa menghubungkan saya dengan berbagai komunitas yang berkaitan dengan proses pengasuhan.

Dengan demikian bisa dikatakan bahwa smartphone adalah sahabat saya dalam mengasuh anak-anak.
Smartphone menjadi hal yang tak terpisahkan saat ini, sahabat pengasuhan zaman know.


#Day1
#Tantangan10hari
#Level12
#KuliahBunSayIIP
#keluargaMultimedia

7 Pelajaran Berharga yang Saya Dapat Dari Training Optimasi Instagram


Sabtu kali ini, tanggal 3 februari 2018 saya isi dengan mengikuti training optimasi instagram. Training ini diselenggarakan oleh Rumah Belajar Bisnis Institut Ibu Profesional (Rumbel Bisnis IIP) Surabaya Raya. Bertempat di Virto Office, acara ini diikuti oleh 15 orang peserta.








Training ini diisi oleh mbak Fikri, selaku owner Mr. Fronzie. Mbak Fikri yang biasa di sapa sebagai mbak kikit membagikan pengalamannya dalam menggunakan instagram sebagai mendia promo barang dagangannya.









Ada 7 pelajaran berharga yang saya dapatkan dalam mengikuti training ini.

1. Online vs Offline

Pelajaran pertama yang saya dapat dari training ini adalah saya mengetahui apa perbedaan promosi secara online maupun offline. Promosi secara online memiliki beberapa kelebihan, antara lain menjangkau pasar yang luas, kekinian dan sangat cocok bagi seorang ibu seperti saya, yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

2. Mengapa berjualan secara online

Ada beberapa alasan yang membuat saya memilih berjualan secara online. Pertama, saya tetap bisa menghasilkan uang walaupun dirumah sambil menjaga anak-anak. Kedua, potensi yang dimiliki penjualan online di Indonesia sangat tinggi. Pengguna internet di Indonesia sangat tinggi, sekitar 132,7 juta jiwa. Dimana 65% nya terdapat di pulau Jawa. Ketiga, berjualan secara online lebih meminimalisir modal. Bila berjualan secara oinline saya tak perlu mengeluarkan biaya untuk sewa toko.








3. Kekuatan media sosial

Menurut sebuah penelitian, 97,4 % orang menggunakan internet untuk mengakses media sosial. Ini merupakan potensi yang besar bagi penjualan secara online. Ada tiga media sosial teratas yang paling sering diakses, yaitu facebook, instagram dan youtube.

4. Media sosial itu multifungsi

Media sosial memiliki banyak fungsi yang semuanya bisa mendukung penjualan secara online. Media sosial bisa berfungsi sebagai penyedia data, SEO, viral, networking, komunikasi, advertising, website dan sarana berkomunitas.

5. Langkah - langkah promosi

Promosi adalah jantung utama bagi sebuah bisnis. Sebelum melakukan promosi, jawab 5 pertanyaan ini terlebih dahulu.
⏺ Know Yourself
Sebelum promosi, pastikan sudah mengenal barang yang akan dipromosikan. Seperti saya, saya harus mengenal semua buku-buku dagangan saya.
⏺Know Your Users
Kenali target market yang akan disasar. Petakan secara detail calon pembeki. Buku-buku dagangan saya ditujukan bagi orangtua yang memiliki anak usia 0-12 tahun. Selain itu buku-buku ini ditujukan oleh golongan menengah keatas, maklum harga bukunya diatas 1 juta rupiah/paket.
⏺Know Your Content
Pastikan kita mengetahui setiap spesifikasi yang dimiliki oleh barang dagangan kita. Saya harus paham setiap content ataupun spesifikasi buku-buku dagangan saya.
⏺Set Your Plain
Sekalipun penjualan dilakukan secara online, tetap saja harus direncanakan secara matang. Buat rencana kerja harian. Patuhi jadwal kerja yang kita buat. Lakukan secara konsisten.
⏺Execute Your Strategi
Last but not least, lakukan semua startegi yang telah disusun. Lakukan dengan baik dan penuh kesungguhan. Percaya bahwa tidak ada hasil yang mengkhianati usaha.

6. Optimasi Instagram

Dalam melakukan optimasi instagram lakukan lima langkah berikut ini. Pertama, buat akun khusus jualan. Pisahkan akun pribadi dan akun jualan. Mengapa? Dengan akun khusus jualan kita akan terlihat profesional. Selain itu akan lebih tepat sasaran. Kedua, buat nama akun yang mudah ditemukan. Lakukan riset terlebih dahulu, sebelum membuat nama akun. Ketiga, cantumkan informasi yang jelas tentang akun jualan kita. Tulis Bio yang menarik dan beri no kontak yang bisa dihubungi. Keempat, gunakan hastag (#) yang bisa mendukung produk kita. Mencari hastag yang sesuai dengan cara melakukan riset di instagram. Jumlah hastag maksimal ada 30. Namun lebih amannya gunakan 20 hastag saja. Kelima, postingan menarik. Kekuatan instagram adalah tampilan visual yang menarik. Pastikan foto-foto yang kita posting menarik dan hindari caption yang panjang.

7. Kerja keras dan konsistensi

Pelajaran terakhir dari training ini adalah walaupun kita melakukan penjualan secara online, juga diperlukan kerja keras. Catat setiap strategi yang akan kita lakukan. Aplikasikan strategi tersebut dengan sungguh-sungguh dan konsisten. Ingat, man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.









Demikian 7 pelajaran berharga yang saya dapat dari training optimasi instagram hari ini. Semoga semua ilmu yang saya dapat bisa saya aplikasikan dan akan mendukung bisnis yang saya jalani. Amin.

Jumat, 02 Februari 2018

Mau Poligami? Baca Buku Ini Dulu !



Siapa yang tak kenal Emha Ainun Nadjib, atau yang biasa dikenal sebagai Cak Nun.
Budayawan dan Cendikiawan yang pandai menoreh kata-kata.

Saat berada di toko buku, banyak buku-buku karyanya yang membuat saya tertarik untuk menyelami pemikiran-pemikirannya lebih dalam.
Sebagai pemula, saya memilih buku ini, " Istriku Seribu ".
Dari segi judul, ini sangat provokatif.
Tema-tema poligami selalu membuat penasaran bagi kebanyakan perempuan, termasuk saya.
Selain itu, buku ini tipis, tak sampai 100 lembar.
Cocok untuk saya yang memiliki waktu membaca terbatas.

Hmm diawal-awal saya selalu berpikir keras memahami lembar demi lembar buku ini.
Dialog antara tokoh "Aku" dengan gurunya "Kyai Sudrun".
Maju mundur menghabiskan lembar demi lembar buku ini.
Maklum, saya terlalu awam untuk bisa mengerti bahasa Cak Nun yang sangat filosofis ini.

Namun akhirnya sampailah saya pada bab-bab terakhir.
Bab-bab yang membahas poligami.
Bab "Tuhan Mengajak Berdiskusi", memberikan gambaran bagaimana sejatinya poligami itu.

"Tuhan tidak hanya memberi batasan atau perintah, melainkan menyikapi manusia sebagai makhluk yang sudah dibekali oleh Nya dengan alat canggih yang namanya akal. Maka dalam banyak hal, sesungguhnya Tuhan tidak memberi perintah, tetapi juga mengajak manusia berdiskusi, agar manusia memproses pemikirannya kemudian mengambil keputusan sendiri dengan akalnya."

Penggalan kalimat dalam bab "Tuhan Mengajak Berdiskusi" ini sangat menarik untuk direnungkan.
Apalagi tentang ayat poligami.
Memang diperbolehkan bagi laki-laki menikah hingga empat istri.
Namun setidaknya ayat sesudahnya perlu direnungkan kembali.
"Kalau engkau takut tidak akan bisa berbuat adil, maka satu istri saja."
Melalui ayat ini jelaslah bagaimana kedudukan poligami itu.







Sebagai perempuan, jelaslah poligami ini mengusik saya.
Bukannya saya ingin menentang ayat Allah ini, hanya saya takut ayat ini disalahgunakan.

Bagaimana jika suami saya ingin berpoligami?
Berdosakah saya bila menolak keinginan suami untuk poligami?

Tenang, Allah Maha Tahu.
Dijelaskan pula dalam ayat berikutnya "tidaklah engkau(wahai laki-laki) sesekali alan pernah mampu berbuat adil."

Nah, jika ada suami poligami, tolaklah dengan ayat itu.
Maka ayat itu akan membatalkan ayat sebelumnya (boleh beristri hingga empat).
Hehehe

Buku ini sangat mencerahkan.
Memberi pengetahuan bagaimana cara bijak menyikapi persoalan poligami ini.
Terimakasih Cak Nun.

Melatih Anak Berani Tidur Sendiri

Dissa Zahra Firdausi, atau yang biasa kami panggil Chacha, dua bulan lagi berusia lima tahun. Alhamdulillah kian hari perkembangannya kia...