Dee Stories

Kumpulan artikel parenting yang ditulis oleh blogger parenting Indonesia.
Suka travelling & kuliner. Konselor ASI &MPASI.

Tips Hadapi PSBB


PSBB




Tips Hadapi PSBB - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik akan mulai diberlakukan hari selasa mendatang (28 April 2020). Lantas, bagaimana kita menyikapi aturan ini? Apa saja yang perlu dipersiapkan? Baca sampai habis ya :)


Berdasarkan data resmi, jumlah pasien yang positif Covid 19 di Surabaya terus meningkat. Maka Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa mengeluarkan kebijakan PSBB. PSBB bertujuan untuk mencegah meluasnya persebaran virus Covid 19. 


PSBB



Tak hanya di Surabaya, PSBB juga diberlakukan di Sidoarjo dan Gresik. Dua kota tersebut berbatasan langsung dengan Surabaya. Dimana banyak juga warga yang melakukan komuter di tiga kota tersebut. Seperti saya, bekerja di Surabaya tetapi rumah di Sidoarjo. Meskipun secara administrasi termasuk warga Surabaya.




Apa itu PSBB


PSBB



PSBB didefinisikan sebagai pembatasan kegiatan tertentu bagi penduduk dalam suatu wilayah yang terduga terinfeksi suatu penyakit untuk membatasi penyebaran penyakit tersebut.


PSBB bertujuan untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit kedaruratan kesehatan masyarakat yang sedang terjadi antarorang di suatu wilayah tertentu. Pembatasan kegiatan yang dilakukan  meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, dan/atau pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.


PSBB dilakukan oleh pemerintah daerah tingkat provinsi maupun kabupaten / kota setelah mendapatkan persetujuan Menteri Kesehatan melalui Keputusan Menteri.




Penerapan PSBB


Bagaimana PSBB mulai dijakankan? Apa saja kegiatan yang diperbolehkan dan dilarang? 


PSBB yang berlaku di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik dilakukan selama dua minggu. Yakni mulai dari tanggal 28 April hingga 11 Mei 2020. Dan bisa diperpanjang, tergantung situasi dan kondisinya.




Aturan PSBB


Kegiatan di luar rumah yang dilarang saat PSBB : 



1. Aktivitas belajar mengajar di sekolah

2. Aktivitas bekerja di tempat kerja

3. Aktivitas keagamaan di tempat ibadah

4. Aktivitas di fasilitas umum

5. Kegiatan sosial budaya

6. Pergerakan orang dan barang menggunakan alat transportasi


Kegiatan yang diperbolehkan saat PSBB :



1. Pelayanan kesehatan

2. Kantor instansi pemerintah dan kantor perwakilan negara lain

3. BUMN dan BUMD yang ikut menangani Covid 19 dan pemenuhan kebutuhan pokok

4. Rumah sakit, Apotik, Klinik dan Toko alat kesehatan

5. Pasar, Toko kebutuhan pokok, Warung makan dan Depo air minum

6. Usaha BBM, Hotel, BANK, PDAM, PLN dan Kantor pelayanan provider internet

7. Ormas yang bergerak di bidang penangan bencana dan sosial

8. Jasa laundry

9. Olah raga mandiri disekitar rumah

10. Kendaraan pribadi, dengan syarat terisi 50% dari jumlah kapasitas. Motor tidak boleh boncengan

11. Kendaraan bermotor yang berbasis aplikasi hanya untuk mengangkut barang


Kegiatan yang dilarang saat PSBB :


1. Pertemuan politik, pendidikan, budaya, olahraga dan hiburan

2. Perayaan ulang tahun, pernikahan, khitanan dan kematiaan

3. Olahraga bersama

4. Nongkrong di cafe


Tips Hadapi PSBB


Saat PSBB yang perlu kita lakukan adalah


1. Pahami apa itu PSBB, pastikan sebelum PSBB dimulai kita sudah memahami apa itu PSBB. Cari informasi yang akurat tentang PSBB. 


2. Tetap di rumah saja. Bekerja, olahraga, ibadah, belajar, semua di rumah

PSBB



3. Jangan keluar rumah kecuali utk belanja dapur atau beli obat ke apotik

4. Jika terpaksa keluar, pakai masker. Disarankan masker kain. Dan jaga jarak dengan siapapun di luar

5. Sering-sering cuci tangan pakai sabun

6. Bila sedang merawat lansia, sebaiknya yang merawat ditentukan saja. Satu atau dua orang. Dan setiap mau bersentuhan, pakai masker, dan pastikan sudah cuci tangan. Selain 2 orang itu sementara jangan dekat-dekat apalagi ikut merawat meskipun serumah

7. Makan dengan gizi seimbang

8. Berbelanja secara online

9. Lakukan food preparation agar tidak setiap hari berbelanja kebutuhan pokok

PSBB


10.  Jika sakit, khusunya yang terkait dengan gejala corona seperti sesak nafas, segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Penyakit lainnya, kalau tidak darurat jangan ke rumah sakit. Lakukan  konsultasi medis secara online, misalnya melalui Halodoc.

halodoc



Selama ini saya tahunya Halodoc hanya untuk mengantarkan obat ke rumah. Ya, mama saya rutin harus berobat ke rumah sakit. Biasanya pengiriman obatnya saya gunakan Halodoc.


Ternyata layanan Halodoc lebih dari itu lho. Di Halodoc kita bisa cari tahu informasi kesehatan. Misalnya saat ini, bila ingin tahu beragam info yang akurat tentang virus Corona, seperti gejala corona di Halodoc.


halodoc



Selain itu kita juga bisa berkonsultasi dengan dokter. Di Halodoc ada layanan chat dokter. Disini kita bisa tanya-tanya seputar kesehatan. Seperti saya, kemarin mencoba chat dokter, menanyakan nyeri kepala yang saya alami. Dokter menyarankan saya memperbaiki pola tidur dan banyak minum air putih.


Baiklah dengan tips diatas semoga bisa membantu saat harus diam di rumah ya. Mematuhi PSBB yang ditetapkan oleh pemerintah.


Semoga pandemi Covid 19 ini segera berlalu.



Amin...

49 komentar

  1. Jogja blm ada PSBB nih, huuhu
    Semoga keadaan ini menjadi lebih baik ya, corona harus musnah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin..
      Semoga pandemi ini segera berakhir

      Hapus
  2. Aku juga di Sidoarjo Mbak. Kalo lihat dari aturan2nya sih rasanya sama aja yah seperti 5 minggu terakhir yang sudah dilakukan. Biasa aja gitu, gak ada perubahan. Tapi dikomplekku portal udh mulai buka tutup tadi pagi. Masker juga sdh wajib pakai dari kapan2

    BalasHapus
  3. wah, persiapan sayuran sudah banyak mbak, siap memasak selama wfh ya. Harus dijaga makanan sehat juga ya. Semoga segera usai pandemi ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, tetap harus makan sehat..
      Amin, semoga pandemi ini segera berlalu

      Hapus
  4. Iya mbak banyak hikmah dari psbb ini paling tidak kita jadi lebih aware dengan diri dan keluarga jadi tahu mengajar anak butuh sabar tingkat tinggi😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe, iya jadi lebih berempati sama guru-guru ya

      Hapus
  5. Di Yogyakarta walau belum ada PSBB, tapi pintu keluar masuk Yogya sudah mulai dibatasi dan ditutup, apalagi sekarang nggak bisa diprediksi ada pemudik atau tidak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. seertinya mudik dilarang mbak, yang boleh pulang kampung

      Hapus
  6. Sempat tegang juga sih sebelum PSBB khawatirnya ga bisa belanja ke pasar ternyata maish rame ya engga terlalu beda dengan sebelum PSBB kalau di kotaku hehe...

    BalasHapus
  7. SD Medan belum diterapkan PSBB kak. Tapi masih terus dilakukan physical distancing.

    BalasHapus
  8. Di depan rumahku udah nggak terlihat lagi yang berboncengan motor. Memang harus kompak kita lakukan PSBB ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, harus kompak agar psbb ini segera berlalu

      Hapus
    2. He em, soalnya kangen juga ya dengan suasana normal dimana bisa saling sikaturahmi, kerja bareng lagi

      Hapus
  9. Aamiin yaa robbal 'aalamiin..
    Rasanya udah cape dengan pandemic ini walau saya ngga serepot orang lain, tapi banyak yang bandel sih ya?
    Sehingga pemerintah harus menerapkan PSBB

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, memang kadang masih banyak orang yg tdk btah untuk diam di rumah

      Hapus
  10. Aamiin yaa robbal 'aalamiin..
    Semoga pandemic segera berlalu, karena udah mulai capek ngga boleh ini itu
    Gara gara banyak yang bandel kepaksa harus PSBB

    BalasHapus
  11. Bogor sudah PSBB duluan dan trasaaa terbatasinya. Bahkan aktivitas di komplek perumahan pun terasa kalau jelang malam. Tapi kalau pagi dan siang seringnya masih sama saja. Kalau di jalan jalan utama mungkin iya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh iya, bogor sudah duluan ya

      Hapus
    2. Iya. Sudah memasuki minggu ke sekian tapi pelanggaran dari masyarakat yang tetap butuh keluar rumah untuk cari makan masih saja terjadi.

      Hapus
  12. Oh Surabaya mau PSBB juga ya Bun. Tangsel ngikut yang dari jakarta juga PSBB. Karena PSBB ini suami klo pergi ke kantor pake mobil grab car atau go car. Lumayan gede juga jadinya. Tapi untung ke kantornya cuma sesekali. Soalnya kasian yang mobil online gitu, jadi sedikit banget penumpangnya. Semoga covid 19 ini segera berakhir ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya amin, semoga pandemi ini segera berakhir

      Hapus
  13. Kalau ikut peraturan memang lebih baik, pasti nya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
    Karena fakta di lapangan terkadang berbeda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar juga sih, tapi memang yang terbaik ikuti peraturan

      Hapus
  14. Walaupun di tempat aku belum PSBB tapi aku dan keluarga udah sangat membatasi diri keluar rumah sih.soalnya disini udah ada 14 orang yg positif. Semoga wabah ini cepat berlalu ya

    BalasHapus
  15. Yang suka lupa ngelakuin food preparation, sepele tapi berdampak banget ya kalau kita tidak melakukan pembatasan ke pasarnya...wajib info ke mama mertua

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar, food preparation sangat membantu di era pandemi seperti ini

      Hapus
  16. Sudah ada PSBB di Bandung. Memang kalau murni stay at home kadang enggak bisa juga apalagi kalau yang masih harus bekerja di luar. Yang penting memang physical distancing. Ikuti aja anjuran pemerintah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, memang sudah banyak kota yg menerapkan PSBB

      Hapus
  17. Wah..sama nih di Tangerang juga sudah PSBB, jadinya kalau ngak penting banget #DiRumahAja meskipun suami masih wara-wiri kerja,mudah-mudahan pandemi ini cepat berakhir dan semoga masyarakat mau patuh pada penerapan PSBB.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, amin semoga pandemi ini segera berlalu ya..

      Hapus
  18. Saya termasuk pekerja yang bidang pekerjaannya mau tak mau harus ke kantor. Mau gmana lagi. Tapi selain itu, saya lebih banyak habiska waktu di rumah saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah iyakah mbak? semoga lancar ya mbak, tetap phbs mbak biar aman

      Hapus
  19. Baru kali ini mengalami yang namanya PSBB. Aku jadi penasaran di tahun2 sebelumnya khususnya sebelum aku lahir, pernah diberikan PSBB jugae ngga yah.

    Doaku, semoga wabah ini segera berakhir :')

    BalasHapus
  20. Berfaedah sekali tulisannya kak. Aku cuma tau apa kepanjangannya, tapi detailnya baru tahu pas baca ini. Aku juga lagi belajar food preparation nih kak.

    BalasHapus
  21. Saat ini Jogja belum PSBB, tapi lingkungan tempat tinggal saya sudah diproteksi sejak sebulan lalu. Hanya satu pintu yang dibuka, padahal aslinya ada 4 pintu. Semoga pandemi segera berlalu sehingga Jogja ga perlu PSBB. Aamiin...

    BalasHapus
  22. Masku di Surabaya kemarin butuh ke kantor sebentar. Dan semua akses ditutup termasuk jalan tikus.
    Pas ketemu polisi, bener-bener diadain pemeriksaan. Sampai ditanya surat kerja segala.
    Semoga PSBB efektif memutus penyebaran covid-19.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, emang ada pos di titik penjagaan teh..
      amin

      Hapus
  23. Iya nih kadang kesulitan mana apotek yang ada delivery. Pake halodoc bisa diantar juga ya ternyata.

    BalasHapus
  24. Semoga saja dengan Psbb ini bisa Efektif memutus rantai penyebaran COVID-19 ya mbak, dan JUNI ini bisa benar benar terbebas

    BalasHapus