Dee Stories

Kumpulan artikel parenting yang ditulis oleh blogger parenting Indonesia.
Suka travelling & kuliner. Konselor ASI &MPASI.

7 Genre Drama Korea yang Tidak Akan Ditonton

drama korea terbaru





7 Genre Drama Korea yang Tidak Akan Ditonton - Drama Korea selalu menarik untuk diikuti. Drama Korea punya beragam genre, makanya penggemar drakor nggak pernah bosan. Tapi ada juga beberapa genre drama Korea yang tidak menarik untuk ditonton. Bahkan mungkin akan dihindari, ini yang menjadi topik 6 writing challenge dari grup Drakor & Literasi.



Tema keenam ini lumayan sulit buat saya. Maklum sebagai anak baru di dunia perdrakoran, saya belum banyak tahu jenis-jenis genre drama Korea. Film yang saya tonton juga nggak begitu banyak. Apalagi dulu belum pernah nulis review film yang ditonton. Jadi makin bingung, apa yang akan ditulis.


Hmm tapi setelah diingat-ingat dari cari inspirasi dari tulisan teman-teman lain di grup, akhirnya saya tahu genre drama Korea apa yang saya hindari untuk ditonnton.


Ada 7 genre drama Korea yang nggak akan saya tonton.


1. Saeguk (Kerajaan Zaman Dahulu)



Genre drama Korea saeguk ini biasanya jumlah episodenya banyak. Da gitu alurnya lambat. Bikin bosan nontonnya. Apalagi penampilan para pemainnya terlihat tidak menarik dengan balutan busana zaman kerajaan. Entahlah, saya meras nggak suka saja nonton film ini.


Tapi saya pernah sih nonton drama Korea genre saeguk ini. Dae Janggeum (Jewel in the Palace) adalah drama Korean tahun 2003. Nontonnya juga nggak sengaja, itu pun cuma ngikutin beberapa episode saja.

drama korea terbaru



Kalau settingnya kerajaan kekinian seperti The King 2 Hearts sih oke. Malah seru, apalagi kalau related sama kondisi yang ada. Drama Korea yang penuh intrik politik pasti bikin saya betah nontonnya. Beda dengan Kak Gita yang akan menghindari genre politik.


2. Fantasy



Drama Korea genre fantasy akan saya hindari. Hmm gimana ya, bukannya nggak suka sih. Tapi kadang saya yang nggak bisa ngikutin. Makanya ketika orang-orang demam Goblin, saya tak terpengaruh. Atau meski ada Lee Min Ho di drama Legend of the Blue Sea, saya pun tidak tertarik untuk menontonnya.

drama korea terbaru



3. Romantis



Mungkin aneh, suka drama Korea tapi nggak mau nonton drama Korea romanti alias melodrama. Hehe, iya saya nggak suka nonton drama Korea kalau terlalu bucin. Males nontonnya. Nanti bikin keki sendiri, secara punya suami yang sama sekali nggak romantis. Eh lha kok curhat...




4. Thriller Crime



Saya nggak suka nonton drama Korea dengan genre thriller crime. Ngeri ngelihat adegan bunuh-bunuhan. Apagi kalau sampai yang berdarah-darah. Kalau kata kak Manda, Stranger From Hell adalah drama berdarah-darah yang harus dihindari.

5. Perselingkuhan


drama korea terbaru



Nah ini genre drama korea yang paling malas buat ditonton. Buat apa nonton kalau bikin emosi? Hehe, maklum topik perselingkuhan ini selalu bisa membuat saya berempati mendalam. Saya takut kalau ngikutin drama dengan genre ini bisa terbawa dalam kehidupan sehari-hari. Bisa bikin curigaan terus ke suami. Bahaya kan?


Makanya ketika drama The World of Married lagi trending, saya nggak ikut-ikutan. Apalagi banyak spoilernya di media sosial, dih makin nggak tertarik.  Ternyata sebagian besar teman-teman di grup juga nggak suka drama dengan genre perselingkuhan. Termasuk kakak Dea yang juga ogah nonton The World of Married.


6. Horor



Saya paling takut kalau nonton film horor. Makanya saya juga nggak mau nonton drama Korea genre horor. Mana biasanya hantu-hantu Korea terlihat lebih seram. Seperti cerita zonbie dalam film Train to Bussan. Meski saya nonton karena nemenin suami, tapi jujur saya nggak menikmatinya. Serem euy.  Ternyata kak Dwi juga nggak suka dengan genre horor, cerita zonbie lebih tepatnya. Tapi beda sama kak Rijo, suka nonton drama Korea genre zombie. Makanya setia nonton Kingdom. Emang sih, namanya juga selera. Pilihan masing-masing




Beda kalau horornya yang lucu seperti Oh My Ghost. Atau yang seri seperti Ghost Detective. Saya masih mau nonton. Kan nggak terlihat seram hantu-hantunya.


7. Psikologi


drama korea terbaru


Saya nggak akan nonton drama Korea dengan genre psikologi. Drama Korea  psikologi biasanya bercerita tentang penyakit atau kelainan psikologis. Mulai dari kepribadian ganda, fobia yang disebabkan oleh trauma, pemainan mental, hingga schizophrenia.


Mungkin karena jalan ceritanya terlalu serius dan harus mikir banget kalau nonton, makanya nggak saya pilih. Duh buat apa nonton drama yang bikin kening terus berkerut. Malah nggak nyantai kan? Meski saya suka banget sama Ji  Sung, saya nggak nonton Kill Me Heal Me. Sempat sih nonton satu episode, tapi berhenti. Mohon maaf kapasitas otak nggak nyampai, hehe.


Selain itu biasanya genre psikologis juga drak ceritanya. Drama Korea genre dark seperti Strangers from Hell, juga akan dihindari oleh kak Lala.



Itu tadi tujug genre drama Korea yang akan saya hindari. Ternyata banyak juga genre drama Korea yang nggak bagus untuk ditonton. Seperti Teh Lendy yang nggak suka drama Korea dengan banyak menampilkan adegan ranjang seperti Something in the Rain. Atau kak Risna yang nggak suka nonton drama Korea dengan genre happy ending yang dipaksakan seperti The King Eternal Monarch.


Ada juga kak Asri, yang paling males kalau nonton drama Korea dimana pemainnya kurang menarik, seperti Welcome to Waikiki. Ya juga sih, siapa yang betah kalau nggak bertabur oppa yang ganteng, hehe. Atau yang paling lucu Kak Ima. Kalau ada drama Korea yang pemainnya nggak sisiran seperti Cheese In a Trap (2016), pasti nggak akan dipilih.


7 komentar

  1. Iya Dee...
    Asiknya nonton memang kalau ada panggilan hati yaa..
    Kalau gak sreg dari awal, dipaksain juga jadinya zonk.

    BalasHapus
  2. Eh tapi Kill Me Heal Me itu lucu koook, ga usah pake mikir kayak TKEM, mikirin kenapa oh semudah itu endingnya, balada nonton ongoing, terjebak ngikutin sampe akhir tau2 zonk hahahaa

    BalasHapus
  3. Keren ih mbak cara nyolek nyoleknya.. 👍
    Setelah baca tulisan teman2, termasuk mbak. Ku jd ngeuh, iya ya klau di sageuk ganteng sama cantiknya jd kurang maksimal krn dandanan. Hohoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, iya, maklum nulis paling akhir soalnya

      Hapus
  4. Hahahahah banyak juga mbaaa :D. Aku sih cm 2 yg males aku tonton, kalo temanya perselingkuhan dan zaman dulu :p. Yg perselingkuhan Krn males emosi jiwa tiap nonton, yg zaman dulu Krn ga suka terlalu panjang.

    Tp tema2 lain aku biasanya suka. Cm kalo dr awal tau sad ending, males juga sih hihihi :p.

    BalasHapus