Dee Stories

Kumpulan artikel parenting yang ditulis oleh blogger parenting Indonesia.
Suka travelling & kuliner. Konselor ASI &MPASI.

Was It Love vs Oh My Baby, Bagus yang Mana?

 

Anyyeong Chingudeul!


Wah nggak berasa tantangan di Grup Drakor & Literasi sudah sampai topik 27. Hmm makin akhir kok rasanya topiknya makin sulit, huhuhu...


Seperti topik 27 ini : Drama-Drama dengan Tema Sama. Hmmm sebagai anak baru di dunia drakor, jujur ni tontonan saya belum banyak. Apalagi saya ni orangnya pemilih. Susah banget buat klik nonton drakor. 


Kalau drakor yang main bukan bias, rasanya kok nggak mau nonton. Atau kalaupun bukan bias yang main ya mau nya yang ceritanya nggak bosenin. Makanya masih dikit drakor yang saya tonton.


Tapi ditengah minimnya referensi tontonan saya, setidaknya ada drama Korea baru yang ceritanya hampir mirip. Apa itu? Was It Love dan Oh My Baby. Saya merasa dua drama tersebut mengangkat tema yang sama, meski tidak sama persis tentunya. 


Baca Juga : 7 Alasan Drama On Going Lebih Enak Ditonton


Was It Love


Was It Love adalah drama Korea dengan genre komedi romantis. Drama ini menceritakan tentang Noh Ae Jung (Song Ji Hyo), ibu tunggal yang bekerja sebagai produser di perusahaan film. Ia sudah tidak berkencan selama 14 tahun, tetapi tiba-tiba 4 orang pria muncul di kehidupannya secara bersamaan. Wowww, daebak kan??


Pria pertama adalah mantan kekasih No Ae Jung sendiri, Oh Dae Oh (Son Ho Jun), seorang penulis novel best-seller sekaligus bad boy yang jadi idaman banyak perempuan. Ya, begitulah. Bad boy konon selalu punya daya tarik tersendiri, ya, kan? Saya dulu juga sukanya sama bad boy! LOL...


Pria kedua adalah Ryu Jin (Song Jong Ho), bintang film papan atas yang terlihat sempurna namun kehidupannya menyedihkan.


was it love



Pria ketiga adalah Oh Yeon Woo (Koo Ja Sung) yang terlihat ceria dan percaya diri. Seorang guru pendidikan jasmani idola ibu-ibu orangtua murid. Meskipun usianya lebih muda, Oh Yeon Woo punya keinginan yang tulus membahagiakan Ae Jung. Hmm daun muda kadang memang menggoda ya?


Terakhir, ada Koo Pa Do (Kim Min Jun) yang punya aura tough guy, jantan, mantan gangster pula. Sekarang berprofesi sebagai CEO sebuah perusahaan finance. Walau terlihat tangguh, namun hatinya rapuh. Hmm wajah security tapi hati hello kitty, hahaha.


Sudah lama menjalani hidup sendiri lalu tiba-tiba muncul banyak pria, pasti bikin Ae Jung bingung ya. Dulu saya yang jomblo baru 2 tahun lalu didekatin 2 pria saja bingung. Nggak cuma bingung milih sih, tapi juga bingung bagaimana memulai lagi sebuah hubungan, ciee...


Nah kira-kira dari 4 pria tersebut mana ya yang dipilih sama Ae Jung? Hmm nonton sendiri saja ya. Soalnya saya juga baru mulai nontonnya. Jadi nggak bisa kasih spoiler, hehehe.



Baca Juga : 3 Drama  Korea yang Nggak Bosan Ditonton Ulang


Oh My Baby


Oh My Baby menceritakan tentang Jang Ha Ri (Jang Nara), seorang wanita lajang berusia 39 tahun. Dia bekerja sebagai wakil manajer di perusahaan majalah parenting "The Baby."

Jang Ha Ri memiliki penampilan yang cantik, tetapi dia tidak pernah berkencan dalam 10 tahun terakhir. Ini karena Jang Ha Ri adalah sosok workholic.


Jang Ha Ri sudah menyerah menemukan cinta atau pun menikah, tetapi dia masih ingin memiliki bayi. Jang Ha Ri pun akhirnya terlibat hubungan dengan 3 orang pria.


oh my baby



Ketiga pria itu adalah Han Yi Sang (Go Joon), Yoon Jae Young (Park Byung Eun) dan Choi Kang Eu Ddeum (Jung Gun Joo).


Meski tidak ingin menikah, Jang Ha Ri tetap ingin memiliki anak. Pengalamannya bekerja di majalah parenting membuat dia merasa bisa menjadi seorang ibu yang baik. Sayangnya Jang Ha Ri menderita endometriosis, ini  membuat peluang Ha Ri memiliki anak semakin kecil. 


FYI, endometriosis merupakan kondisi dimana jaringan endometrium (lapisan dinding rahim) tumbuh di luar rahim. Pada kasus endometriosis, endometrium bisa tumbuh di indung telur, usus, tuba falopi, vagina, bahkan rektum. 


Jaringan endometrium yang tumbuh di luar rahim ini tak dapat luruh seperti layaknya endometrium yang ada di rahim. Akibatnya, timbul rasa nyeri luar biasa, dan bisa menyebabkan kemandulan. 







Kondisi inilah yang dialami Ha Ri. Agar tidak semakin parah, dokter menyarankan Ha Ri segera melakukan operasi. Opsi lainnya, Ha Ri harus hamil dalam waktu enam bulan. Lebih dari itu, ia akan makin sulit mendapat keturunan. 


Ini menjadi pilihan yang sulit bagi Ha Ri. Bagaimana dia bisa hamil, kalau calon suami saja nggak punya. Dia berusaha mencari donor sperma, tapi hukum di Korea juga tak semudah itu. Status lajangnya menjadi kendala mendapatkan donor sperma.


Hmm, bagaimana kisah Ha Ri? Berhasilkah dia memiliki keturunana? Apakah ketiga pria yang dekat dengannya bisa membantunya? Tonton sampai habis saja, pasti dapat jawabannya. 


Baca Juga : 6 Drama Korea Medis yang Wajib Ditonton


Persamaan Was It Love dan Oh My Baby


Meski punya konflik yang berbeda, dua drama Korea ini punya sedikit persamaan. Ae Jung dan Ha Ri adalah gambaran perempuan single yang mapan. Meski status mereka berbeda, Ae Jung seorang single mom dan Ha Ri yang lajang. 


Keduanya sama-sama memiliki karir yang mapan. Sama-sama sudah lama tak terlibat romansa. Dan sama-sama didekati oleh banyak pria pada akhirnya.


Lalu apakah kisah keduanya berakhir bahagia? Akankah Ae Jung bisa menemukan kebahagiannya dengan menjalani romansa lagi? Apakah Ha Ri bisa memiliki anak meski tanpa menikah?


Terkadang menikah dan punya anak menjadi sebuah cita-cita terakhir yang ingin diraih oleh perempuan. Meski ada juga yang menganggap pernikahan dan anak bukanlah segalanya. Banyak kebahagian lain yang ingin dicapai.


Jadi gimana,  Was It Love vs Oh My Baby, Bagus yang Mana?


32 komentar

  1. aku ntn was it love sampe eps 4 berhenti, kurang greget hehe. oh my baby ga nonton. tapi masalah single mapan dalam karir lalu tiba2 harus memilih beberapa pria pastinya bikin campur aduk antara berbunga-bunga banyak yang suka dan terganggu karena udah biasa mandiri. Denger2 tapi 2 drama itu happy ending sih, walau yaaaa tetep aja aku tetep ga akan nonton, hehehe

    BalasHapus
  2. Aku belum nonton semua drama ini...

    BalasHapus
  3. Oh may baby aku udah nonton, tapi was it love belum nonton nih. wah ada grup drakor & literasinya juga ya keren.
    Baca reviewnya jadi pingin monton was it love, padahal udah aku klik2 di aplikasi nih tapi teralihkan dengan judul lainnya dulu. Gak ada spoilernya ya pria mana yang bakal dipilih hihihi

    BalasHapus
  4. Ini tantangan di groupnya harus mereview drakor setiap hari atau bertema gitu, Mbak? Seru juga ya ada tantangan seperti ini

    BalasHapus
  5. Aku ga pernah nonton 🤔🤔 Salut sama yang gemar drakor dan setia mengikuti dari awal cerita hinggal akhir .....

    BalasHapus
  6. Jadi pengen ngereview film juga deh, tapi film barat aja kalau aku, haha. Nggak terlalu suka suka drakor, karena memang belum bisa klik nonton film berepisode2 gitu. Tapi baca review ini mayan ada gambaran

    BalasHapus
  7. Apa cuma diriku yg g suka Drakor tapi sukanya Bollywood wkwk. Hemm bener banget menikah dan punya anak ini emang yang dicita citakan banyak perempuan ya, meskipun ada juga yg menganggap kebahagiaan bs didapatkan dari yg lain.

    Nonton Drakor begini sebenarnya juga akan banyak nilai yg bisa kita ambil

    BalasHapus
  8. mmm... keduanya belum nonton tapi secara judul aku suka Was It Love sih hehe kadang aku pilih film tuh berawal dari judulnya lalu pemainnya hehe.. tapi mau juga ah nonton yang Oh My Baby.. keduanya romantis yaa

    BalasHapus
  9. AKu ga ada satupun drakor yang pernah kutonton mak hihihi Cuma beberapa nama dan judulnya berasa familiar karena suka bca status-satus di FB atau sosmed lainnya. Salut sama yang pada rajin maratonin

    BalasHapus
  10. Kalau dari resensinya, saya pilih oh my baby aja deh. Hihihi. Kebetulan udah di warning pak cuamik ga boleh nonton drakor lagi. Krn bawaannga jadi mewek terus nd begadang. Skrg lg suka intipin yg gak berseri gt biar cepet kelar ceritanya. Ada referensi ga mba?

    BalasHapus
  11. Aku suka oh my baby, dramanya lucu tapi menyentuh ya, banyak nilai yang didapat...Jang Nara juga cantiik..

    BalasHapus
  12. Wah, banyak persamaannya ya kedua perempuan di drama ini, punya karir yang mapan, sudah lama tak terlibat romansa, sama-sama didekati oleh banyak pria pada akhirnya. Yang bikin penasaran jadinya mau nonton yang mana

    BalasHapus
  13. Saya nonton drakor hanya beberapa judul saja. Sepertinya menarik ya ceritanya, kayaknya bisa di jadwal nih gantian nontonnya.

    BalasHapus
  14. Jang Nara cantik banget yaaa. Aku belum nonton 2 drakor ini dan so far baru nonton beberapa judul drakor aja. Direview kaya gini lucu juga deh.

    BalasHapus
  15. Aku gak bisa ngasi tahu yang bagus mana soalnya gak nonton kedua drama itu hehehe. Tapi aku seneng juga sih kalau ada drama yang menceritakan soal kehidupan perempuan lajang dan punya karier yang penuh dengan drama asmara (eh bener gak sih?) hehe :D

    BalasHapus
  16. Hm Was It Love ya judulnya ... cataat. Siapa tahu kapan=kapan mau nonton. Soalnya kalo genre genre komedi romantis ringan ya untuk ditonton kapan saja.

    BalasHapus
  17. Single mom biasanya lebih menggoda ya, Mbaak. Hahaha

    BalasHapus
  18. Aku udah nonton yang oh my baby mba. Sayangnya agak kurang sreg ama pemain cowoknya. Aktingnya datar. Kalau Jang Nara emang apik

    BalasHapus
  19. Lebih suka Oh My Baby kemana2 deh. was it love itu gmn ya. kurang greget. dan endingnya kayak gimana gitu. Nggak asyik

    BalasHapus
  20. Sumpah sudah dua bulan terakhir nggak ngikutin drakor apapun wkwk. Ampuun dah, semenjak ada pasangan viral Leslar yang mengalihkan dunia emak-emak drakor.

    BalasHapus
  21. Aku gak nonton Was It Love.
    Baru eps 1 uda drop, apa efek yang main Song Ji-hyo yaa...?

    Kalau Oh My Baby, karena yang main Jang Nara, aku lebih betah.
    Tapi unik sih konsep dua cerita di atas.

    BalasHapus
  22. Kok menarik banget ya, ada grup literasi khusus drakor? Itu bikin review-nya gitu Mbak? Wah, jadi penasaran aku. Selama ini gak pernah ntn drakor. Paling cuma baca review Teh Lendy, hehe. Kalau dari review singkat di atas, saya lebih suka Oh My Baby.

    BalasHapus
  23. Hampir idem dengan mba Damar.
    Saking hitsnya drakor, bahkan ada grup literasinya.
    Warbiyasah chingu-deul!

    Btw, Kalau aku suka rada bingung ne membedakan antara nama pemeran pria dan wanita.
    Ayo yang sama dengan saya, mana suaranya?

    BalasHapus
  24. Aku was it love ini nonton sepotong-potong. Nggak diterusin karena kurang suka dengan ceritanya. Kurang greget gituu

    BalasHapus
  25. Wah menarik ya mba. Jadi pengen nonton. Kayanya aku lebih penasaran dengan drakor yang pertama, was it love. Thanks ya mba, jadi ada referensi tontonan

    BalasHapus
  26. Belum ada yg kutontooonn. Haha. Tp btw, aku pun dulu endometriosis dan dokter kandungan yg pertama sampe kaget krna bisa hamil dlm waktu cepat stelah menikah. Hiks..

    Alhamdulillah stelah lahiran sc, endometriosis'y sekalian d bersihkan..

    BalasHapus
  27. Omo! Sampai ada grup drakor dan literasi. Daebak! :D saya belum nonton dua-duanya. Sempat tertarik sama Oh My Baby, tapi belum sempet ngedrakor euy. XD

    BalasHapus
  28. Bagus deh alur kedua kdrama ini. Kalau saya jadi pemeran oh my baby, saya akan langsung menerbitkan rasa cinta pada salah satu dari ketiga pria tsb. Wkwkw. Ah kan gak semudah itu juga yaa

    BalasHapus
  29. Aku belum nonton keduanya nih. Was it love sempat coba nonton cuma nggak selesai. Maklum aku kadang kalau nonton drakor cuma bisa fokus 1 drama dulu. Tapi kayaknya yang sering dibahas orang was it love ya ketimbang oh my baby

    BalasHapus
  30. Bener mbak dian, aku lihat drama oh my baby dulu baru was it love. Jadi pas trailer was it love keluar lgsng ngerasa kok filmnya sama kaya yg jang nara. Aku pribadi lebih suka jang nara karena ngefans sm dia haha

    BalasHapus
  31. Mba, saya mau nanya.. ini hepi ending semua ga? Kalau iya mau tak nonton 22nya.. xixixi.. ceritanya lucu kayaknya. Bingung ngadepin 3 atau 4 pria sekaligus.. heheh..

    BalasHapus
  32. Aky kebawa ortu kali ya masa kecil.ga suka nonton wkwk. Tapi prrnah sih coba nonton drakor yang the merried itu loh. Udah sekali mo ngulang bosan xixi

    BalasHapus