Ketika mendengar kata emansipasi perempuan, banyak orang mungkin langsung teringat pada sosok Kartini. Namun, bagaimana wajah emansipasi perempuan Indonesia hari ini? Pertanyaan itulah yang muncul di benak saya saat membaca buku Perempuan Penembus Batas terbitan Tempo.
Buku ini bukan buku teori. Ia juga bukan buku sejarah yang penuh angka dan peristiwa. Sebaliknya, buku ini menghadirkan kisah-kisah nyata perempuan Indonesia yang berani melangkah keluar dari batas-batas yang selama ini dianggap wajar oleh masyarakat.
Sebagai seorang sosiolog, saya menikmati buku ini bukan hanya karena kisah-kisah inspiratif di dalamnya, tetapi juga karena buku ini memperlihatkan bagaimana perubahan sosial sebenarnya terjadi: dimulai dari individu-individu yang berani menantang norma lama.
Keterangan Buku
Judul: Perempuan Penembus Batas
Penulis: Tim Buku Tempo
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)
Tahun Terbit: 2016
Tebal: 158 halaman
Genre: Nonfiksi, Biografi, Sosial
Tentang Apa Buku Ini?
Buku ini berisi profil 45 perempuan Indonesia yang berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang. Ada ilmuwan, aktivis, seniman, peneliti, pegiat lingkungan, pengusaha, hingga perempuan-perempuan yang memilih jalan hidup yang tidak biasa.
Baca Juga : Dear, Hyun Nam Bukan Novel Feminis Biasa
Yang menarik, para tokoh dalam buku ini tidak digambarkan sebagai sosok sempurna. Mereka adalah manusia biasa yang pernah mengalami keraguan, hambatan, dan berbagai tantangan. Bedanya, mereka memilih untuk terus melangkah.
Membaca buku ini terasa seperti sedang mendengarkan cerita dari banyak perempuan dengan latar belakang berbeda. Setiap kisah menawarkan pelajaran yang berbeda pula, tetapi semuanya memiliki benang merah yang sama: keberanian untuk menembus batas.
Ketika Batas Itu Dibentuk oleh Masyarakat
Sebagai sosiolog, bagian yang paling menarik bagi saya bukanlah prestasi para tokohnya, melainkan "batas" yang harus mereka hadapi.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering tidak sadar bahwa banyak batas sebenarnya dibentuk oleh konstruksi sosial. Misalnya anggapan bahwa bidang tertentu lebih cocok untuk laki-laki, bahwa perempuan harus memilih antara karier dan keluarga, atau bahwa perempuan tidak perlu bermimpi terlalu tinggi.
Pandangan-pandangan semacam itu mungkin terdengar sepele, tetapi dampaknya sangat besar. Ia membentuk cara masyarakat memperlakukan perempuan dan bahkan memengaruhi bagaimana perempuan memandang dirinya sendiri.
Melalui kisah-kisah dalam buku ini, kita bisa melihat bagaimana para tokoh tersebut menghadapi stereotip itu. Mereka membuktikan bahwa kemampuan seseorang tidak ditentukan oleh gendernya.
Emansipasi yang Lebih Dekat dengan Kehidupan Kita
Salah satu hal yang saya sukai dari buku ini adalah cara buku ini memaknai emansipasi.
Emansipasi tidak selalu berarti memimpin gerakan besar atau membuat perubahan spektakuler. Kadang-kadang emansipasi hadir dalam bentuk yang sederhana: memilih pendidikan yang diinginkan, menekuni profesi yang dicintai, atau berani menyuarakan pendapat meskipun berbeda dari kebanyakan orang.
Baca Juga : Review Buku Muslimah yang Diperdebatkan: Mengapa Menjadi Perempuan Selalu Tidak Pernah Cukup?
Buku ini mengingatkan bahwa setiap perempuan memiliki medan perjuangannya masing-masing. Dan setiap langkah kecil yang diambil untuk keluar dari batas yang mengekang merupakan bagian dari proses perubahan sosial.
Yang Saya Sukai dari Buku Ini
Pertama, buku ini sangat mudah dibaca. Bahasa yang digunakan ringan sehingga cocok untuk pembaca umum, termasuk mereka yang tidak terlalu akrab dengan isu gender atau sosiologi.
Kedua, keberagaman tokohnya membuat pembaca mendapatkan banyak perspektif. Kita tidak hanya melihat perempuan sukses dari satu bidang, tetapi dari berbagai latar belakang dan profesi.
Ketiga, buku ini memberi energi positif. Setelah membaca beberapa kisah, saya merasa buku ini tidak hanya menginspirasi, tetapi juga mengajak pembaca untuk merefleksikan kembali batas-batas yang mungkin masih ada di sekitar kita.
Hal yang Masih Kurang
Meskipun menarik, saya merasa beberapa kisah ditulis terlalu singkat. Ada beberapa tokoh yang sebenarnya sangat menarik untuk dibahas lebih mendalam, tetapi karena keterbatasan halaman, ceritanya hanya disampaikan secara ringkas.
Selain itu, buku ini lebih banyak berfokus pada kisah individu. Sebagai pembaca yang memiliki latar belakang sosiologi, saya berharap ada pembahasan yang lebih mendalam mengenai akar sosial dari ketidaksetaraan gender yang masih terjadi di Indonesia.
Namun, mungkin memang bukan itu tujuan utama buku ini. Buku ini ingin menginspirasi, dan dalam hal tersebut, menurut saya ia berhasil.
Penutup
Membaca Perempuan Penembus Batas membuat saya kembali menyadari bahwa perubahan sosial tidak selalu lahir dari kebijakan besar atau revolusi. Terkadang, perubahan dimulai dari seseorang yang berani berkata, "Saya bisa."
Baca Juga : Review Buku Menjadi Perempuan: Kumpulan Esai Pilihan Magdalene.co
Keberanian itulah yang saya temukan dalam setiap halaman buku ini.
Bagi siapa pun yang ingin membaca kisah perempuan Indonesia yang inspiratif sekaligus melihat bagaimana masyarakat terus berubah dari waktu ke waktu, buku ini layak masuk daftar bacaan.
Karena pada akhirnya, batas seringkali bukan tembok yang benar-benar ada. Ia hanyalah garis yang selama ini kita percaya tidak bisa dilewati, sampai seseorang membuktikan sebaliknya.

Mungkin karena ada 45 tokoh yang diceritakan ya jadi ada yang tidak terlalu cukup dalam kisahnya. Tapi pasti menarik membaca kisah perempuan dengan berbagai latar belakang dan tantangan masing-masing, ya
BalasHapusSering kali kita hanya fokus pada prestasi para tokohnya, padahal yang lebih menarik justru bagaimana mereka menghadapi berbagai batas dan stereotip yang dibentuk masyarakat. Saya setuju bahwa emansipasi tidak selalu hadir dalam bentuk gerakan besar, tetapi bisa dimulai dari keberanian mengambil pilihan hidup yang sesuai dengan diri sendiri. Sebuah buku yang inspiratif, yang mengajak pembaca untuk lebih reflektif melihat realitas sosial di sekitar kita.
BalasHapusMenjadi perempuan itu emang tidak mudah ya mba, kita tidak bisa hidup apa adanya sesuai dengan keinginan kita, begitu banyak nilai kepatutan dan batas-batas yang mengekang perempuan. Bukunya menarik nih mba jadi penasaran ingin baca.
BalasHapusSebuah buku yang sangat inspiratif karena ada lebih dari 40 perempuan dengan berbagai perjuangannya untuk menembus batas mengalahkan rasa takut dan menunjukkan bahwa sebenarnya mereka mampu
BalasHapusPerempuan Indonesia terutama di daerah masih memiliki batasan yang sulit dijangkau. Mau ini itu masih terikat aturan dan sejenisnya
BalasHapusAdanya kisah perempuan Indonesia yang inspiratif dari buku ini jadi jendela yang membukakan mata kalau semua itu bisa diterjang sekaligus kita bisa melihat bagaimana masyarakat terus berubah dari waktu ke waktu
Sangat bermanfaat
Meski disebut ras terkuat di bumi, faktanya di masyarakat kita masih ada istilah batas bagi perempuan. Jadi buku tersebut akan sangat menarik, terutama cara para perempuan hebat tersebut untuk menembus batas-batasnya
BalasHapusProfil 45 perempuan dengan total 158 halaman memang sepertinya tidak akan membahas terlalu dalam di setiap profilnya. Tapi pastinya bisa menginspirasi perempuan-perempuan lainnya untuk juga bisa menembus batas
BalasHapusNarasi-narasi negatif tentang perempuan apalagi setelah berkeluarga jadi tidak bisa berkarir, bahkan tidak bisa melakukan hal yang mereka sukai lagi, itu salah besar yaa...
BalasHapusMelalui buku Perempuan Penembus Batas, kita semua diyakinkan para penulis hebat untuk tetap bisa berkarya sesuai dengan perannya masing-masing.
Wah aku jadi penasaran sama sosok-sosok yang ada di buku ini. Sayangnya tidak dituliskan ya du reviewnya siapa aja yang diceritakan dalam buku perempuan penembus batas ini. Namun pastinya saat ini kita bisa melihat ada banyak perempuan yang bekerja di bidang-bidang yang mungkin katanya itu khusus untuk laki-laki namun sebenarnya perempuan juga bisa melakukannya
BalasHapusMembaca 40 lebih kisah perempuan hebat pasti dapat sangat menginspirasi kita ya dan memberi semangat bagi kita untuk terus berkarya. Buku yang menarik ini, jadi penasaran saya ingin mengetahui siapa saja para perempuan hebat yang kisahnya ada di buku ini.
BalasHapusBanyak juga sosok-sosok tokoh yang diangkat, sehingga bisa jadi inspirasi buat siapa saja.
BalasHapusWalau terbitan lama, tetapi menarik untuk disimak
Mbak, bisakah di-spill beberapa tokoh dalam buku ini di dalam review? Saya jadi penasaran siapa saja yang jadi inspirasi dalam buku ini.
BalasHapusMenginspirasi banget untuk para perempuan di. Indonesia.. Bagaimana kita harus bijak bersikap lebih baik dan cerdas
BalasHapus